NEWBORN
10 April 2019

Yuk Ketahui Sejuta Manfaat ASI untuk Kesehatan Bayi

Pemberian ASI pada bayi ternyata bermanfaat untuk kesehatan tubuhnya. Ini penjelasan selengkapnya!
Artikel ditulis oleh Carla Octama
Disunting oleh Carla Octama

Selama kurang lebih sembilan bulan, Moms menjaga janin di dalam kandungan dengan penuh kehati-hatian.

Setelah dilahirkan, kesehatan bayi pun menjadi perhatian khusus. Segala hal yang dilakukan dapat berdampak bagi perkembangan dan pertumbuhan bayi ke depannya.

Pemberian ASI, khususnya ASI eksklusif sangat berguna untuk menunjang perkembangan sistem imun bayi.

ASI eksklusif diberikan kepada bayi sampai usianya 6 bulan, tanpa memberikan makanan atau minuman pendamping apa pun, walaupun hanya sekadar air putih atau makanan yang lunak.

Baca Juga : Cara Agar Produksi ASI Lancar dan Melimpah Setelah Melahirkan

Perlu diketahui, standar emas makanan bayi pada usia 0-6 bulan hanya diberikan ASI saja. Pada masa ini merupakan masa perkembangan organ pencernaan bayi dan persiapan untuk menerima makanan padat dan cairan selain ASI.

Setelah 6 bulan, diberikan makanan pendamping ASI atau MPASI yang dibuat sendiri.

Maka, itu penting memberikan ASI eksklusif pada bayi selama 6 bulan pertama hidupnya, karena kenyataannya, ASI dapat bermanfaat bagi kesehatan tubuhnya hingga dapat mencegah berbagai penyakit.

Kandungan yang Terdapat pada ASI

Foto: verywellhealth

ASI punya segudang manfaat untuk kesehatan bayi, karena memiliki kandungan alami yang baik untuk tubuh. Hal ini dipertegas juga oleh dr. Aini, seorang konselor laktasi pada Kulwap Orami Community pada Kamis (19/2) lalu.

“ASI menjadi makanan pokok yang wajib dikonsumsi bayi karena mudah dicerna dan diserap. Terpenting adalah ASI selalu berada pada suhu yang tepat,” ujar dokter yang praktik di RSIA Permata Bekasi dan RSIA Kemang Medical Care ini.

Menurut dr. Aini, ASI mengandung enzim pencernaan dan zat penangkal penyakit seperti makrofag, limfosit, immunoglobulin, laktoferin, serta bakteri Lactobacillus bifidus yang baik bagi tubuh. 

Perlu diketahui, keberhasilan memberikan ASI sampai anak berusia 2 tahun.

Namun, jangan khawatir, Moms jika ASI tidak mencukupi karena perkembangan dan pertumbuhan anak dapat dibantu dengan asupan makanan bergizi setelah ia berusia 6 bulan.

Baca Juga : 5 Pola Hidup Sehat Demi Produksi ASI Banyak

Manfaat ASI untuk Kesehatan Bayi

Foto: medicalnewstoday

Tubuh bayi yang baru lahir belum mempunyai sistem kekebalan tubuh yang baik sehingga dapat dengan mudah terkena alergi atau tertular infeksi penyakit.

Di sini peran ASI dibutuhkan karena ASI tidak menyebabkan alergi bahkan bisa mencegah berbagai jenis infeksi penyakit.

“ASI dapat mencegah maloklusi dan kerusakan gigi dan mengoptimalkan perkembangan. ASI juga dapat mengurangi kemungkinan berbagai penyakit kronik di kemudian hari, seperti diabetes mellitus, penyakit jantung, dan penyakit ganas lainnya,” ujar dr. Aini.

Tak hanya itu, ASI ternyata juga bermanfaat untuk perkembangan osikologisnya terutama meningkatkan hubungannya dengan ibu.

Baca Juga : Mari Mencegah Pneumonia Bayi Lewat Pemberian ASI Seperti Ini!

“ASI dapat memengaruhi kecerdasan otak bayi dan membuatnya semakin percaya diri. Selain itu, ASI meningkatkan hubungan ibu dan bayi karena selama proses menyusui melibatkan hubungan batin antara ibu dan bayi. Ketika memberikan ASI, bayi akan menempel pada tubuh ibu dan merasakan sentuhan kulitnya,” lanjut dr. Aini.

ASI mendorong perkembangan imun bayi dari dalam dan sebaiknya ASI tidak dibarengi dengan susu formula.

Tak perlu khawatir bayi akan kelaparan, karena pada dasarnya bayi cukup mengonsumsi ASI selama 6 bulan pertama. Hindari pemberian air putih, madu, dan juga makanan padat karena dapat membahayakan kesehatan tubuh bayi.

Nikmati proses memberikan ASI ya, Moms, karena ternyata memberikan ASI juga mencegah terjadinya SIDS (Sudden Infant Death Syndrome) atau kematian mendadak bayi di bawah usia 1 tahun.

(DG/CAR)

Artikel Terkait