TRIMESTER 2
20 Mei 2019

Yang Harus Diperhatikan Saat Pemeriksaan Kandungan Trimester Kedua di Dokter

Para ibu hamil wajib tahu apa yang penting pada pemeriksaan kandungan
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Dina Vionetta

Tujuan dari pemeriksaan kandungan trimester kedua adalah untuk memastikan bahwa Moms dan janin dalam kandungan tetap sehat selama seluruh kehamilan.

Idealnya, pemeriksaan kandungan sudah dilakukan sejak merasa adanya kehamilan.

Penyedia layanan kesehatan mungkin menjadwalkan janji temu sebelum melahirkan setiap empat minggu sepanjang trimester kedua.

Apa yang Dilakukan saat Pemeriksaan Kandungan Trimester Kedua

Yang Harus Diperhatikan Saat Pemeriksaan Kandungan Trimester Kedua 01.jpg

Penyedia layanan kesehatan akan memeriksa tekanan darah dan berat badan janin setiap pemeriksaan.

Di sinilah Moms harus mengungkapkan apa yang menjadi pertanyaan dan rasa bingung mengenai perkembangan janin dalam kandungan.

“Pada saat pemeriksaan, dokter akan melacak pertumbuhan bayi mulai dari mengukur jarak dari tulang kemaluan ke bagian atas rahim,” ujar Lockwood CJ, seorang ahli kandungan dan penulis buku “The Premature Birth”

Pada pemeriksaan kandungan trimester kedua, Moms mungkin mendengar detak jantung bayi dengan menggunakan instrumen Doppler.

Instrumen Doppler mendeteksi gerakan dan menyampaikannya sebagai suara.

Dokter juga akan mulai menilai pergerakan janin.

Beri tahu pada dokter kesehatan Moms ketika Moms mulai melihat kepalan atau tendangan.

Ingatlah bahwa para ibu memperhatikan gerakan-gerakan ini pada waktu yang berbeda, dan gerakan pada saat ini dalam kehamilan biasanya tidak dapat diprediksi.

Baca Juga: Perhatikan ya Moms, Ini Hal yang Perlu Diperiksa Oleh Dokter Jelang Waktu Melahirkan

Moms mungkin akan melihat gerakan untuk pertama kali sekitar 18 hingga 20 minggu kehamilan.

Pemeriksaan Prenatal di Trimester Kedua

Yang Harus Diperhatikan Saat Pemeriksaan Kandungan Trimester Kedua 02.jpg

Tak hanya pemeriksaan janin yang umum dilakukan, Moms juga bisa melakukan beberapa rangkaian tes pada saat pemeriksaan kehamilan trimester kedua.

Pertama adalah tes genetik. Tes darah mungkin ditawarkan untuk menyaring kondisi genetik atau kromosom, seperti spina bifida atau down syndrome.

Jika hasilnya tidak normal atau mengkhawatirkan, dokter akan merekomendasikan tes diagnostik, biasanya amniosentesis.

Selama amniosentesis, sampel cairan yang mengelilingi dan melindungi bayi selama kehamilan dikeluarkan dari rahim untuk pengujian.

Berikutnya adalah ultrasonografi janin atau USG. Hal ini adalah teknik pencitraan yang menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi untuk menghasilkan gambar bayi di dalam rahim.

Ultrasonografi terperinci dapat membantu dokter mengevaluasi anatomi janin. Ultrasonografi janin juga dapat membantu Moms untuk mengetahui jenis kelamin bayi.

Baca Juga: Calon Bumil Wajib Periksa Serviks Sebelum Hamil, Ini Alasannya

Tes darah mungkin ditawarkan antara minggu ke 24 hingga 28 kehamilan untuk memeriksa jumlah darah dan kadar zat besi Anda dan memeriksa diabetes yang dapat berkembang selama kehamilan (diabetes gestasional).

Jika Moms memiliki darah negatif rhesus (Rh), Moms mungkin perlu tes darah untuk memeriksa antibodi Rh.

Antibodi ini dapat berkembang jika janin dalam kandungan memiliki darah positif Rh dan darah negatif Rh Moms bercampur dengan darah janin dalam kandungan.

Tanpa pengobatan, antibodi dapat melewati plasenta dan menyerang sel darah merah bayi , terutama pada kehamilan berikutnya dengan bayi yang memiliki darah positif Rh.

Trimester kedua sering membawa hal yang baru dibanding awal kehamilan. Morning sickness biasanya mulai mereda.

Moms jadi mulai merasakan bayi bergerak hingga bentuk perut yang semakin terlihat.

Yang utama pada saat pemeriksaan kandungan trimester kedua adalah ungkapkan apa yang dipikirkan Moms. Hal tak penting sekalipun perlu diketahui oleh dokter.

Baca Juga: Benarkah Makan Buah Membuat Bayi Dalam Kandungan Lebih Cerdas?

Nah, apa yang Moms ingat mengenai cek kandungan trimester kedua?

(GSA)

Artikel Terkait