PROGRAM HAMIL
3 Februari 2020

Akupuntur untuk Kesuburan, Bagaimana Cara Kerjanya?

Bisa jadi solusi alternatif untuk masalah kesuburan
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Infertilitas didefinisikan sebagai keadaan di mana pasangan yang sudah menikah tidak dapat hamil setelah berhubungan seks yang dilakukan secara rutin selama 1 tahun tanpa alat kontrasepsi.

Wanita yang tidak dapat hamil mungkin juga mengalami yang namanya infertilitas atau ketidaksuburan. Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), infertilitas mempengaruhi sekitar 12 persen wanita berusia 15-44 tahun.

Baca Juga: Bisakah Menghitung Masa Subur Saat Haid Tidak Teratur?

Baik itu pria maupun wanita keduanya dapat menjadi penyebab masalah ketidaksuburan. Dokter mengidentifikasi faktor ketidaksuburan yang disebabkan oleh pria sebesar 8 persen dari kasus ketidaksuburan pada pasangan yang secara aktif berusaha untuk hamil.

Namun jangan sedih Moms dan Dads, selain melalui cara medis, pengobatan terhadap masalah ketidaksuburan ini juga bisa dilakukan melalui terapi akupuntur. Ya, ada terapi akupuntur untuk meningkatkan kesuburan. Bagaimana caranya? Simak di bawah ini.

Terapi Akupuntur untuk Meningkatkan Kesuburan

terapi akupuntur

Foto: healthcmi.com

Penanganan terhadap ketidaksuburan yang tepat harus selalu dilakukan sesuai dengan penyebabnya.

Berkembangnya teknologi kedokteran saat ini diharapkan dapat memberikan hasil dengan angka keberhasilan tinggi dengan risiko minimal, mulai dari induksi ovulasi, inseminasi intra-uterin (IIU), dan program bayi tabung (IVF), tergantung indikasi dari masalah infertilitas yang dialami.

Baca Juga: Ketahui Yuk Moms, 5 Penyebab Umum Infertilitas

Pasangan yang merasa memiliki gangguan infertilitas harus berdiskusi dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan sebelum menentukan terapi penanganan gangguan kesuburan yang tepat.

“Akupunktur medik yang dikombinasikan dengan pengobatan kedokteran modern dapat memberikan hasil yang lebih optimal untuk menunjang penanganan gangguan kesuburan,” jelas dr. Handaya Dipanegara, Dokter Spesialis Akupunktur Klinik, RS Pondok Indah – Pondok Indah.

Berdasarkan penelitian, terapi akupuntur dapat meningkatkan keberhasilan program bayi tabung sebesar 60 persen lebih tinggi dibandingkan dengan yang tidak menjalani terapi akupunktur.

Terapi akupuntur untuk masalah kesuburan ini dilakukan dengan cara merangsang titik tertentu di permukaan tubuh, baik menggunakan jarum saja, elektroakupunktur (dengan bantuan listrik), laserpunktur (dengan sinar laser), maupun penyuntikan dengan cairan yang dikenal dengan akupunktur.

Baca Juga: Amankah Melakukan Akupuntur Saat Hamil?

Mekanisme Akupuntur untuk Masalah Kesuburan

akupuntur untuk masalah kesuburan

Mekanisme akupunktur medik dalam mengatasi gangguan kesuburan dilakukan dengan cara:

  • Memperbaiki hormon reproduksi
  • Memperbaiki sirkulasi aliran darah ke rahim
  • Mengurangi vasokonstriksi pembuluh darah
  • Mempertebal dinding endometrium
  • Membuat pikiran lebih tenang
  • Meningkatkan sistem imunitas, dan homeostasis tubuh.

Menurut dr. Handaya, terapi akupuntur untuk mengatasi masalah kesuburan ini biasanya harus dilakukan selama dua kali dalam seminggu, dan membutuhkan waktu rata-rata 30 menit disetiap sesinya.

Satu sesi terapi terdiri dari 12 kali terapi. Untuk mendapatkan hasil yang optimal pada program bayi tabung, akupuntur medik dapat dilakukan sehari sebelum dan setelah transfer embrio dilakukan.

Nah, ternyata, akupuntur untuk mengatasi masalah kesuburan bisa cukup efektif ya Moms. Jika berniat melakukan terapi tersebut, konsultasikan dulu dengan dokter Anda.

Artikel Terkait