PERNIKAHAN & SEKS
28 Oktober 2019

5 Pertengkaran Rumah Tangga Normal yang Bahkan Terjadi pada Pasangan Bahagia

Pasangan yang sibuk dengan ponselnya dapat memicu pertengkaran rumah tangga.
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Dina Vionetta

Pernikahan menjadi sebuah langkah baru bagi sebuah pasangan dalam menjalani hubungan. Wajar bagi para pasangan ingin memiliki hubungan pernikahan yang langgeng.

Sayangnya, meskipun sudah menikah, tidak menjamin Moms dan Dads akan bebas dari pertengkaran rumah tangga. Bahkan hal-hal kecil pun dapat memicu terjadinya pertengkaran.

Namun, jangan khawatir Moms. Bertengkar dengan pasangan bukan berarti Moms dan Dads memiliki pernikahan yang 'rusak' atau disfungsional.

Nyatanya, hubungan pernikahan yang sehat pun terkadang juga bisa mengalami pertengkaran rumah tangga ini. Mengutip Reader's Digest, berikut 5 jenis pertengkaran rumah tangga yang umum terjadi pada suami-istri.

Baca Juga: Bertengkar dengan Suami Secara Sehat

1. Mengeluh Tidak Pernah Berhubungan Seks Lagi

4 Merasa Lebih Seksi.jpg

"Menjadi mitos bahwa pasangan yang serasi memiliki tingkat libido yang sama," kata Kimberly Hershenson, LCSW, terapis pasangan.

Bahkan jika Moms dan pasangan punya tingkat libido setara pada saat menikah, beberapa faktor seperti anak-anak, stres, penyakit, dan peristiwa kehidupan lainnya dapat mengubah keadaan.

"Keintiman fisik penting dalam pernikahan, tetapi banyak klien saya tidak menyadari pentingnya memiliki hubungan emosional dengan pasangan mereka terlebih dahulu," jelas Kimberly.

Setelah Moms dan Dads bekerja sebagai sebuah tim, maka pasangan dapat memecahkan masalah terkait hubungan seks bersama.

2. Pasangan Kerap Menghabiskan Waktu dengan Ponselnya

5 Cara Phone Sex dengan Pasangan 5.jpeg

"Teknologi smartphone dan tablet memang hebat, tetapi barang ini juga siap mengganggu waktu berharga Anda dengan pasangan kapan saja," kata Wendy L. Patrick, JD, PhD, pakar perilaku dan penulis "Red Flags".

Wajar jika pertengkaran rumah tangga antar suami dan istri bisa terjadi hanya karena salah satunya terlalu sibuk dengan ponsel ketimbang fokus dengan pasangan yang sedang ada di depan mata.

Solusinya, buat kesepakatan dengan pasangan tentang aturan bermain ponsel yang disetujui bersama.

"Percakapan yang menggembirakan yang dipenuhi dengan emosi nyata akan merevitalisasi hubungan sedemikian rupa, bahkan tidak ada jumlah emoji yang dapat melakukannya," jelas Wendy.

Baca Juga: Agar Pernikahan Langgeng, Ikuti 5 Tips Komunikasi dengan Pasangan Seperti Ini

3. Masalah Tentang Tugas Rumah Tangga

5 alasan pentingnya mengajak balita mengerjakan tugas rumah tangga 4

Hal-hal dalam membersihkan rumah bahkan dapat memicu pertengkaran rumah tangga dalam sebuah hubungan yang sehat. Biasanya, karena salah satu pihak merasa melakukannya lebih banyak.

"Ini bukan tentang siapa yang mencuci piring atau lebih banyak menyapu, tetapi benar-benar tentang perasaan seperti hal-hal yang adil," kata Fran Walfish, PhD., psikoterapis hubungan, penulis, dan konsultan di acara TV The Doctors.

Ia menambahkan, "Pasangan hebat belajar berkorban secara sukarela untuk satu sama lain tanpa mengharapkan imbalan.

Memang tidak mudah dilakukan, tetapi Moms dapat menanamkan mentalitas ini dengan menemukan cara-cara kecil untuk melayani pasangan setiap hari.

4. Karakter atau Kebiasaan Pasangan yang Tidak Cocok

jangan ucapkan 5 kata ini pada suami, bisa berakibat pertengkaran 03

Di awal hubungan, mudah untuk mengabaikan beberapa sikap dan kebiasaan yang dirasa tidak cocok sebagai kebiasaan lucu dengan harapan Moms dapat mengubah pasangan nantinya.

"Malah, inilah cara Anda memulai pertarungan tanpa akhir. Anda mengeluh dan bahkan menunjukkan penghinaan dengan harapan akan membuat pasangan berubah. Namun, itu hanya membuat masalahnya menjadi lebih buruk," jelas Rhonda Milrad, LCSW, ahli terapi berlisensi.

Ia menyarankan, alangkah lebih baik untuk menerima dan bahkan menemukan cara untuk menghargai keanehan pada pasangan.

Baca Juga: 5 Kebiasaan yang Harus Dihilangkan Setelah Menikah

5. Merasa Tidak Lagi Mengenal Pasangan dengan Baik

bertengkar 01

Hanya karena dua orang berada dalam hubungan yang stabil, bukan berarti mereka berhenti tumbuh dan berubah.

Banyak pasangan melewatkan tonggak ini karena mereka fokus pada anak-anak, pekerjaan, dan semua menit kehidupan sehari-hari lainnya.

"Ini dapat menyebabkan beberapa hal yang sangat membuat frustrasi, tetapi sebenarnya sangat normal terjadi," kata Lesli Doares, konsultan dan pelatih pasangan.

"Ketika kita pertama kali bertemu dan menikah, ada banyak percakapan dan saling berbagi tentang diri kita masing-masing. Tetapi seiring berlalunya waktu, kita pikir kita saling mengenal dan terus bertindak seolah-olah tidak ada yang berubah," terangnya.

Ia melanjutkan, cara untuk memperbaiki pertengkaran rumah tangga ini adalah dengan terus bertanya satu sama lain dan jangan merasa Moms tahu jawabannya.

Itu dia Moms, 5 pertengkaran rumah tangga umum yang terjadi bahkan pada pasangan yang bahagia.

(AP/DIN)

Artikel Terkait