BALITA DAN ANAK
26 Agustus 2019

Yuk Moms, Kenali Abses Gigi pada Anak

Pembengkakan karena abses gigi pada anak bisa jadi sangat menyakitkan
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Si Kecil, jika tidak dirawat dengan benar mulutnya, akan menimbulkan berbagai masalah kesehatan gigi dan mulut. Salah satunya adalah abses gigi.

Abses gigi adalah salah satu masalah kesehatan mulut yang paling umum terjadi pada anak-anak yang memerlukan penanganan segera.

Abses gigi merupakan infeksi bakteri yang menyakitkan yang dapat menyebar jika tidak segera diobati. Namun positifnya, abses gigi dapat diobati, dan dicegah jika anak mendapatkan perawatan gigi yang tepat.

Baca Juga: Yuk Kenali 3 Tahapan Tumbuh Kembang Gigi Anak!

Abses terbentuk seperti jerawat yang terbentuk ketika nanah menumpuk karena infeksi bakteri di bagian tubuh tersebut.

Infeksi terjadi pada akar gigi atau antara gigi dan gusi. Pembengkakan ini bisa sangat menyakitkan dan tidak tertahankan bagi anak-anak. Moms perlu membawa anak ke dokter gigi anak.

“Abses gigi adalah kumpulan nanah yang terbentuk di dalam pulpa lunak atau akar gigi atau di antara gusi yang biasanya berasal dari infeksi bakteri,” ujar Dr Karishma Jaradi, dokter gigi estetika.

Nah, seperti apa sih gejala dan penanganan abses gigi pada balita ini?

Gejala Abses Gigi pada Balita

abses gigi

Foto: haibunda.com

Gejala abses gigi yang paling terlihat adalah terjadinya pembengkakan merah di dalam mulut, dekat satu atau dua gigi. Selain itu, ada juga beberapa tanda lain yang menunjukkan bahwa Si Kecil mengalami abses gigi.

Berikut ini adalah beberapa tanda atau gejala abses gigi pada anak:

Baca Juga: Cerdas Memilih Sikat dan Pasta Gigi Anak

  • Bentuknya mirip dengan jerawat merah di dekat gigi dan sedikit bengkak
  • Gigi mungkin berubah menjadi warna gelap
  • Sekresi nanah dari abses
  • Nyeri yang hebat saat kita mengunyah
  • Merasa tidak enak di mulut
  • Pembengkakan pada gusi dan pipi, serta kekencangan pipi
  • Suhu tubuh yang tinggi

Perlu Moms ketahui bahwa biasanya daerah di sekitar abses akan menjadi sangat sensitif, sehingga menyebabkan rasa sakit yang hebat ketika bersentuhan dengan benda asing, meskipun hanya merupakan remahan makanan saja.

Dalam beberapa kasus abses gigi pada anak, mungkin tidak ada rasa sakit yang timbul akibat abses pada gigi, karena kehilangan kemampuannya untuk merespon rasa sakit.

Penanganan Abses Gigi

abses gigi

Foto: hellosehat.com

Dalam sebagian besar kasus, dokter gigi Moms akan meresepkan obat antibiotik oral untuk mengobati infeksi, tetapi abses akan kembali terjadi jika gigi yang rusak tidak dirawat.

Baca Juga: 5 Cara Mudah Merawat Kesehatan Gigi dan Mulut Anak

Jika sumber masalahnya adalah gigi bayi, dokter gigi mungkin akan mencabut gigi. Untuk gigi permanen abses, dokter akan perlu memperbaiki saluran akar atau membangun mahkota.

Dokter gigi mungkin juga meresepkan obat pereda nyeri jika anak Moms sakit parah.

Untuk mengobati rasa sakit di rumah, tanyakan dokter anak tentang memberi anak Si Kecil obat pereda nyeri yang dijual bebas seperti ibuprofen atau acetaminophen.

Kompres dingin juga bisa membantu mengurangi pembengkakan, dan mencuci mulut dengan air garam hangat dapat meredakan nyeri pada gusi.

“Penggunaan minyak esensial seperti minyak cengkeh atau minyak peppermint adalah pengobatan alami yang efektif yang membantu mengurangi rasa sakit, menurunkan pembengkakan dan membantu mensterilkan infeksi,” kata Dr Ankit Mehta, dokter gigi.

Artikel Terkait