TREN
25 Mei 2018

Work-At-Home Mom, Kenali Kelebihan dan Kekurangan Ibu Bekerja di Rumah

Pikirkan dengan matang sebelum memutuskan bekerja di rumah
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Carla Octama
Disunting oleh Carla Octama

Work-at-home Mom atau ibu bekerja di rumah menjadi pilihan banyak ibu yang ingin tetap bekerja, namun bisa memiliki banyak waktu untuk anak-anak mereka.

Buat para moms yang ingin menjadi work-at-home mom, berikut ini ada kelebihan dan kekurangan yang bisa jadi bahan pertimbangan.

Kelebihan Ibu Bekerja di Rumah

shutterstock 1033508071

1. Selalu ada untuk anak

Moms tidak akan merasa bersalah karena tidak bisa hadir di moment-moment penting anak, seperti recital balet, pertandingan olahraga, dan yang lainnya karena harus bekerja di kantor.

Jika pandai membagi waktu, Moms akan mendapatkan keseimbangan antara keluarga dan pekerjaan.

2. Hemat pengeluaran harian

Bekerja ke kantor membuat Moms harus menyiapkan biaya ekstra untuk daycare atau baby sitter. Dengan bekerja dari rumah, Moms bisa mengurangi biaya tersebut.

Karena tidak lagi berangkat ke kantor, Moms juga bisa menghemat pengeluaran ongkos dan makan di luar. Sebagai gantinya, Moms bisa memasak menu sehat di rumah.

3. Keluar dari office life

Berpakaian rapi, bergosip dengan rekan kerja, makan siang di restoran, dan ngopi di café tidak perlu lagi dilakukan. Sekarang Moms bebas dari rutinitas tersebut.

4. Bisa memulai bisnis rumahan

Banyak sekali ide berbisnis untuk Moms yang ingin bekerja di rumah. Terlebih sekarang sudah serba digital. Berjualan pun bisa dengan online yang tidak perlu modal yang besar.

Baca Juga : Kerja Kantoran Vs Freelancer, Pilih Mana?

Kekurangan Ibu Bekerja di Rumah

shutterstock 316143422

1. Merasa terisolasi

Terbiasa berada di luar rumah akan membuat Moms merasa terisolasi karena harus terus terjebak di rumah. Cobalah untuk keluar rumah dan melakukan me time.

2. Harus memastikan semua berjalan dengan baik

Memutuskan untuk berbisnis tentu seiring sejalan dengan risiko dan komitmen yang harus dihadapi. Risiko dan komitmen ini harus betuk-betul dipikirkan sebelum Moms memutuskan untuk resign dari pekerjaan yang bisa dibilang comfort zone Moms.

3. Kehilangan sebagain besar penghasilan

Penghasilan dari bekerja di rumah tentu tidak akan sebesar dengan penghasilan full time di kantor. Moms harus betul-betul memperhitungkan hal ini ya.

4. Banyak pekerjaan terbengkalai karena urusan rumah

Karena bekerja dari rumah Moms akan merasa lebih santai. Tapi, santainya itu bisa berdampak buruk untuk pekerjaan.

Mengulur-ngulur pekerjaan karena alasan personal hanya akan membuat Moms stress menjelang deadline. Kuncinya adalah disiplin. Moms bisa coba membuat jadwal dan mematuhinya.

Jadi, sudah mantap memilih menjadi work-at-home mom?

(AND)

Artikel Terkait