TRIMESTER 3
21 Februari 2020

Apakah Tidur Telentang Saat Hamil Berbahaya?

Sangat sulit menemukan posisi terbaik untuk bisa tidur nyenyak
Artikel ditulis oleh Teti
Disunting oleh Dina Vionetta

Saat hamil, apalagi kalau usia kandungan sudah lebih dari 20 minggu, akan sangat sulit menemukan posisi terbaik untuk bisa tidur nyenyak. Padahal, tidur berkualitas sangat penting bagi ibu hamil. Sebelum hamil, mungkin Moms sering tidur telentang. Tapi saat hamil, apakah tidur telentang berbahaya?

Posisi Tidur Terbaik dalam Kehamilan

Apakah Tidur Telentang Saat Hamil Berbahaya 01.jpg

Foto: pixabay.com

Claire Herbert, seorang bidan di Inggris, mengatakan bahwa tidur telentang aman untuk dilakukan selama trimester pertama.

Agar tidur terasa nyaman, tekuk lutut dan letakkan dua atau lebih bantal di antaranya.

Ini menjaga tekanan dari otot-otot di sekitar pinggul dan panggul. Meletakkan bantal berbentuk tonjolan di bagian pinggang dapat membantu meredakan ketegangan di punggung.

Cara terbaik untuk tidur selama paruh kedua kehamilan adalah dengan posisi miring.

Beberapa dokter merekomendasikan untuk tidur menghadap kiri karena vena cava terletak di sebelah kanan tulang belakang.

Sehingga, tidur menghadap kiri memungkinkan darah mengalir lebih bebas ke bayi.

Namun, ini tidak membuat perbedaan besar, dan lebih penting untuk memilih sisi mana saja yang terasa lebih nyaman.

Jika perlu bantuan menyesuaikan diri dengan tidur menghadap samping, ganjal bagian tubuh yang tidak nyaman dengan bantal.

Satu bantal di antara lutut dan bantal lain di bawah pinggul dapat membantu menyeimbangkan sisi dengan lebih mudah.

Selain itu, kasur yang lebih keras juga akan sangat membantu.

Baca Juga: Inilah Berbagai Penyebab Gangguan Tidur pada Ibu Hamil

Bagaimana Kalau Tak Sengaja Tidur Tengkurap?

Apakah Tidur Telentang Saat Hamil Berbahaya 03.jpg

Foto: pixabay.com

Tentu akan sangat mengejutkan ketika bangun, ibu hamil sudah tengkurap.

Hal ini wajar terjadi karena saat rahim menekan vena cukup kencang, ibu hamil akan merasa sangat tidak nyaman berbaring telentang sehingga tubuh akan otomatis berbalik, bahkan jika tertidur.

Tapi jangan panik, ibu hamil akan terbangun karena pusing dan mual terlebih dahulu sebelum bayinya terkena bahaya karena tidak mendapatkan cukup oksigen.

Baca Juga: Ini Dia Posisi Tidur Ibu Hamil yang Paling Baik

Apakah Ada Kaitan Antara Kematian Saat Lahir dengan Posisi Tidur?

Apakah Tidur Telentang Saat Hamil Berbahaya 02.jpg

Foto: pixabay.com

Menurut sebuah studi tahun 2017, para peneliti dari University of Auckland menemukan bahwa ibu hamil yang tidur telentang selama trimester ketiga mungkin juga memberikan tekanan yang tidak semestinya pada janin mereka sehingga dapat meningkatkan risiko kematian saat lahir.

Sebuah studi dalam Royal College of Obstetrician and Gynaecology di tahun 2011 yang melibatkan 500 ibu hamil juga menyatakan kesimpulan yang sama, meskipun komplikasi kehamilan lainnya mungkin memengaruhi hasil ini.

Sean Daneshmand, MD, seorang Ob-Gyn dan pendiri Miracle Babies, memperkuat pernyataan tersebut.

"Ini adalah penelitian pada pasien berisiko rendah dengan populasi sampel yang sangat kecil tanpa perbedaan komplikasi kehamilan," katanya.

"Mengingat insiden kematian saat lahir yang sangat rendah dan seringnya ibu hamil tidur telentang satu kali atau lebih selama kehamilan mereka, kemungkinan studi tersebut tidak perlu dikhawatirkan."

Walaupun begitu, ibu hamil tetap harus hati-hati, Moms. Lebih baik, tidur pada posisi yang direkomendasikan saja, yuk. Hindari tidur telentang saat sudah trimester ketiga, ya, Moms.

Baca Juga: Ingin Tidur Nyaman? Coba Posisi Tidur yang Baik untuk Ibu Hamil Berikut Ini

Artikel Terkait