NEWBORN
26 Juni 2019

Apa Pengaruh Bedong pada Perkembangan Otak Bayi?

Ini pengaruhnya menurut berbagai penelitian
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Bedong adalah metode yang sudah digunakan sejak dahulu pada jutaan bayi di berbagai belahan dunia. Tidak heran, banyak yang percaya bahwa membedong bayi dapat memberikan banyak manfaat.

Namun tidak sedikit pula yang berpendapat mengenai adanya dampak buruk seperti hip displasia dan gangguan pada perkembangan otak bayi. Benarkah? Simak ulasannya di bawah ini.

Baca Juga: Jangan Sampai Salah, Ini Cara Bedong Bayi Yang Benar

Manfaat Membedong Bayi sejak Lahir

foto: secondnexus.com

Dikutip dari Health.harvard.edu, Claire McCarthy, MD., menuliskan bahwa bedong dapat membuat bayi merasa seperti kembali ke dalam rahim atau seperti sedang dipeluk dengan erat.

Hal ini terbukti membantu banyak bayi memiliki kualitas tidur yang lebih baik. Ini juga sangat membantu bayi dengan masalah neurologis, kolik, atau kecanduan obat-obatan.

Bahkan membedong bayi dipercaya dapat mengurangi risiko SIDS karena bayi dapat tidur dengan tenang dalam posisi telentang.

Tetapi tentu saja tidak direkomendasikan bagi bayi yang sudah mulai bisa berguling sendiri, karena justru dapat meningkatkan risiko SIDS.

Pengaruh Bedong terhadap Keterampilan Motorik dan Perkembangan Otak Bayi

foto: nestedbean.com

Menurut sebuah studi di jurnal Pediatrics, bedong dapat meningkatkan periode tidur siang bayi. Di mana dijelaskan bahwa hal tersebut menyebabkan peningkatan waktu tidur, penurunan tingkat aktivitas motorik, membuat bayi jarang terkejut saat tidur, dan variabilitas detak jantung yang lebih rendah dibandingkan dengan bayi yang tidak dibedong.

Dalam studi tersebut, tidak terbukti bahwa ada pengaruh bedong pada perkembangan otak bayi. Pasalnya, peneliti tidak menemukan adanya bukti bahwa bedong menurunkan kemampuan otak bayi untuk merespons stimulasi, meskipun frekuensi respons terhadap stimulasi memang berkurang.

Masih dalam studi yang sama, disebutkan pula bahwa bedong bayi memiliki efek positif terhadap perkembangan sistem neuromuskular. Bahkan bayi prematur yang dibedong menunjukkan keterampilan motorik yang lebih baik. Meskipun ketika dibedong, tingkat aktivitas bayi berkurang.

Tidak ada bukti yang kuat bahwa pengaruh bedong bayi memiliki efek jangka pendek ataupun jangka panjang pada bayi. Di mana sebagian besar penelitian belum melaporkan mengenai durasi penggunaan bedong, yang membuat para peneliti sulit menarik kesimpulan mengenai efeknya terhadang perkembangan otak dan motorik bayi.

Sementara penelitian lain menunjukkan bahwa penggunaan bedong yang cukup sering di tahun pertama kehidupan tidak memiliki dampak yang signifikan terhadap perkembangan mental dan/atau perkembangan psikomotor bayi.

Baca Juga: Pro Kontra Bayi Dibedong, Ternyata Banyak Manfaatnya

Bedong dan Hip Displasia pada Bayi

foto: steppingforward.com.au

Meskipun penelitian mengenai pengaruh bedong pada otak bayi masih sangat terbatas, ada dampak lain dari penggunaannya terhadap pertumbuhan bayi.

Penelitian telah menemukan bahwa meluruskan dan membungkus kaki bayi dengan erat menggunakan bedong dapat menyebabkan dislokasi pinggul atau hip displasia, suatu pembentukan abnormal dari persendian pangkal paha yang menyebabkan terlepasnya tulang paha dari asetabulum pelvis (tulang panggul).

Pediatri Orthopedic Society of North America bersama AAP bidang Orthopedic, bahkan mempromosikan penggunaan “bedong untuk pinggul sehat” yang memungkinkan kaki bayi bergerak dengan bebas ketika dibedong untuk menghindari risiko hip displasia.

Sampai Kapan Bayi Boleh Dibedong?

foto: happiestbaby.com

“Saya berhenti membedong pada usia 2 bulan, sebelum bayi mulai mencoba untuk berguling sendiri,” kata Rachel Moon, MD, FAAP, kepala divisi General Pediatrics di UVA, sebagaimana dilansir dari Healthychildren.org.

Dr Moon menambahkan, jika bayi dibedong, mereka harus dalam posisi telentang dan dipantau sehingga tidak tiba-tiba berguling yang dapat meningkatkan risiko SIDS.

Baca Juga: Wajib Punya Nih! Ini 7 Pilihan Bedong Bayi di Bawah Rp 200 Ribu

Itulah penjelasan mengenai pengaruh bedong pada perkembangan otak bayi yang perlu Moms ketahui. Bagaimanapun, berbagai hal yang berhubungan dengan bayi memang sering kali memiliki dampak positif dan negatif.

Silakan konsultasikan lebih lanjut dengan dokter mengenai saran penggunaan bedong yang baik untuk si kecil.

(RGW)

Artikel Terkait