PARENTING
14 Juni 2019

3 Langkah Tepat untuk Menyiapkan Dana Pendidikan Anak

Tak perlu bingung lagi, begini langkah yang tepat untuk menyiapkan dana pendidikan anak
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Intan Aprilia

Biaya pendidikan anak saat ini berbeda dengan biaya pendidikan saat Moms masih di bangku sekolah. Jika saat ini masih berusia dini dan anggaplah masih berusia 1 tahun, maka dapat dipastikan terjadi kenaikan biaya lagi saat ia masuk sekolah. Kenyataan ini tidak bisa dihindari namun harus dihadapi.

Tidak sedikit orang tua yang menganggap dana pendidikan anak memberatkan keuangan rumah tangga. Tidak sedikit juga orang tua yang khawatir anaknya tidak masuk sekolah unggulan karena tak ada biaya.

Kondisi ini dapat berujung dengan pinjam uang hingga berutang, yang tak selalu juga berjalan dengan mulus.

Setiap anak berhak mendapatkan hidup dan pendidikan yang layak, berhak untuk mendapatkan fasilitas pendidikan terbaik. Setiap anak dapat mempunyai masa depan yang cerah dengan dibekali pendidikan yang tepat.

Untuk itu, jangan sampai hal tersebut berbenturan dengan anggaran pendidikan yang harus dikeluarkan oleh orang tua. Lantas, bagaimana caranya agar biaya sekolah anak dapat terpenuhi?

Baca Juga: 3 Kesalahan Orang Tua Dalam Menyiapkan Dana Pendidikan Anak

Lakukan perencanaan yang matang dan jangan menunda-nunda. Hindari pemikiran seperti ini, “anak saya masih kecil, masih banyak waktu hingga ia masuk sekolah” atau “pengeluaran rumah tangga semakin tinggi, tidak cukup menyisihkan untuk tabungan pendidikan”. Menunda perencanaan dana pendidikan anak hanya akan membuat semakin besar biaya yang harus dicicil nantinya.

Menurut konsultan perencana keuangan, Annissa Sagita, waktu yang paling tepat untuk mempersiapkan dana pendidikan anak dimulai sejak anak baru lahir.

Selain itu, merencanakan dana pendidikan anak tidak dapat dilakukan setengah-setengah. Sebaiknya, menyiapkan dana tersebut harus dilakukan secara bersamaan.

“Misalkan saat ini anak berusia 6 bulan, yang disiapkan hanya untuk biaya masuk TK saja. Hal ini akan merepotkan orang tua. Padahal, semua bisa disiapkan secara bersamaan karena semakin jauh jangka waktunya anak masuk sekolah, semakin kecil biaya yang harus disisihkan per bulan. Kalau menyiapkannya satu-satu, ibaratnya jadi nggak sempat napas,” ujar Annissa pada bincang-bincang Kulwap Orami Community, Rabu (20/3) lalu.

Lantas, begini langkah tepat yang bisa kita ikuti untuk menyiapkan dana pendidikan anak, berdasarkan pendapat dari konsultan perencanaan keuangan, yaitu:

Baca Juga: Penghasilan Pas-pasan, Bisakah Tetap Menyimpan Dana Pendidikan?

1. Tentukan Tujuan

3 Langkah Tepat untuk Menyiapkan Dana Pendidikan Anak-2.jpg

Setiap orang tua punya tujuan yang berbeda-beda untuk masa depan anaknya dan tidak dapat disamaratakan.

Hal yang utama untuk dilakukan adalah membicarakan tujuan ini bersama dengan pasangan. Ketika sudah jelas tujuannya, maka akan lebih mudah mencari cara menuju ke sana.

Penentuan ini dilakukan menyeluruh, artinya tidak hanya mencari sekolah untuk jenjang yang terdekat tapi juga hingga jenjang tertinggi yang diinginkan: S1 atau bahkan S2.

2. Mencari Informasi Sekolah

3 Langkah Tepat untuk Menyiapkan Dana Pendidikan Anak-3.jpg

Langkah selanjutnya adalah mencari sekolah. Menurut Annissa, biarpun anak saat ini belum sekolah, sangat disarankan untuk mencari target sekolah anak.

Kalau nantinya pilihan tersebut berubah, setidaknya Moms dan pasangan sudah menyiapkan anggaran untuk masuk ke sekolah tujuan. Dengan persiapan biaya yang matang, anak akan punya banyak pilihan sekolah.

Dalam tahapan ini, tidak hanya mencari profil sekolah melainkan juga mengenai biaya untuk uang pangkal dan anggaran yang harus dibayarkan setiap bulannya.

Hal ini untuk menentukan berapa besar biaya yang sebaiknya dikumpulkan Moms dan pasangan.

Baca Juga: Kapan Usia Paling Tepat untuk Merencanakan Dana Pendidikan Anak?

3. Lakukan Investasi

3 Langkah Tepat untuk Menyiapkan Dana Pendidikan Anak-4.jpg

Tahap terakhir adalah menentukan produk keuangan yang sesuai. Produk yang sesuai bisa bermacam-macam, tergantung dari jangka waktu dari saat ini hingga anak masuk sekolah nanti, besarnya biaya masuk sekolah, profil risiko Moms dan pasangan sebagai investor.

Jika masih ada waktu 5 tahun lebih untuk mengumpulkan dana pendidikan, sebaiknya pilih investasi jangka panjang.

Bila tinggal setahun saja untuk mengumpulkan dana, Moms bisa memilih tabungan pendidikan atau deposito.

Beragamnya produk keuangan harus dibarengi dengan pengetahuan yang mendalam dari Moms dan pasangan. Agar nantinya, tujuan untuk menyiapkan dana pendidikan anak dapat tercapai!

(DG)

Artikel Terkait