TRIMESTER 3
17 Juni 2019

Waspadai 3 Hal Ini Ketika Mengalami Batuk Saat Hamil

Jangan sampai melakukan ini saat sedang batuk
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dina
Disunting oleh Dina

Ketika hamil, segala sesuatu yang terjadi pada Moms dapat memengaruhi bukan hanya tubuh Anda, tetapi juga janin dalam kandungan. Kesadaran ini dapat membuat penanganan penyakit menjadi lebih rumit.

Di masa lalu, jika Moms masuk angin atau penyakit langganan seperti batuk tentu dengan mudah mengkonsumsi bahan obat batuk alami. Tetapi saat Moms sakit di kala hamil tentu ada obat yang sebaiknya diwaspadai. Maka dari itu, Moms wajib memperhatikan beberapa hal berikut ketika batuk saat hamil.

Obat-Obatan

Waspadai 3 Hal Ini Ketika Mengalami Batuk Saat Hamil 01.jpg

Menurut Sistem Kesehatan Universitas Michigan, Moms sebaiknya menghindari semua obat dalam 12 minggu pertama kehamilan. “Itu adalah saat yang kritis untuk perkembangan organ vital bayi Anda,” kata Barbara Schroeder, MD.

Banyak dokter juga merekomendasikan untuk berhati-hati menggunakan obat setelah 28 minggu. Bicaralah dengan dokter sebelum minum obat apa pun jika Moms sedang hamil atau mencoba hamil.

Baca Juga: Jangan Bingung, Ini 3 Cara Mudah Mengeluarkan Lendir Saat Bayi Batuk Pilek

Aktivitas Harus Dijaga

Waspadai 3 Hal Ini Ketika Mengalami Batuk Saat Hamil 02.jpg

Tak hanya obat-obatan yang harus dijaga, Moms juga sebaiknya menghindari melakukan beberapa hal dalam aktivitas sehari-hari. Misalnya jangan terlalu lelah. Mengalami batuk saat hamil, hal yang perlu Moms lakukan adalah beristirahatlah yang banyak.

Moms juga sebaiknya harus menghindari kekurangan cairan dalam tubuh. Maka, penting bagi Moms untuk minum banyak cairan. Berkumurlah dengan air garam hangat, jika Moms mengalami sakit tenggorokan atau batuk saat hamil.

Jika gejala batuk memburuk, Moms mungkin ingin mencoba untuk menghirup udara hangat dan lembab untuk membantu melonggarkan kemacetan. Gunakan uap dari bak air panas misalnya untuk melegakan hidung dan tenggorokan.

Makanan juga wajib diperhatikan. Moms bisa mengkonsumsi sup untuk membantu meredakan peradangan dan menenangkan kemacetan. Bisa pula untuk menambahkan madu atau lemon ke cangkir hangat teh tanpa kafein untuk meredakan sakit tenggorokan.

Menjaga kesehatan juga menjadi penting karena sering kali Moms lupa bahwa saat sedang hamil kekebalan tubuh harus ekstra. Jadi, sering mencuci tangan, cukup tidur hingga makan makanan yang sehat adalah cara pencegahan yang tepat. Jangan lupa untuk menghindari kontak dekat dengan keluarga atau teman yang sakit, berolahraga secara teratur dan mengurangi stres.

Baca Juga: Bayi Batuk dan Muntah Saat Minum ASI, Apa Penyebabnya?

Kapan Harus Mengunjungi Dokter?

Waspadai 3 Hal Ini Ketika Mengalami Batuk Saat Hamil 03.jpg

Penting untuk menghubungi dokter jika gejalanya menyebabkan Moms berhenti makan atau tidur, atau jika gejala itu bertahan lebih dari beberapa hari tanpa membaik. Penting juga untuk berkonsultasi dengan dokter Anda jika Anda menderita demam lebih dari 40 derajat celcius.

Terakhir, jika Moms mulai batuk lendir yang berubah warna atau jika batuk saat hamil yang disertai dengan nyeri dada dan atau mengi, pastikan untuk menghubungi dokter. Mereka mungkin perlu meresepkan antibiotik untuk membunuh infeksi.

Ada pula kondisi lain yang perlu diwaspadai yakni batuk rejan. Kondisi ini merupakan infeksi menular yang ditandai dengan batuk yang berlebihan dan disertai dengan nafas yang membuat bunyi rejan.

The Center for Disease Control and Prevention merekomendasikan bahwa semua wanita hamil menerima vaksin Tdap saat hamil terutama pada saat minggu ke-27 hingga ke-36 kehamilan.

Ini akan memastikan bahwa perlindungan terhadap batuk rejan diturunkan ke bayi dalam kandungan selama beberapa bulan pertama setelah lahir. Sebab, anak tidak akan menerima vaksin batuk rejan pertama mereka sampai mereka berusia 2 bulan. Dengan mendapatkan vaksin ini saat Moms hamil akan memastikan bayi Anda dilindungi sampai saat itu.

Baca Juga: Bagaimana Cara Mencegah Anak Tertular Flu dan Batuk?

Apa yang Moms lakukan jika batuk saat hamil?

(GSA)

Artikel Terkait