KESEHATAN
2 April 2020

Ini Aturan Minum Vitamin Menurut Dokter, Jangan Salah Lagi!

Seberapa sering kita harus minum vitamin?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Harga untuk kesehatan bisa sangat mahal, termasuk jika kita ingin membeli suplemen vitamin dan mineral. Minum vitamin secara teratur mungkin membuat kita merasa seperti menjalani gaya hidup yang sehat.

Bagi sebagian orang, minum suplemen vitamin dan mineral menawarkan manfaat kesehatan yang penting. Jika kita sedang berada dalam kondisi tertentu, mungkin dokter akan menyarankan kita untuk mengonsumsi vitamin secara teratur.

Baca Juga: Benarkah Vitamin D Dapat Menambah Kesuburan?

Namun mengonsumsi vitamin ada aturannya lho Moms. Minum vitamin harus dilakukan dengan cara dan jumlah yang tepat.

Tidak Boleh Minum Vitamin Berlebihan

minum vitamin

Foto: medicalnewstoday.com

Jika minum vitamin itu baik, mungkin Moms berpikir minum vitamin dalam jumlah banyak bisa memberikan manfaat yang lebih besar. Sayangnya hal ini tidak berlaku jika menyangkut vitamin dan mineral.

Para peneliti dari Iowa Women's Health Study meneliti lebih dari 38.000 wanita, berusia 55 tahun ke atas, selama 20 tahun. Menurut hasil yang diterbitkan dalam Archives of Internal Medicine, menemukan bahwa sebagian besar suplemen vitamin dan mineral tidak terkait dengan risiko kematian yang lebih rendah.

Suplemen kalsium dikaitkan dengan risiko kematian yang lebih rendah. Tetapi suplemen lain seperti zat besi, dikaitkan dengan risiko kematian yang lebih tinggi.

Penelitian ini tidak berarti bahwa zat besi dan vitamin dan mineral lainnya tidak baik untuk kesehatan. Zat besi dibutuhkan untuk tubuh dan orang-orang dengan kondisi medis tertentu, seperti anemia, suplemen zat besi sangat penting.

Baca Juga: Perlukah Memberi Suplemen Vitamin Pada Bayi yang Diberi Sufor?

Tetapi penelitian ini menunjukkan bahwa bagi orang sehat, minum zat besi tambahan dalam bentuk suplemen dapat menyebabkan kerusakan pada tubuh.

Jadi intinya, minumlah vitamin sesuai dengan saran yang dianjurkan. Jangan terlaku sedikit, jangan juga berlebihan, karena sesuatu yang terlalu banyak bisa berakibat buruk untuk kesehatan tubuh.

Aturan Minum Vitamin yang Tepat

minum vitamin

Foto: tack180.com

Secara garis besar ada 2 jenis vitamin untuk dewasa yang dianjurkan, yaitu:

  1. Vitamin larut dalam lemak: Vitamin A, D, E, K. Tubuh akan cenderung dapat menyimpannya atau terserap lebih mudah di dalam tubuh karena larut dalam lemak.
  2. Vitamin tidak larut lemak. Vitamin B, C. Tubuh akan cenderung tidak dapat menyimpannya dan akan memberi dampak pada ginjal karena tidak larut dalam lemak.

“Vitamin termasuk ke dalam mikronutrien, artinya dibutuhkan oleh tubuh, namun tidak dalam jumlah yang banyak,” jelas dr. Muliadi Limanjaya, Dokter Umum RS Pondok Indah – Bintaro Jaya.

Baca Juga: Ini Panduan Konsumsi Vitamin saat Hamil secara Tepat

Pertanyaannya, apakah minum vitamin itu diperlukan? Pada keadaan normal, ketika istirahat cukup, makanan dengan diet baik dan bervariasi, sebenarnya tidak terlalu membutuhkan vitamin, karena tubuh dapat mendapatkan vitamin dari makanan yang dikonsumsi.

“Namun, pada keadaan tertentu minum vitamin sangat diperlukan. Khususnya ketika sedang merasa tidak fit, kelelahan, atau mungkin pola makan sedang tidak sehat atau tidak teratur,” tambah dr. Muliadi.

Menurutnya bahkan ada penelitian yang menyebutkan konsumsi vitamin pada fase awal infeksi virus dapat memperpendek masa infeksi, walaupun ketika dikonsumsi ketika sudah terkena infeksi tidak ada perbedaan signifikan.

Baca Juga: Perlukah Balita Minum Suplemen Vitamin Setiap Hari?

Vitamin dapat dikonsumsi harian sebagai suplementasi terhadap diet rutin. Namun menurut dr. Muliadi, jika minum vitamin berlebihan, tubuh akan otomatis membuangnya, maka itu kadang urin menjadi berwarna kekuningan pekat. Kecuali vitamin yang larut lemak yang mungkin disimpan oleh tubuh.

Pada kasus vitamin A, D, E, K karena tubuh dapat menyimpannya, ada risiko hipervitaminosis, atau kelebihan vitamin. Oleh karena itu, penggunaan atau jeda penggunaannya sebaiknya dikonsultasikan dulu dengan dokter, ya.

Nah, itulah aturan minum vitamin yang perlu Moms ketahui. Mulai sekarang, minum vitamin sesuai aturan yuk!

Artikel Terkait