BAYI
7 November 2019

Waspada Moms! Kenali Cara Mencegah Agar Bayi Tidak Terkena ISPA

Jangan sampai si kecil kesulitan bernapas ya Moms!
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) tidak hanya penyakit untuk orang dewasa, bahkan bayi pun bisa ikut tertular. Apalagi saat ini cuaca sedang tidak menentu, ditambah lagi musim kemarau yang belum usai menyebabkan kekeringan pada kondisi suhu dan udara yang berdebu.

ISPA adalah penyakit yang terjadi pada pernapasan. Meski gejalanya mirip dengan pilek dan sangat mengganggu pernafasan, namun ternyata ISPA lebih berbahaya. Jika pada orang dewasa bisa menanganinya dengan mudah, hal itu tidak berlaku jika terjadi pada bayi.

"Perbedaan pilek dengan ISPA adalah virus yang dimiliki ISPA lebih mudah menyebar dan dapat menyebar ke paru-paru," kata Henry Bernstein, MD, profesor pediatri di Sekolah Kedokteran Hofstra Northwell di Hempstead, New York.

Baca Juga: Cara Tepat Cegah ISPA pada Anak Saat Musim Hujan

Hamper semua bayi berisiko terkena ISPA. Bayi yang lahir lebih awal berisiko lebih tinggi terkena ISPA, karena sistem kekebalan tubuh dan paru-paru belum sempurna. Hal yang sama berlaku untuk bayi dengan penyakit jantung atau paru-paru. Beberapa kasus yang terjadi, bayi juga dapat terkena penyait bronkiolitis, peradangan saluran udara kecil di paru-paru, dan pneumonia, infeksi paru-paru.

Mencegah ISPA pada bayi sangat dapat dilakukan. Terlebih dahulu, kenali dulu apa itu ISPA

Bagaimana Cara ISPA Menyebar?

Waspada Moms Kenali Cara Mencegah Agar Bayi Tidak Terkena Ispa -1.jpg

Pict: Flo.health

Jika Anda bertanya-tanya apakah ISPA menular? Jawabannya adalah ya. ISPA pada bayi dapat terjadi ketika orang yang terinfeksi hanya bersin atau batuk ke arah bayi. Virus tersebut bisa saja tersebar melalui udara dan menempel di mainan atau boks mereka.

Paul Checchia, MD, profesor kedokteran perawatan kritis anak dan kardiologi di Texas Children's Hospital di Houston mengatakan, virus ISPA senang hidup di permukaan. Dia akan bertahan di permukaan atas meja selama 24 hingga 48 jam. “Bayi dan siapa pun yang memiliki virus ISPA dapat menyebarkan virus selama tiga hingga delapan hari,” ujarnya.

Baca Juga: Akibat Asap Penduduk Palangka Raya Terserang ISPA, Yuk Kenali Penyebab ISPA!

Bagaimana Mencegah ISPA pada Bayi?

Waspada Moms Kenali Cara Mencegah Agar Bayi Tidak Terkena Ispa -2.jpg

Pict: betterair.org

Virus ISPA dapat menyerang bayi kapan pun. Bahkan, jika sebelumnya Si Kecil pernah sakit ISPA, tidak menutup kemungkinan dia akan kembali tertular. Namun, Moms bisa melakukan tindakan untuk mencegah ISPA pada bayi.

- Jauhkan bayi dari penderita pilek/ ini menjadi tindakan utama untuk mencegah ISPA pada bayi.

- Jangan berbagi gelas dan peralatan pribadi seperti peralatan makan dan sikat gigi. Moms tidak akan pernah tahu dari mana virus tersebut berasal.

- Cuci tangan sebelum menyentuh bayi dan ajak orang lain berbuat hal yang sama.

- Tutupi mulut dan hidung saat batuk atau bersin. Gunakan tisu lalu cuci tangan Moms. Atau bisa juga tutupi mulut dan hidung dengan lengan baju Moms.

Baca Juga: Ternyata Demam Bisa Jadi Pertanda ISPA pada Bayi

- Jauhkan tangan dari wajah. Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut Moms dan Si Kecil, terutama jika belum mencuci tangan.

- Hindari asap rokok di mana pun, terutama di rumah. Asap rokok hanya akan memperburuk gejala ISPA.

- Hindari area yang ramai. Itu berarti mall, lift, pasar, dan ruang terbatas lainnya di mana bayi bisa bersentuhan dengan orang sakit.

- Perkuat antibodi bayi. Sampai sekarang belum ada vaksin ISPA. "Ini virus yang rumit, dan menemukan vaksin tidak mudah dilakukan," kata Paul.

- Bersihkan dan desinfeksi permukaan di rumah Moms, seperti meja.

- Jika memungkinkan, jauhkan bayi Moms dari siapa pun, termasuk saudaranya yang memiliki gejala flu atau pilek.

Bagaimana Merawat Bayi yang Terkena ISPA?

Waspada Moms Kenali Cara Mencegah Agar Bayi Tidak Terkena Ispa -3.jpg

Pict: Thinkstock.com

Meskipun Moms telah mengupayakan berbagai cara mencegah ISPA pada bayi, jika akhirnya Si Kecil tertular, Moms harus dengan sigap merawatnya. Bagi kebanyakan bayi dan anak kecil, perawatan di rumah saja dirasa sudah cukup.

Caranya, Moms bisa menghapus cairan dari hidung dengan meneteskan cairan garam dengan hati-hati ke hidung Si Kecil. Selain itu, gunakan vaporizer cool-mist untuk menjaga udara tetap lembap dan membuat pernapasan lebih lega. Jangan lupa untuk tetap menyusui atau memberikan cairan kepada bayi.

Mencegah bayi terkena ISPA memang bagian dari pekerjaan sulit Moms saat musim kemarau seperti ini. Namun jangan hanya fokus ke bayi saja, Moms juga harus memperhatikan kesehatan juga ya!

Artikel Terkait