KESEHATAN
15 Mei 2019

Waspadai Cacar Monyet, Dinkes DKI Sosialisasi Penanganan di Puskesmas

Kenali gejala dan pencegahan penyakit cacar monyet
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline
Disunting oleh Andra Nur

Masyarakat Indonesia perlu waspada terhadap penyebaran virus baru yang saat ini sudah mulai terdeteksi penyebarannya di Singapura. Virus yang dikenal sebagai cacar monyet ini awalnya berasal dari wilayah Afrika bagian barat.

Dikutip dari Kompas.com, Menteri Kesehatan Nila Farid Moeloek meminta masyarakat untuk berjaga-jaga terhadap virus ini. Ia juga menghimbau agar masyarakat dapat mengantisipasi penyebaran virus cacar monyet, dengan menjaga kebersihan dalam kehidupan sehari-hari.

“Cuci tangan sebelum makan. Kalau batuk, pakai masker. Ini sebenarnya virus tidak ada obatnya. Ini persoalan daya tahan tubuh. Jika daya tahan tubuh sedang baik, kita mungkin menular sedikit. Kemungkinannya kecil," ujar Nila.

Jangan lupa untuk menjaga daya tahan tubuh kita juga, karena virus ini menyerang orang-orang dengan daya tahan tubuh yang lemah.

Baca Juga: Mencegah Impetigo, Penyakit Kulit Menular Mirip Cacar Air yang Bisa Menyerang Bayi

Sosialisasi Penanganan di Puskemas

when-your-kids-come-down-with-the-chickenpox.jpg

Foto: Simitivejhospital.com

Mengantisipasi kasus ini, Dinas Kesehatan DKI sigap melakukan sosialisasi penanganan cacar monyet di berbagai puskesmas dan rumah sakit yang ada.

“Sejauh ini kami memberikan info ke semua rumah sakit yang RSUD kami dan puskesmas. Edukasinya seperti pencegahannya itu siap-siap. Karena ada kemungkinan mobilitas penduduk kita tinggi sehingga kita waspada," kata Kepala Dinkes DKI Jakarta Widyastuti di Balai Kota, mengutip dari detik.com.

Ia memastikan bahwa setiap tenaga kesehatan yang ada, sudah siap menerima pasien yang terjangkit cacar monyet jika ditemukan.

Untuk itu, kita sebagai warga juga perlu melek terhadap virus ini. Kita wajib tahu gejalanya seperti apa dan pencegahan yang bisa dilakukan agar tidak tertular. Yuk Moms kita pelajari.

Gejala Cacar Monyet

e36bb03d-454d-44e5-ab5f-327821d492bf-GettyImages-843247560.jpg

Foto: Freep.com

Human Monkeypox (MPX) atau yang sering disebut cacar monyet, merupakan penyakit yang menular dari hewan ke manusia akibat virus monkeypox.

Virus ini mirip dengan cacar pada manusia umumnya, namun jauh lebih ringan dibandingkan dengan cacar. Tapi tidak menutup kemungkinan virus ini dapat berakibat fatal.

Oleh karena itu, mengenali gejala dari monkeypox atau cacar monyet penting kita lakukan sebagai antisipasi. Apalagi jika Si Kecil aktif bermain di luar rumah, kita perlu waspada untuk berjaga-jaga jika anak terserang virus tersebut.

Gejala cacar monyet sendiri akan mulai timbul selang 14 hingga 21 hari setelah pertama kali terinfeksi virus. Gejala umum yang ditemukan seperti:

  • demam,
  • mengalami sakit kepala yang hebat,
  • terjadi pembengkakan kelenjar getah bening (limfadenopati),
  • sakit punggung,
  • mengalami nyeri otot (mialgia),
  • serta kekurangan energi (asthenia).

Setelah gejala awal muncul, maka selanjutnya ruam kulit akan mulai muncul pada wajah dan menyebar ke bagian tubuh lainnya.

Baca Juga: Mengenal Cacar Air Pada Anak, Penyebab dan Penanganannya

Pencegahan Cacar Monyet

dau-hieu-benh-thuy-dau.jpg

Foto: Chuatuydau.com

Mengutip dari World Health Organization (WHO) melalui Kemenkes, pencegahan terjangkitnya cacar monyet dapat dilakukan dengan cara yang sederhana, seperti menjaga kebersihan diri kita.

Selain itu, ada beberapa cara juga yang bisa kita lakukan seperti:

  1. Menghindari kontak dengan tikus dan primata yang terinfeksi serta membatasi paparan langsung terhadap darah dan daging yang tidak dimasak dengan baik.
  2. Membatasi kontak fisik dengan orang yang terinfeksi atau bahan yang terkontaminasi harus dihindari.
  3. Memakai sarung tangan dan pakaian pelindung lainnya yang sesuai saat menangani hewan yang terinfeksi dan ketika merawat orang yang sakit.
  4. Petugas kesehatan dianjurkan melakukan vaksinasi.
  5. Masyarakat harus menjalani Perilaku Hidup Bersih dan Sehat.

Itulah hal-hal sederhana yang bisa kita lakukan untuk mengantisipasi virus cacar monyet. Patuhi dan lakukan agar tidak menyesal nantinya ya Moms.

Artikel Terkait