DI ATAS 5 TAHUN
11 Agustus 2019

6 Tips Menata Kamar Anak Dengan Metode Montessori

Memberi ruang aman bagi anak untuk belajar dan berkreasi
Artikel ditulis oleh Dina Vionetta
Disunting oleh Dina Vionetta

Metode montessori ternyata bukan hanya bermanfaat untuk proses belajar anak di kelas, tapi juga bisa diaplikasikan untuk menata kamar anak lho, Moms.

Mengutip pernyataan Dr. Maria Montessori, kamar haruslah menjadi tempat aman bagi anak untuk menjadi lebih kreatif, mandiri, dan aktif menjelajahi lingkungannya.

Itulah kenapa prinsip yang digunakan dalam menata kamar anak dengan metode montessori adalah fungsional dan minimalis.

Dengan begitu, anak bisa dengan mudah mengakses segala benda yang dibutuhkannya serta memiliki cukup ruang yang bebas dari barang yang mengalihkan perhatian dan sebenarnya tidak diperlukan.

Mau coba menata kamar anak dengan metode montessori? Intip dulu beberapa tips berikut ya, Moms.

1. Kamar Bersih, Berventilasi Baik, dan Berlimpah Cahaya Alami

6 Tips Menata Kamar Anak Dengan Metode Montessori

Foto: montessorirock.org

Sama seperti ruang kelas montessori yang bersih, berventilasi baik, dan berlimpah cahaya alami, begitu pula kondisi kamar anak yang ideal untuk mendorongnya banyak belajar hal baru dengan menjelajahi lingkungan sekitarnya.

Walau ukurannya tidak besar, kamar dengan kondisi ideal pasti akan membuat Si Kecil merasa nyaman untuk beraktivitas dan belajar di dalamnya.

Baca Juga: Perhatikan Ini Saat Memilih Perlengkapan Kamar Tidur Anak

2. Letakkan Kasur di Lantai

6 Tips Menata Kamar Anak Dengan Metode Montessori

Foto: goodsgn.com

Salah satu ciri khas penataan kamar ala metode montessori adalah kasur yang diletakkan di bawah beralaskan karpet atau alas yang sejajar dengan lantai lainnya.

Selain lebih aman, meletakkan kasur di lantai juga secara tidak langsung mendorong anak lebih mandiri karena bisa lebih bebas bergerak dan naik turun ketimbang saat menggunakan tempat tidur ataupun dipan.

3. Gunakan Furnitur Khusus Anak

6 Tips Menata Kamar Anak Dengan Metode Montessori

Foto: winterdaisy.com

Seperti prinsip fungsional yang sudah disebutkan sebelumnya, menata kamar anak dengan metode montessori artinya Moms harus menggunakan furnitur ramah anak.

Selain ukuran yang sesuai dengan tinggi badan dan jangkauan anak, furnitur juga harus terbuat dari bahan yang kokoh, aman, dan tidak mudah bergeser.

Furnitur yang mudah diakses dan berada dalam jangkauan anak juga akan mendorongnya lebih mandiri dan banyak bereksplorasi lho, Moms.

Selain membuat Si Kecil lebih termotivasi untuk membereskan barang dan mainannya di kamar karena tempat penyimpanan tidak jauh dari jangkauan, dia juga bisa dengan mudah mengambil berbagai alat yang dibutuhkannya saat ingin berkreasi.

Baca Juga: 5 Panduan Memilih Furnitur yang Aman untuk Kamar Anak

4. Lengkapi Dengan Cermin dan Rak Baju

6 Tips Menata Kamar Anak Dengan Metode Montessori

Foto: lateladicarlotta.com

Para staff pendidik di Silverline Montessori percaya kalau melengkapi kamar anak dengan cermin dan rak baju akan mendorong anak lebih mandiri dalam mengurus diri sendiri. Mulai dari menyisir rambut, memakai baju dan sepatu, sampai membereskan bajunya sendiri.

Saat menata kamar anak, pastikan cermin dan rak baju diletakkan dalam jangkauan anak ya, Moms.

5. Tidak Terlalu Banyak Barang di Dalam Kamar

6 Tips Menata Kamar Anak Dengan Metode Montessori

Foto: pinterest.com

Menata kamar anak dengan metode montessori artinya hanya menggunakan barang yang yang fungsional dan bermanfaat, serta meminimalisir barang yang bersifat dekoratif semata.

Mainan yang ada di kamar anak pun sebaiknya dipilih yang bersifat tradisional atau terbuat dari bahan kayu untuk menstimulasi kreativitas, ketimbang mainan elektronik bersuara yang cenderung membuat anak bermain dengan pasif.

Bukan hanya akan membuat anak lebih mudah merapikan kamar, membatasi jumlah barang juga akan menyisakan lebih banyak ruang untuk anak belajar, beraktivitas, dan berkreasi.

Baca Juga: Ternyata Ini 4 Manfaat Jika Anak Berbagi Kamar dengan Saudaranya

6. Utamakan Warna Kalem dan Menenangkan

6 Tips Menata Kamar Anak Dengan Metode Montessori

Foto: cuckooland.com

Warna primer yang cerah memang bisa memantik inspirasi dan kreativitas anak. Namun seperti dikutip dari situs youaremom.com, Moms sebaiknya menggunakan warna kalem yang terkesan nyaman dan menenangkan.

Kombinasi warna seperti krem dan biru langit atau abu-abu dan pink bisa jadi pilihan Moms untuk membuat kamar terasa nyaman tanpa menghilangkan keceriaan masa kanak-kanak.

Yang pasti, menata kamar anak dengan metode montessori harus dilakukan dengan pola pikir kalau anak pasti bisa mandiri dan melakukan segala sesuatu sendiri ya, Moms.

Bagaimana Moms, tertarik untuk mencoba menata kamar anak dengan metode montessori?

(WA)

Artikel Terkait