KESEHATAN
16 Desember 2019

8 Organ yang Bisa Terdampak Arteriosklerosis, Waspada!

Arteriosklerosis bisa sebabkan serangan jantung dan stroke
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Arteriosklerosis merupakan istilah kesehatan yang belum cukup familiar. Padahal terdapat banyak risiko penyakit yang diakibatkan arteriosklerosis.

Arteriosklerosis sendiri merupakan kondisi ketika pembuluh darah terjadi penyempitan atau pengerasan. Hal tersebut disebabkan oleh penumpukan lemak, kolesterol dan zat-zat lain di dalam serta di dinding pembuluh darah.

Akibatnya, ini dapat membatasi aliran darah yang membawa oksigen dan nutrisi. Tidak hanya jantung, arteriosklerosis bisa memengaruhi berbagai pembuluh darah dalam tubuh.

”Seluruh tubuh bergantung pada arteri untuk mendapatkan aliran darah, oksigen, dan nutrisi. Karenanya, seluruh sistem organ yang terkena arterosklerosis bisa terpengaruh," kata Lori Mosca, Direktur Kardiologi Preventif di Presbyterian Hospital, New York.

Organ yang BisaTerdampak Arteriosklerosis

Arteriosklerosis ini dapat memengaruhi sejumlah organ pada tubuh dan menyebabkan penyakit yang cukup serius. Apa saja organ yang bisa terdampak arteriosklerosis? Berikut daftarnya.

Baca Juga: Ini 8 Makanan yang Ramah Jantung

1. Ginjal

download (3).jpg

Foto: Parade.com

Organ yang bisa terdampak arteriosklerosis pertama adalah ginjal. Arteri membawa darah ke ginjal, di mana seluruh volume darah akan disaring oleh ginjal lebih dari 30 kali sehari. Jika arteriosklerosis terhambat, maka bisa menyebabkan penyakit ginjal kronis.

Pada kondisi yang parah bisa terjadi gagal ginjal total yang membutuhkan cuci darah (dialisis). Penyumbatan arteri pada kedua ginjal juga dapat menyebabkan tekanan darah naik tinggi, dalam kondisi yang disebut stenosis arteri renalis.

"Arteriosklerosis pada arteri ginjal bisa menjadi penting dan kemungkinan besar tidak terdiagnosis. Ketika pembuluh ini juga terjadi tekanan darah tinggi, efek aterosklerosis bertambah,” ujar Mark Silverman, MD, Professor of medicine di Emory University.

2. Mata

190411163117-sweat-bees-found-in-eye-orig-mss-00000315.jpg

Foto: Cnn.com

Organ yang bisa terdampak arteriosklerosis selanjutnya adalah mata. Arteri kecil membawa darah ke saraf mata. Jika plak aterosklerotik pecah dan menyumbat arteri retina sentral, maka terjadi "stroke mata" yang menyebabkan kebutaan pada satu mata.

3. Organ Seks

man-with-purple-penis-covering-his-crotch-with-his-hands.jpg

Foto: Medicalnewstoday.com

Organ yang bisa terdampak arteriosklerosis selanjutnya adalah organ seks. Menurut penelitian yang diterbitkan National Center for Biotechnology Information, U.S. National Library of Medicine, kondisi ini membuat arteri di penis juga bisa rusak oleh arteriosklerosis dan tidak bisa memberikan aliran darah yang diperlukan. Disfungsi ereksi dapat terjadi.

Pria membutuhkan aliran darah yang kuat ke penis untuk mendapatkan dan mempertahankan ereksi.

4. Sistem Pencernaan

digestive_system_1200x1200.jpg

Foto: Biofieldtuningstore.com

Organ yang bisa terdampak arteriosklerosis selanjutnya adalah sistem pencernaan. Aterosklerosis dapat mempersempit arteri yang memasok darah ke usus.

Akibatnya, bisa menyebabkan iskemia mesenterika yaitu sakit perut setelah makan, ketika tubuh mencoba meningkatkan pasokan darah ke usus, tetapi tidak bisa karena adanya penyumbatan.

"Iskemia mesenterika sebenarnya sangat jarang, meskipun kadang-kadang dapat disalahartikan sebagai gangguan pencernaan," jelas Silverman.

Baca Juga: 7 Camilan yang Mengandung Probiotik, Baik untuk Pencernaan Anak

5. Aorta

AV1549EN1-ACMDS-DepSeq-16FNL_cg_IDE-600x500.jpg

Foto: Gore.com

Organ yang bisa terdampak arteriosklerosis selanjutnya adalah aorta. Aorta adalah saluran utama darah dari jantung ke tubuh. Bagian yang bengkak dan lemah dari arteri berotot ini disebut aneurisma aorta.

Arteriosklerosis sering ditemukan pada aorta, yang dapat pecah dan menyebabkan perdarahan yang mengancam jiwa.

6. Jantung

practo.com.jpg

Organ yang bisa terdampak arteriosklerosis selanjutnya adalah jantung. Plak aterosklerotik menghambat aliran darah ke jantung yang mengakibatkan penyakit jantung koroner. Menurut Silverman, bisa jadi tidak ada gejala sama sekali pada penyakit jantung koroner?

Namun, beberapa orang akan mengalami angina atau angin duduk. Angin duduk bisa stabil, artinya gejala berkembang perlahan atau tidak sama sekali, dan tidak merusak otot jantung secara permanen.

Akan tetapi, angina juga bisa berubah menjadi parah ketika terjadi peradangan pada plak yang menyebabkan penyumbatan arteri. Angin duduk yang tidak stabil dapat dengan cepat berubah menjadi gumpalan darah, menghalangi arteri koroner. Hal ini menyebabkan serangan jantung atau infark miokard.

Serangan jantung juga sering terjadi tanpa gejala angina sebelumnya. "Gejala awal serangan jantung pada 50 persen pria adalah kematian mendadak," Silverman.

Serangan jantung atau penyumbatan parah juga dapat menyebabkan gagal jantung. Gagal jantung adalah masalah serius, dan aterosklerosis adalah salah satu penyebab paling umum.

7. Otak

3057733-poster-p-1-how-to-be-a-success-at-everythinghow-your-brain-reacts-to-change.jpg

Foto: Fastcompany.com

Organ yang bisa terdampak arteriosklerosis selanjutnya adalah adalah otak. Penyumbatan pembuluh di otak bisa menyebabkan stroke. Jika arteri tidak dibuka kembali dengan cepat, jaringan otak yang disuplainya mati. Kerusakan otak permanen dapat menyebabkan kelemahan atau kesulitan berbicara yang berlangsung lama.

Setengah dari semua stroke disebabkan oleh aterosklerosis. Mirip dengan serangan jantung, stroke adalah "serangan otak”, bisa terjadi kapan saja.

"Plak aterosklerotik yang tidak stabil pecah, kemudian gumpalan darah terbentuk, dan arteri tersumbat. Kasus lainnya yang terbilang jarang, plak di tempat lain pecah dan menyusuri arteri ke otak,” lanjut Silverman.

8. Kaki

Leg-cramps.jpg

Foto: Dietdoctor.com

Organ yang bisa terdampak arteriosklerosis selanjutnya adalah kaki. Penyempitan arteri yang progresif pada tungkai menyebabkan penyakit arteri perifer. "Meskipun beberapa orang lumpuh oleh rasa sakit kronis yang disebabkan oleh penyakit arteri perifer, namun ha ini jarang terjadi," kata Silverman.

Baca Juga: Yuk Jalan Kaki 10 Menit Setiap Hari! Ini 4 Manfaatnya

Itulah beberapa organ yang bisa terdampak arteriosklerosis. Agar terhindar dari penyakit arteriosklerosis, sebaiknya rutin periksakan kolesterol dan tekanan darah ya Moms dan Dads. Jika ternyata tinggi, segera obati dan jangan lupa untuk selalu menerapkan gaya hidup sehat.

(SWN)

Artikel Terkait