3-12 BULAN
20 September 2019

Yuk, Ketahui Cara Tepat Merawat Kulit Bayi dengan Dermatitis Atopik

Gejala khasnya termasuk ruam merah, gatal, dan kulit kering bersisik.
Artikel ditulis oleh Dina Vionetta
Disunting oleh Dina Vionetta

Dermatitis atopik infantil adalah masalah kulit yang sangat umum pada bayi.

Biasanya disebabkan oleh alergi atau memiliki kulit yang sangat sensitif terhadap zat-zat tertentu.

Gejala khasnya termasuk ruam merah, gatal, dan kulit kering bersisik.

Gejala-gejala ini juga cenderung memburuk sebagai respons pemicu tertentu.

Merawat kulit bayi dengan dermatitis atopik tidaklah mudah.

Namun, perawatan yang tepat dapat membantu kondisi bayi membaik dan mungkin tidak lagi mengalami gejala apa pun saat mereka remaja.

Lalu, bagaimana cara merawat kulit bayi dengan dermatitis atopik? Yuk, simak di bawah ini!

1. Mandikan Bayi dengan Air Hangat

Moms, Yuk Ketahui Cara Tepat Merawat Kulit Bayi dengan Dermatitis Atopik 1.jpg

Foto: raisingchildren.net.au

Dalam laman WebMD dikatakan bahwa memandikan bayi menggunakan air hangat dapat membantu melembabkan dan mendinginkan kulitnya.

Selain itu, mandi air hangat juga berfungsi mengurangi gatal akibat dermatitis atopik.

Akan tetapi, para dokter anak tidak menyarankan agar Moms memandikan Si Kecil tidak lebih dari 10 menit. Karena memandikannya terlalu lama justru dapat membuat kulitnya kering dan memperburuk kondisi dermatitis atopik yang dideritanya.

Baca Juga: Dari yang Mudah Disembuhkan hingga Mengancam Jiwa, Ketahui Jenis-jenis Penyakit Kulit

2. Perhatikan Produk Mandi yang Digunakan

Moms, Yuk Ketahui Cara Tepat Merawat Kulit Bayi dengan Dermatitis Atopik 2.jpg

Foto: naturalbeautypop.com

Bukan hanya air yang harus diperhatikan temperaturnya, dalam memandikan bayi dengan dermatitis atopik Moms juga perlu memperhatikan produk mandi yang digunakan.

Dr. Bill Sears menuliskan dalam laman Ask Dr Sears bahwa bayi tidak boleh berendam dalam air sabun atau berbusa karena hal tersebut dapat membuat dermatitis atopik semakin memburuk.

Sabun padat juga sebaiknya tidak digunakan pada bayi dengan dermatitis atopik.

Pasalnya, sabun biasa dapat membuat kulit kering, bahkan sabun bayi sekali pun.

Dr Sears menyarankan untuk menggunakan sabun yang mengandung pelembab, namun tidak mengandung parfum.

3. Aplikasikan Salep atau Pelembab Khusus Kulit Bermasalah

Moms, Yuk Ketahui Cara Tepat Merawat Kulit Bayi dengan Dermatitis Atopik 3.jpg

Foto: parents.com

Bayi mungkin tidak menyukai adanya salep di kulitnya. Tetapi, menurut Healthline, salep kulit efektif untuk merawat kulit bayi dengan dermatitis atopik karena mampu menjaga kelembaban kulit.

Krim pelembab khusus untuk kulit bermasalah juga dapat digunakan sebagai pilihan.

Moms harus memilih formula pelembab paling alami yang tersedia, karena wewangian dan bahan pengawet dapat menyebab iritasi pada kulit bayi dengan dermatitis atopik.

Akan lebih baik jika Moms mendapatkannya sesuai dengan resep atau rekomendasi dokter.

Baca Juga: Dari yang Mudah Disembuhkan hingga Mengancam Jiwa, Ketahui Jenis-jenis Penyakit Kulit

Pakaikan dan Cuci Pakaian Bayi dengan Tepat

Moms, Yuk Ketahui Cara Tepat Merawat Kulit Bayi dengan Dermatitis Atopik 4.jpg

Foto: jezebel.com

“Produk apa pun yang beraroma yang bersentuhan dengan kulit berpotensi menyebabkan reaksi alergi,” kata Christine Ko, MD, dokter kulit di Yale Medicine, seperti dikutip dari situs YaleMedicine.org.

“Setiap residu yang tertinggal di pakain juga dapat menyebabkan iritasi kulit.”

Jika Si Kecil memiliki kulit sensitif atau menderita dermatitis atopik, berhati-hatilah dalam mencuci pakaian, seprai, dan selimut untuk membantu mencegah reaksi alergi dan iritasi.

Disarankan untuk selalu mencuci pakaian bayi yang bari dibeli sebelum dipakaikan untuk menghilangkan bahan kimia finishing seperti formaldehyde, flame retardants dan pewarna yang dapat memicu sensitivitas atau reaksi alergi pada kulit.

Selain itu, Dr Christine Ko juga menyarankan agar Moms memilih pakaian bayi yang terbuat dari 100% katun.

Hindari pakaian berbahan wol karena dapat memicu biang keringat atau poliester yang menyebabkan keringat berlebih (salah satu pemicu dermatitis atopik).

Hindari pula memakaikan pakaian berlapis pada bayi, terutama menggunakan pakaian tebal.

Ini untuk menghindari keringat berlebih dan membuat ruam akibat dermatitis atopik semakin parah.

Baca Juga: Mencegah Impetigo, Penyakit Kulit Menular Mirip Cacar Air yang Bisa Menyerang Bayi

4. Cegah Bayi Menggaruk Dermatitis Atopiknya

Moms, Yuk Ketahui Cara Tepat Merawat Kulit Bayi dengan Dermatitis Atopik 5.jpg

Foto: baby-magazine.co.uk

Jaga agar kuku bayi selali dipotong pendek dan dalam kondisi bersih.

Saat bayi menggaruk bagian tubuhnya yang terkena dermatitis atopik, bakteri yang hidup di bawah kukunya dapat terdorong lebih dalam ke ruam.

Ini dapat menyebabkan infeksi kulit. Kuku yang lebih pendek juga akan mengurangi trauma pada kulit akibat cakaran bayi.

Moms juga bisa memakaikan pakaian lengan panjang untuk mengurangi potensi ruam terkena kuku bayi saat digaruk.

Para peneliti dan dokter anak hingga saat ini mengatakan bahwa masih belum ada obat untuk menyembuhkan dermatitis atopik.

Namun, pengobatan berkala, merawat kulit bayi dengan tepat dan menghindari pemicunya dapat membantu meringankan gejala.

(RGW)

Artikel Terkait