BAYI
4 April 2020

4 Bahaya Essential Oil untuk Bayi, Catat!

Essential oil memiliki banyak manfaat, tapi apakah aman?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Indah
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Essential oil atau minyak atsiri merupakan minyak hasil sulingan dari berbagai bahan alami seperti bunga, daun, biji atau batang dari tanaman.

Essential oil seringkali dijadikan alternatif pengobatan tertentu, karena sifat dari essential oil mengandung susunan senyawa yang sangat kuat sehingga bisa mempengaruhi syaraf manusia, terutama hidung, sehingga bisa mempengaruhi psikologis seseorang.

Baca Juga: 5 Manfaat Avocado Oil untuk Kulit Bayi

Harus Dihindari Bayi di Bawah 3 Bulan

hal yang perlu moms perhatikan saat menggunakan essential oil untuk balita hero

Akhir-akhir ini, essential oil banyak dikenal oleh masyarakat terutama masyarakat menengah ke atas dan diyakini berkhasiat baik. Ya, harga sebotol 10 ml bisa dikatakan cukup mahal.

Namun, banyak distributor-distributor essential oil memberikan klaim tidak berdasar terutama klaim dalam menyembuhkan berbagai macam penyakit.

Food and Drug Administration (FDA) beberapa kali memberikan surat peringatan terbuka kepada produsen essential oil untuk menghentikan berbagai klaim-klaim mengobati berbagai penyakit karena tidak didukung oleh studi-studi kelayakan yang adekuat.

Food and Drug Administration (FDA) mengatakan bahwa walaupun essential oil berasal dari bahan-bahan alami, tidak menjamin bahwa produk yang alami dan organik adalah 100 persen aman.

Beberapa tanaman justru mengandung bahan-bahan beracun yang bisa menyebabkan alergi, iritasi bahkan bisa menganggu pernafasan.

Memang, reaksi pada masing-masing orang berbeda-beda terhadap essential oil ini, namun penggunaan pada bayi sebaiknya dihindari sampai usia minimal 3 bulan karena organ tubuh dan sistem tubuh bayi masih berkembang.

Karena essential oil juga bisa menyerap dengan amat sangat cepat, keracunan akibat essential oil pada bayi ditandai dengan:

  • Kesulitan bernafas
  • Kejang
  • Batuk berkepanjangan, nafas pendek, tersedak
  • Mual, muntah dan diare
  • Iritasi kulit
  • Mata kemerahan

Baca Juga: Minyak Esensial, Aman untuk Kulit Bayi

Bahaya Essential Oil untuk Bayi

Essential Oil yang Mujarab untuk Hilangkan Jerawat - 6.jpg

Photo: Orami Photo Stock

Selain itu, jika ingin menggunakan essential oil di sekitar bayi, sebaiknya memperhatikan essential oil dari jenis apa saja yang aman digunakan disekitar bayi. Karena beberapa essential oil ternyata punya dampak yang membahayakan bayi.

Apa saja bahaya essential oil untuk bayi? Berikut ulasannya.

1. Iritasi Kulit

Beberapa essential oil juga tidak boleh terpapar sinar matahari langsung karena jika diaplikasikan ke kulit dan terkena matahari langsung bisa menyebabkan reaksi seperti terbakar dan melepuh.

Departmen Kesehatan Australia menyebutkan bahwa penggunaan essential oil secara atopik (dioleskan langsung ke kulit) tanpa dicampur dengan minyak pencampur (carrier oil) bisa menyebabkan bahaya seperti iritasi, kulit terbakar, bahkan alergi.

2. Sesak Napas

Menghirup aroma dari essential oil secara berlebihan pun bisa menyebabkan sesak nafas, terutama pada bayi yang mengalami asma.

3. Kejang

Eucalyptus dan Sage jika tertelan juga bisa membahayakan karena bisa menyebabkan kejang.

4. Kematian

Karena essential oil seperti wintergreen, jika tertelan bisa menyebabkan kematian.

Baca Juga: 3 Kesalahan Penggunaan Baby Oil pada Bayi

Itulah beberapa bahaya essential oil untuk bayi yang perlu Moms ketahui. Jadi, sebenarnya essential oil boleh saja digunakan.

Namun Moms harus tahu essential jenis apa saja yang aman digunakan oleh Si Kecil atau yang aman jika digunakan berdekatan dengan Si Kecil, ya, Moms!

Artikel Terkait