TRIMESTER 2
19 Juni 2020

Waspada Bahaya Obesitas saat Hamil

Moms, waspada terhadap bahaya kesehatan yang terjadi ketika alami obesitas saat hamil.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Debora
Disunting oleh Intan Aprilia

Selama masa kehamilan, ada baiknya Moms selalu memerhatikan kesehatan dengan baik.

Salah satunya adalah perhatikan berat badan Moms, jangan sampai kelebihan berat badan atau obesitas.

Seseorang disebut obesitas ketika memiliki indeks massa tubuh (BMI) 30 atau lebih besar.

Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists, ketika Moms mengalami obesitas maka sebaiknya lakukan langkah tepat untuk mengurangi kelebihan berat badan.

Disarankan untuk mengurangi berat badan sekitar 5-7% dari berat badan saat ini, maka dapat berdampak positif bagi kesehatan.

Lantas, apa saja bahaya yang dapat terjadi ketika ibu hamil mengalami obesitas?

Penyebab Ibu Hamil Obesitas

Bahaya Obesitas saat Hamil-1.jpg

Foto: webmd.com

Memang benar adanya, kalau ibu hamil sebaiknya makan dengan porsi yang lebih banyak.

Namun, hal ini bukan berarti hanya terbatas pada kuantitas saja, melainkan perhatikan juga kualitas makanan yang dikonsumsi.

“Banyak wanita hamil yang akhirnya makan secara berlebihan atau mengonsumsi sayuran beku dibandingkan yang segar karena lebih mudah didapatkan. Padahal, setiap makanan yang dikonsumsi harus segar dan hindari bahan pengawet. Seimbangkan antara protein tanpa lemak dan karbohidrat berkualitas baik,” ungkap Dr. Loralei L. Thornburg, ahli kedokteran janin dalam jurnalnya berjudul Seminars in Perinatology.

Pola makan tidak sehat itu yang akhirnya bisa mengakibatkan obesitas saat hamil.

Menurut National Health Service juga, ibu hamil yang tidak aktif bergerak atau tidak pernah berolahraga saat hamil juga berisiko mengalami obesitas.

Untuk itu, coba lakukan latihan ringan seperti berenang, senam hamil atau yoga agar kesehatan tubuh tetap terjaga.

Baca Juga: 4 Cara Menurunkan Berat Badan Saat Hamil dengan Aman dan Sehat

Gangguan Kesehatan pada Ibu Hamil yang Obesitas

Bahaya Obesitas saat Hamil-2.jpg

Foto: thedailystar.net

Obesitas saat hamil tidak hanya berdampak pada kesehatan Moms, tapi juga kesehatan janin di dalam kandungan.

Adapun gangguan kesehatan yang dapat dialami ibu hamil saat obesitas, yaitu:

1. Diabetes gestasional

Dilansir dari American College of Obstetricians and Gynecologists, diabetes gestasional meningkatkan risiko kelahiran secara caesar.

Wanita yang memiliki diabetes gestasional juga memiliki risiko lebih tinggi untuk terkena diabetes di masa depan, serta bisa berdampak pada anak.

2. Preeklampsia

Kondisi ini adalah komplikasi dari tekanan darah tinggi yang terjadi, di mana rentan terjadi ketika mengalami obesitas.

Menurut Mayo Clinic, preeklampsia dapat memengaruhi seluruh tubuh Moms, bahkan bisa membuat kerusakan sistem organ lain, seperti hati dan ginjal. Pada kasus yang jarang terjadi, juga bisa mengakibatkan stroke.

3. Sleep apnea

Sleep apnea sering dikaitkan dengan obesitas. Sleep apnea tidak hanya dapat menyebabkan tubuh kelelahan tapi juga meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, preeklampsia, serta gangguan jantung dan paru-paru.

Baca Juga: Apa Benar Ibu Hamil Obesitas Akan Sulit Melahirkan?

4. Keguguran

Obesitas pada ibu hamil juga meningkatkan risiko keguguran, stillbirth, dan keguguran yang berulang.

Untuk itu, pastikan Moms memeriksakan berat badan sebelum dan selama masa kehamilan agar dapat memantau dan mencegah terjadinya obesitas.

Selain berdampak pada Moms, obesitas saat hamil juga bisa berdampak pada Si Kecil.

Dampak Obesitas saat Hamil pada Anak

Bahaya Obesitas saat Hamil-3.jpg

Foto: medscape.com

Dilansir dari Mayo Clinic, ibu hamil yang mengalami obesitas juga dapat memengaruhi bayi bahkan ketika ia sudah lahir.

Adapun beberapa risiko yang dapat terjadi, yaitu cacat lahir, gangguan pertumbuhan, asma pada anak-anak, dan juga berisiko mengalami obesitas.

Jadi, selain memeriksakan berat badan Moms saat kunjungan ke dokter kandungan, pastikan juga memeriksa pertumbuhan bayi agar tetap terjaga dengan baik.

Jika terjadi keanehan, maka akan segera dilakukan penanganan oleh dokter. Tetap jaga kesehatan saat masa kehamilan, ya, Moms!

Baca Juga: Penuhi Gizi Ibu Hamil Agar Tak Alami Obesitas

Artikel Terkait