KESEHATAN
27 Februari 2019

Yuk Kenali 3 Jenis Buta Warna

Beda jenis, beda juga permasalahannya
Artikel ditulis oleh Andra Nur Oktaviani
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani


Buta warna merupakan kondisi di mana terdapat kelainan atau kerusakan pada sel kerucut di retina mata. Kondisi ini menyebabkan mata tidak mampu menangkap spektrum warna tertentu.

Dikutip dari National Eye Institute Amerika Serikat, kebanyakan kasus buta warna terjadi karena faktor genetik. Di luar itu, buta warna juga bisa disebabkan oleh kecelakaan atay pengaruh zat kimia.

Buta warna umumnya diderita oleh pria. Sementara perempuan hanya membawa gen buta warna. Buta warna, secara umum terbagi menjadi dua jenis, yakni parsial atau sebagian dan total.

Namun, ternyata, buta warna parsial juga ada beberapa jenis yang dibedakan berdasarkan kemampuan orang dalam menangkap warna. Apa saja jenisnya? Yuk kita pelajari Moms!

Baca Juga : 4 Mitos Kesehatan Mata yang Ternyata Tidak Terbukti Kebenarannya

Buta Warna Merah-Hijau

buta warna merah hijau
Foto : brucebnews.com

Jenis kebutaan warna herediter yang paling umum adalah karena kehilangan atau terbatasnya fungsi kerucut merah (dikenal sebagai protan) atau fotopigmen kerucut hijau (deutran).

Kebutaan warna seperti ini biasa disebut kebutaan warna merah-hijau. Ada dua jenis buta warna merah-hijau, yakni:

1. Protanomali

Pada pria dengan protanomali, photopigment kerucut merah tidak normal. Merah, oranye, dan kuning tampak lebih hijau dan warnanya tidak secerah itu.

Kondisi ini ringan dan biasanya tidak mengganggu kehidupan sehari-hari.

2. Protanopia

Pria dengan protanopia tidak memiliki sel kerucut merah yang berfungsi. Merah muncul sebagai hitam. Nuansa oranye, kuning, dan hijau tertentu semuanya tampak kuning.

3. Deuteranomaly

Pada pria dengan deuteranomaly, fotopigment kerucut hijau tidak normal. Kuning dan hijau tampak lebih merah dan sulit untuk membedakan ungu dari biru.

Kondisi ini ringan dan tidak mengganggu kehidupan sehari-hari.

4. Deuteranopia

Pada pria dengan deuteranopia, tidak ada sel kerucut hijau yang berfungsi. Mereka cenderung melihat merah sebagai kuning kecoklatan dan hijau sebagai krem.

Buta Warna Biru-Kuning

buta warna biru kuning
Foto : thisisinsider.com

Kebutaan warna biru-kuning lebih jarang daripada kebutaan warna merah-hijau.

Dalam kondisi ini, fotopigmen kerucut biru (tritan) penderita hilang atau memiliki fungsi terbatas. Ada dua jenis buta warna biru-kuning, yakni:

1. Tritanomali

Orang dengan jenis buta warna ini melihat warna biru tampak lebih hijau dan sulit membedakan kuning dan merah dari merah muda.

Tritanomali sangat langka. Ini adalah kelainan autosom dominan yang mempengaruhi pria dan wanita secara merata.

2. Tritanopia

Orang dengan tritanopia, juga dikenal sebagai buta warna biru-kuning, tidak memiliki sel kerucut biru. Biru tampak hijau dan kuning tampak ungu atau abu-abu muda.

Tritanopia adalah gangguan resesif autosom yang sangat langka yang mempengaruhi pria dan wanita secara setara.

Baca Juga : Kenali Gejala Buta Warna Pada Anak

Buta Warna Total

buta warna total
Foto : colour-blindness.com

Ada dua jenis buta warna total, yakni:

1. Cone monochromacy

Bentuk kebutaan warna yang langka ini merupakan hasil dari kegagalan dua dari tiga fotopigmen sel kerucut untuk bekerja.

Ada monokromasi kerucut merah, monokromasi kerucut hijau, dan monokromasi kerucut biru.

Orang dengan kerucut monokromasi mengalami kesulitan membedakan warna karena otak perlu membandingkan sinyal dari berbagai jenis kerucut untuk melihat warna.

2. Achromatopsia

Jenis monokromasi ini jarang terjadi dan merupakan bentuk kebutaan warna yang paling parah. Jenis buta warna ini dialami sejak lahir. Tak satu pun dari sel kerucut memiliki fotopigmen yang bekerja.

Karena tidak memiliki penglihatan kerucut, orang-orang dengan monokromasi jenis ini melihat dunia dalam warna hitam, putih, dan abu-abu.

Itulah jenis-jenis buta warna yang ada. Nah, kini Moms sudah lebih paham kan bahwa buta warna bukan hanya parsial dan total. Buta warna ternyata punya banyak jenis.

(AND)

Artikel Terkait