2-3 TAHUN
2 April 2020

Diet Vegan, Amankah untuk Anak dalam Masa Pertumbuhan?

Pahami kebutuhan protein dan vitamin untuk anak sebelum lakukan diet
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dona Handayani
Disunting oleh Intan Aprilia

Moms, kita mungkin memilih untuk mengikuti diet vegan karena manfaatnya bagi lingkungan, bagi hewan, atau bahkan ketiganya.

Akan tetapi, mungkin muncul pertanyaan apakah diet yang menghilangkan seluruh produk hewani baik untuk pertumbuhan Si Kecil.

Mari kita simak, apakah diet vegan bisa diterapkan pada anak?

Cara Menerapkan Diet Vegan untuk Anak

Dikutip dari journal kesehatan milik Cleveland Clinic, diet vegan untuk anak bisa jadi baik untuk pertumbuhannya, tapi perlu dilakukan sedikit modifikasi.

Meskipun menjalankan diet yang baik demi tubuh yang sehat, pastikan Si Kecil mendapatkan seluruh vitamin dan nutrisi yang dibutuhkan tubuhnya yang masih dalam masa pertumbuhan.

1. Diskusikan dengan Dokter

Diet Vegan, Amankah untuk Anak dalam Masa Pertumbuhan 2.jpg

Foto: indianexpress.com

Sebelum menerapkan diet vegan pada anak, ada baiknya jika didiskusikan dengan dokter atau ahli nutrisi anak untuk mengetahui apa yang harus diperhatikan dan kemungkinan risiko yang ditemukan.

Ketahuilah tanda-tanda yang harus diperhatikan yang mungkin menjadi indikasi anak kekurangan nutrisi yang penting dalam pertumbuhannya.

Contohnya, perubahaan mood atau energi bisa menajdi tanda adanya masalah.

Mungkin di tahap awal Moms bisa mulai dengan membuat jurnal makanan apa saja yang dikonsumsi Si Kecil.

Lalu, bawa jurnal tersebut dalam pemeriksaan rutin Si Kecil agar bisa ditinjau oleh dokter anak untuk memastikan tidak terjadi ketidakseimbangan nutrisi.

Baca Juga: Benarkah Diet Bebas Gluten dan Kasein Baik Untuk Anak Autis?

2. Cukupi Kebutuhan Protein dan Vitamin

Diet Vegan, Amankah untuk Anak dalam Masa Pertumbuhan 1.jpg

Foto: static.independent.co.uk

Pada dasarnya diet vegetarian dibagi menjadi dua jenis yaitu vegetarian itu sendiri dan diet vegan.

Tipikalnya, orang yang menjalankan diet vegetarian tidak mengonsumsi daging, unggas, atau ikan tetapi masih memakan produk turunannya seperti telur dan susu.

Sedangkan orang yang menjalankan diet vegan tidak mengonsumsi hewan jenis apapun berserta produk turunannya, termasuk telur, susu, dan bahkan madu.

Anak dalam masa pertumbuhan membutuhkan banyak protein.

“Jika Anda menerapkan diet vegan untuk anak, pastikan asupan proteinnya cukup karena kebanyakan protein dari tumbuhan tidak bisa diserap dengan mudah. Protein juga sangat penting untuk memastikan Si Kecil memiliki potensi tinggi badan yang maksimal,” kata Kailtyn Nowacki, MS, RD, LD, seorang ahli nutrisi di Cleveland Clinic.

Baca Juga: Benarkah Diet Ketogenik Baik Untuk Anak Penderita Epilepsi?

Selain itu Moms, diet vegan untuk anak meningkatkan risiko kekurangan nutrisi penting seperti B12, iron, zinc, dan kalsium.

Maka dari itu, sebelum menerapkan diet vegan untuk anak, lakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap Si Kecil.

Jika Si Kecil memiliki bantuan nutrisi tertentu, dokter mungkin akan meresepkan sejumlah suplemen untuk menemani diet vegan yang dijalani.

3. Perhatikan Emosi Si Kecil

Diet Vegan, Amankah untuk Anak dalam Masa Pertumbuhan 3.jpg

Foto: parents.com

Sebagai orang tua, kita harus selalu memerhatikan perubahan emosi anak sekecil apapun yang mungkin menjadi dampak dari menjalani diet vegan.

“Sebagian anak mungkin akan merasa perbedaan ketika mereka makan makanan yang berbeda dengan teman-temannya. Dan juga, menerapkan diet vegan yang terlalu ketat nantinya akan menyebabkan anak menjadi terlalu picky terhadap  makanan yang ia makan,” kata Nowacki.

Baca Juga: Si Kecil Kelebihan Berat Badan? Ini 6 Aturan Diet untuk Anak Obesitas

Pada akhirnya, jika Moms ingin menerapkan diet vegan pada anak, penting untuk memasukkan berbagai macam biji-bijian, buah-buahan, dan sayuran dengan nutrisi yang seimbang.

Jika Moms mencurigai bahwa Si Kecil tidak menyukai diet vegan tersebut, bicarakan dengan perlahan untuk menjelaskan manfaat diet yang dijalankan bagi kesehatannya.

Yang pasti, buatlah diet jadi menyenangkan tanpa mengabaikan nutrisi yang penting untuk kesehatannya.

Artikel Terkait