KESEHATAN
17 Februari 2020

Waspada Jajan Sembarangan, Perhatikan Kebersihan Makanan Si Kecil

Pastikan pedagang melakukan proses pengolahan jajanan yang aman untuk anak
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Dina Vionetta

Memberikan asupan makanan yang bergizi tidak hanya cukup untuk tumbuh kembang Si Kecil. Terutama di masa sekolah, Moms juga harus menjaga anak dari jajanan yang tidak sehat.

Karena itu, Moms perlu mengajarkan tentang kebersihan makanan yang akan dikonsumsi anak, agar ia bebas dari penularan penyakit.

Lalu bagaimana cara mengajari anak pentingnya higienitas jajanan di lingkungan sekolahnya agar Si Kecil tidak jajan sembarangan?

Baca Juga: Kenali 6 Jajanan Sehat untuk Anak Sekolah

Jajanan Sehat Berawal dari Kantin yang Sehat

anak jajan-3.jpg

Mengutip situs Asosiasi Laboratorium Pangan Indonesia (ALPI), makanan yang sehat dan aman bagi anak sekolah dipengaruhi oleh kantin yang sehat, serta memenuhi syarat dari BPOM.

Ada beberapa persyaratan bagi sebuah kantin untuk dikatakan sebagai kantin yang sehat.

"Secara umum, kantin yang memenuhi syarat dapat dilihat dari beberapa hal. Diantaranya, penerapan sistem higienisasi yang baik, perilaku pedagang dan perawatannya, pemisahan pangan mentah dan matang, serta pengetahuan mengenai pembuatan produk dan praktek pengolahannya," tulis situs tersebut.

Baca Juga: Waspada, Ini Daftar Jajanan yang Berbahaya Bagi Si Kecil

Persyaratan Kantin Sekolah yang Sehat

anak jajan-4.jpg

Penerapan sistem higienisasi yang baik berhubungan dengan bagaimana kantin tersebut menjaga kebersihan tempat dan makanan yang tersedia.

Misalnya dengan tidak membiarkan anak-anak mengambil sendiri makanannya, agar tidak banyak tangan yang memegang jajanan yang akan dijual.

Lokasi kantin juga perlu diperhatikan, setidaknya berjarak dari letak kamar mandi dan juga pembuangan sampah. Sehingga memberikan kenyamanan bagi bagi anak-anak.

Perilaku pedagang kantin juga perlu memerhatikan proses produksi jajanan dengan memastikan cara mengolah makanan yang aman bagi anak.

Seperti harus tahu kapan makanan tersebut dibuat, berapa lama ketahanan jajanan yang disediakan, atau seperti apa pengolahan dari pangan yang dijajakannya.

Pemisahan pangan mentah dan matang juga perlu dilakukan, untuk menghindari kontaminasi biologis dari pangan yang belum matang.

Baca Juga: Anak Suka Jajan, Berpengaruhkah Pada Kecerdasannya?

Mengajari Anak Pentingnya Mengetahui Kebersihan Jajanan

anak jajan-5.jpg

Selain memerhatikan lingkungan kantin sekolah Si Kecil, Moms juga berperan untuk mengajari anak bagaimana mengetahui jenis jajanan yang sehat dan higienis.

Kepala Bidang SD dan PLB, Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Dr. Kanti Herawati menyarankan agar orang tua menunjukkan anak tempat-tempat yang higienis dan sehat untuk membeli makanan.

"Kalau perlu, sesekali datang ke lingkungan sekolah dan amati jajanan mana saja yang aman bagi anak Anda," ujarnya.

Lebih lanjut, ajari anak memilih jajanan yang bersih, tidak dihinggapi lalat, penjualnya menjaga kebersihan diri, dan kemasan jajanan yang aman.

Selain itu, Moms bisa menasihati Si Kecil supaya ia tidak memilih satu jenis jajanan sehat saja. Karena satu jajanan belum tentu mampu memenuhi seluruh kebutuhan gizi anak.

(AP/DIN)

Artikel Terkait