2-3 TAHUN
12 Februari 2019

Yuk Coba! Ini 7 Cara Membantu Anak Disgrafia Belajar Di Rumah

Bantu anak disgrafia belajar menulis dengan cara menyenangkan.
Artikel ditulis oleh Carla Octama
Disunting oleh Carla Octama

Bagi anak disgrafia yang kesulitan dalam menulis, mencatat atau mengerjakan tugas jadi tantangan yang cukup berat lho, Moms.

Walau tingkat kecerdasan dan kemampuan sosialnya sama dengan anak lain, kemajuan belajar dan prestasi anak disgrafia bisa terhambat bila tidak dibantu dengan latihan di rumah.

Yuk Moms, dukung pendidikannya dengan mencoba beberapa cara membantu anak disgrafia belajar menulis berikut ini:

1. Lakukan Pemanasan Sebelum Menulis

yuk, coba 7 cara membantu anak disgrafia belajar di rumah 1
Understood.org

Bukan hanya olahraga saja yang perlu pemanasan, anak disgrafia juga disarankan untuk melakukan pemanasan tangan dan jari sebelum mulai menulis.

Apalagi mereka seringkali kesulitan menulis karena tangan dan jarinya terasa kaku, berat, dan sulit digerakkan.

Moms bisa mencontohkan anak untuk menggoyangkan tangan dan jari, memutar pergelangan tangan, menepuk tangan, atau melakukan gerakan meremas untuk mempersiapkan otot dan membuat darah mengalir dengan lancar.

2. Menulis Dengan Huruf Berukuran Besar

yuk, coba 7 cara membantu anak disgrafia belajar di rumah 2
Understood.org

Salah satu kesulitan yang dihadapi anak disgrafia saat menulis adalah mengingat cara menggerakkan tangan untuk membentuk tulisan huruf dengan benar.

Nah, Moms bisa meniru cara membantu anak disgrafia yang sering dilakukan oleh para terapis, yaitu mengajaknya menulis huruf dalam ukuran besar untuk membuat proses menulis huruf jadi lebih mudah diingat.

Baca Juga : Cek Gaya Belajar Anak, Termasuk yang Mana Si Kecil?

3. Latih Otot Jari Dan Tangan Dengan Praktek Menulis Multisensori

yuk, coba 7 cara membantu anak disgrafia belajar di rumah 3
Learnwithplayathome.com

Aktivitas multisensori dengan memanfaatkan barang yang ada di sekitar rumah juga bisa menjadi cara seru dan menyenangkan untuk membantu anak disgrafia belajar menulis lho, Moms.

Media tulis multisensori yang paling ideal untuk digunakan adalah yang teksturnya agak padat atau kenyal, seperti pasir basah, tanah liat, clay, lilin mainan, atau play dough.

Menulis huruf secara multisensori dengan media tulis seperti tadi cukup efektif untuk melatih dan menguatkan otot jari dan tangan anak.

4. Mengganti Jenis Kertas Untuk Menulis

yuk, coba 7 cara membantu anak disgrafia belajar di rumah 4
Babycenter.com

Menulis di kertas polos atau kertas bergaris horisontal membuat anak disgrafia kesulitan mengatur jarak antar huruf, besar kecil huruf, maupun kerataan tulisan.

Sebagai gantinya, Moms bisa memberikan kertas berpola kotak atau memutar buku tulis agar garisnya menjadi vertikal.

Dengan begitu, anak disgrafia lebih mudah berlatih menulis sambil mengatur kemiringan, ukuran, dan jarak huruf secara konsisten.

5. Menulis Di Udara

yuk, coba 7 cara bantu anak disgrafia belajar di rumah 5
Videoblock.com

Selain belajar menulis huruf dengan ukuran besar dan menggunakan media multisensori, menulis di udara juga bisa membantu anak disgrafia mengingat proses membentuk huruf.

Caranya sama persis dengan namanya, yaitu menulis huruf imajiner dengan di udara. Minta Si Kecil untuk memegang alat tulis dengan benar, lalu “tulis” kata atau huruf di udara baik dalam bentuk besar maupun kecil.

Baca Juga : Seru! 5 Ide Aktivitas Bermain Sambil Belajar Untuk Balita Disleksia

6. Perkuat Pegangan Jari Dengan Latihan Menjepit

yuk, coba 7 cara membantu anak disgrafia belajar di rumah 6
Learning4kids.net

Salah satu cara membantu anak disgrafia untuk menguatkan genggaman jarinya adalah latihan menjepit dengan menggunakan peralatan seperti pinset, penjepit masak, ataupun sumpit.

Sebarkan kerikil, bola kertas, ataupun objek berukuran kecil lainnya di atas meja, lalu ajak Si Kecil berlomba paling banyak mengumpulkannya dalam waktu satu menit.

7. Berlatih Bercerita Secara Runtun

yuk, coba 7 cara membantu anak disgrafia belajar di rumah 7
Kid101.com

Walau tidak terlihat, anak disgrafia juga sebenarnya mengalami kesulitan dalam mengatur pikiran dan menuangkan informasi ke dalam bentuk tulisan yang runtun.

Itulah kenapa Moms perlu membantu otaknya menyusun informasi dengan berlatih bercerita sesuai urutan kronologis, mulai dari awal hingga akhir.

Misalnya saja, Moms bisa meminta Si Kecil bercerita kegiatannya di sekolah dari sejak masuk sampai keluar gerbang sekolah. Lebih baik lagi bila Moms membiasakannya menggunakan struktur cerita perkenalan, isi, dan kesimpulan.

Membantu anak disgrafia itu perlu dilakukan dengan cara kreatif dan menyenangkan, supaya Si Kecil tidak jadi stress, tertekan, apalagi frustasi.

Jadi penasaran, cara apa saja yang pernah Moms lakukan untuk membantu anak belajar menulis?

(WA)

Artikel Terkait