3-5 TAHUN
23 September 2020

5+ Cara Menghilangkan Bau Badan pada Anak secara Alami, Yuk Coba Moms!

Selain mencari tahu cara menghilangkan bau badan pada anak, cari tahu juga penyebabnya ya Moms
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Semua ibu pasti akan jatuh cinta dengan aroma manis yang datang dari bayi saat kita menggendongnya bayi di dekat kita. Tapi kemudian bau ini akan mulai memudar saat Si Kecil mulai bertambah besar dan berhubungan lebih dekat dengan lingkungan atau bermain dengan teman seusianya.

Seiring bertambahnya usia anak, mereka akan menjadi lebih aktif dan selalu suka bermain kotor-kotoran. Namun, ada perbedaan besar antara anak yang menjadi bau karena bermain dekat dengan lingkungan dan benar-benar mengembangkan bau badan.

Ternyata tak hanya pada orang dewasa saja, keringat dan bau badan pun dapat terjadi pada balita yang masih kecil lho Moms.

Baca Juga: Ketahui 5 Cara Aman Memandikan Bayi, Catat!

Namun berbeda dari orang dewasa yang disebabkan karena asam lemak dan amonia dalam keringat, terdapat beberapa hal yang menyebabkan bau badan pada Si Kecil. Seperti halnya dari makanan hingga iklim yang berubah.

Daripada penasaran, simak penjelasan lebih lanjut di bawah ini mengenai bau badan pada anak yuk, Moms. Moms juga perlu tahu cara menghilangkan bau badan pada anak yang efektif.

Penyebab Bau Badan pada Anak

penyebab bau badan anak

Foto: momjunction.com

Mengetahui cara menghilangkan bau badan pada anak memang penting. Tapi, yang tidak kalah penting adalah mencari tahu penyebabnya. Dengan begitu, Moms bisa mencegah Si Kecil mengalami bau badan.

Bau badan pada Si Kecil merupakan bagian dari infeksi bakteri dan terdapat lebih banyak faktor yang berkontribusi terhadap bau badan pada Si Kecil.

Pada beberapa di antaranya, memiliki bau badan setelah makan makanan tertentu seperti produk susu non-organik, daging, telur, dan makanan pedas namun sebagian juga disebabkan karena keberadaan parasit di dalam tubuhnya. Adapun penyebab lainnya dari bau badan pada anak adalah sebagai berikut.

1. Kurang Menjaga Kebersihan

Kebersihan yang buruk adalah salah satu penyebab paling umum dari bau badan pada anak-anak. Mandi yang tidak teratur, tidak mencuci daerah ketiak dan selangkangan dengan benar, serta bakteri yang menumpuk di pakaian dapat menyebabkan bau tak sedap.

Jika anak Moms menolak untuk mandi secara teratur, mereka mungkin akan mencium bau saat bakteri di kulit bersentuhan dengan keringat. Nah Moms, cara menghilangkan bau badan pada anak yang utama adalah dengan menjaga kebersihan. Ini mutlak dilakukan.

2. Kebiasaan Makan Anak

Apa yang kita masukkan ke dalam tubuh kita adalah apa yang akan keluar juga. Jadi, makanan yang kita makan memiliki kaitan langsung dengan bau badan, termasuk anak. Makanan yang dikonsumsi anak tidak hanya berefek pada nafasnya saja, namun juga bau badannya.

Mereka mungkin mulai mengeluarkan bau tak sedap setelah makan makanan berbau seperti bawang putih dan bawang merah. Setelah makanan ini dicerna, baunya akan merembes ke pori-pori kulit dan menimbulkan bau.

Beberapa makanan yang dapat menghasilkan bau tak sedap baik pada anak-anak maupun orang dewasa adalah:

Baca Juga: 5 Resep Masakan untuk Anak yang Susah Makan

  • Daging merah, jenis daging ini memiliki turunan asam amino yang disebut karnitin. Dalam jurnal The Effect of Meat Consumption on Body Odor Attractiveness, terlalu banyak karnitin dapat membuat bau badan "amis".
  • Susu mengandung protein, karena membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna dibandingkan makanan lain. Dalam The Harvard Gazette, konsumsi produk susu yang berlebihan dapat menyebabkan pelepasan metil merkaptan dan hidrogen sulfida ke dalam tubuh, menyebabkan timbulnya bau busuk. Kemungkinan bau badan akibat produk susu mungkin lebih tinggi jika anak tidak toleran laktosa.
  • Makanan olahan, yang terbuat dari tepung terutama yang kurang serat.
  • Makanan yang mengandung bawang putih dan bawang merah, dapat menyebabkan perubahan bau badan.
  • Makanan berbau, seperti ikan, telur, dan kacang-kacangan.

Menghindari makanan-makanan tersebut merupakan cara menghilangkan bau badan pada anak.

3. Pubertas pada Anak

Pubertas adalah fase di mana anak perempuan dan laki-laki mencapai kematangan seksual. Anak perempuan mencapai pubertas antara usia 8 hingga 13 tahun, sedangkan anak laki-laki mencapai tahap tersebut dua tahun kemudian.

Selama mengalami masa puber, anak-anak banyak mengalami perubahan hormonal (adrenarke) yang berujung pada variasi tubuh dan perilakunya. Salah satu perubahan penting yang akan Moms lihat muncul pada seorang anak yang sedang melewati masa pubertas adalah bau badan. Jadi jika anak Moms termasuk dalam kelompok usia ini, bau badan adalah normal dan tidak perlu dikhawatirkan.

Di atas adalah beberapa penyebab bau badan normal pada anak-anak, yang dapat dijaga dengan kebersihan diri yang lebih baik, dan pola makan yang sehat. Jika anak Moms mencapai pubertas, ajak mereka duduk dan bantu mereka memahami bahwa ini adalah proses alami dan tidak ada yang perlu dipermalukan.

Mulai mengenalkan deodoran pada anak juga bisa jadi cara menghilangkan bau badan pada anak yang ampuh. Ini juga akan membuatnya makin percaya diri.

4. Adrenarke Prematur

Namun terkadang bau badan bisa pada anak bisa mengindikasikan ada suatu penyakit. Di bawah ini adalah contoh penyakit yang menyebabkan bau badan pada anak.

Pada anak-anak, perkembangan seksual dimulai dengan pematangan kelenjar adrenal, yang juga dikenal sebagai adrenarke, yang biasanya dimulai sebelum anak mencapai masa pubertas. Dalam jurnal Andrenarche and Its Relationship to The Onset of Puberty, adrenarke bertanggung jawab atas tanda-tanda awal pubertas, termasuk rambut kemaluan, dan bau badan seperti orang dewasa.

Tetapi beberapa anak mengalami adrenarke dini (pada usia delapan pada perempuan dan sembilan pada laki-laki), yang dapat dikaitkan dengan resistensi insulin, peningkatan kemungkinan mengembangkan sindrom metabolik (suatu kondisi yang meningkatkan risiko serangan jantung), atau ovarium polikistik. sindrom.

Jadi, jika bau badan anak seperti orang dewasa, dan sering membutuhkan deodoran, maka cari tanda-tanda lain seperti rambut kemaluan, perkembangan organ genital, dan tinggi badan lebih dari rata-rata untuk menentukan apakah itu adrenarche dini.

5. Fenilketonuria

Fenilketonuria atau PKU adalah kesalahan metabolisme yang dialami anak sejak lahir. Anak-anak dengan kelainan ini tidak memiliki fenilalanin hidroksilase, enzim yang dibutuhkan untuk memecah asam amino esensial yang disebut fenilalanin, yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan yang tepat.

Jika PKU tidak segera ditangani, anak tersebut dapat berkembang menjadi cacat intelektual. Menurut National Organization for Rare Disorders, bayi yang tidak diobati dengan PKU cenderung mengalami bau badan pengap yang disebabkan oleh asam asetat fenil dalam urin atau keringat, bersama dengan gejala lain seperti mata, warna kulit, dan rambut ringan, pola makan yang buruk, gerakan otot yang tidak normal, otot tegang, gerakan tak terkendali. atau tremor.

Baca Juga: 4 Cara Meningkatkan Metabolisme Tubuh Saat Bangun Tidur, Mudah Dilakukan!

6. Sindrom Bau Ikan Atau Trimethylaminuria

Trimethylaminuria atau TMAU adalah kondisi langka yang disebabkan karena kegagalan tubuh untuk memetabolisme trimethylamine kimia. Hal ini mengakibatkan penumpukan bahan kimia yang menyebabkan bau urin, nafas, dan keringat.

Dalam jurnal Trimethylaminuria, bau yang disebabkan karena TMAU adalah bau 'seperti ikan' yang menyengat, itulah sebabnya TMAU juga dikenal sebagai sindrom bau ikan.

7. Hiperhidrosis

Hiperhidrosis adalah nama medis untuk kondisi yang menyebabkan keringat berlebih pada seseorang. Jika anak Moms berkeringat lebih dari biasanya untuk menjaga suhu tubuh normal, mereka mungkin menderita hiperhidrosis primer, yang bisa jadi bersifat genetik.

Ini hanya mempengaruhi bagian tubuh tertentu, seperti telapak tangan, ketiak, dan kaki, dan mungkin mulai selama masa kanak-kanak, sedangkan hiperhidrosis sekunder dapat terjadi sebagai akibat dari kondisi yang mendasari seperti hipertiroidisme dan hipertensi.

8. Kondisi Medis Lainnya

Jika anak Moms memiliki bau badan yang khas, terkadang hal itu bisa disebabkan oleh kondisi medis yang mendasari seperti diabetes, masalah ginjal atau hati, atau peradangan.

Penyakit bisa memberi tubuh kita bau yang berbeda, yang memungkinkan tenaga medis profesional untuk mengidentifikasi kondisinya dengan cepat dan mudah untuk memulai perawatan yang diperlukan.

Bau badan yang tidak normal bisa menjadi tanda penting dari kondisi yang mendasarinya, jadi sebaiknya Moms berkonsultasi dengan dokter anak jika Moms juga melihat perubahan yang disebutkan di atas pada anak.

Satu-satunya cara menghilangkan bau badan pada anak dengan kondisi kesehatan tertentu adalah dengan segera berkonsultasi dengan dokter ya Moms.

Cara Menghilangkan Bau Badan pada Anak

cara menghilangkan bau badan anak

Foto: Orami Photo Stock

Moms mungkin bertanya-tanya bagaimana cara menghilangkan bau badan pada anak. Sangatlah mudah untuk menyadari jika Si Kecil menderita bau badan, karena baunya memang menyengat. Selain itu Moms juga dapat mengamati bau pada bagian ketiak maupun pada bagian lainnya.

Ketika menemukan kondisi ini, mungkin Moms akan langsung membawa Si Kecil ke dokter anak untuk menemukan penyebab bau badannya. Sebelum pergi ke dokter pastikan Moms untuk tak memandikannya terlebih dahulu, karena kemungkinan besar dokter akan melakukan beberapa tes guna mendeteksi penyebabnya. 

Setelah mengetahu peyebabnya, dokter baru bisa menentukan cara menghilangkan bau badan pada anak yang paling sesuai dengan kondisinya.

Jika pengujian genetik tidak mengungkapkan gangguan metabolisme apa pun, Moms dapat mencoba eksperimen sederhana seperti beralihlah ke susu organik dari susu biasa. Karena hormon dalam susu sapi adalah salah satu alasan bau badan pada balita.

Baca Juga: Kenali 4 Tanda Balita Cukup Gizi, Bukan Hanya dari Berat Badannya Lho!

Banyak orang tua yang memperhatikan bahwa bau badan kembali setelah memperkenalkan kembali susu biasa. Moms juga dapat mengganti susu sapi dengan susu almond atau beras.

Namun, jangan gunakan susu kedelai karena phytoestrogen yang ada di dalamnya dapat mengganggu perkembangan hormonal.

Untuk urusan pencegahan terhadap bau badan Si Kecil dapat dilakukan dengan memandikannya secara teratur serta mencuci tempat tidur dan pakaiannya untuk mencegah penumpukan mikroba yang menyebabkan bau.

Hindari pula menawarkan makanan seperti susu non-organik, daging, makanan pedas yang mengandung bawang putih, cabe, dan bawang untuk mengurangi masalah bau Si Kecil.

Akan tetapi, ada juga orang tua yang biasanya memilih untuk menggunakan cara rumahan terlebih dahulu dalam menghilangkan bau badan pada anak. Jika Moms salah satunya dan ingin mencoba, berikut cara menghilangkan bau badan pada anak yang bisa dilakukan di rumah.

1. Jus Lemon dalam Air Mandi

Cara menghilangkan bau badan pada anak yang pertama adalah dengan jus lemon. Jus lemon meningkatkan kadar pH tubuh dan menjaganya tetap kering sehingga mencegah pertumbuhan bakteri. Tambahkan beberapa tetes ke dalam air mandi anak secara rutin untuk menghilangkan bau badannya.

Encerkan sesendok jus lemon dengan secangkir air dan oleskan pada ketiak anak Moms dengan menggunakan bola kapas yang dibasahi ramuan. Biarkan selama sepuluh menit dan bilas dengan air.

2. Tambahkan Air Mandi dengan Jus Tomat

Cara menghilangkan bau badan pada anak yang selanjutnya adalah dengan jus tomat. Rawat air mandi anak Moms dengan dua cangkir jus tomat dan biarkan meresap selama beberapa menit. Mandikan Si Kecil dengan campuran air ini untuk menghilangkan bau badan tak sedap.

Baca Juga: 4 Manfaat Masker Tomat untuk Wajah dan Cara Membuatnya

3. Bersihkan dengan Cuka Apel

Cara menghilangkan bau badan pada anak yang selanjutnya adalah dengan cuka apel. Oleskan bola kapas yang dibasahi cuka apel pada bagian tubuh yang berkeringat selama beberapa menit sebelum Si Kecil mandi. Ulangi prosedur ini dua kali sehari sebelum mandi untuk memiliki hasil yang terbaik.

4. Buat Deodoran Aman untuk Anak dengan Rosemary

Cara menghilangkan bau badan pada anak yang selanjutnya adalah dengan rosemary. Rosemary mengandung mentol dan klorofil yang berfungsi sebagai deodoran alami untuk melawan bakteri penyebab bau badan. Rebus secangkir daun rosemary dalam secangkir air dan tambahkan air mandi.

Rendam anak Moms di bak mandi dengan campuran ini selama 15 menit dan keringkan. Sebagai alternatif, Moms juga bisa menambahkan minyak rosemary ke air mandi.

5. Tambahkan Air dengan Sage

Cara menghilangkan bau badan pada anak yang selanjutnya adalah dengan sage. Sebuah ramuan harum, Sage mengontrol hiperaktivitas kelenjar keringat.

Rebus secangkir daun sage kering dalam air dan tambahkan ke dalam air mandi anak. Campur minyak sage, minyak ketumbar dan minyak esensial lavender untuk membuat deodoran dan semprotkan setiap hari.

Baca Juga: 17 Manfaat Lavender Oil untuk Tubuh, Salah Satunya Bisa Mengurangi Jerawat!

6. Gunakan Hazel

Cara menghilangkan bau badan pada anak yang selanjutnya adalah dengan hazel. Hazel memiliki khasiat astringen untuk mengurangi bau. Rendam bola kapas dan oleskan ke ketiak anak.

Itu dia Moms penyebab dan cara menghilangkan bau badan pada anak. Jangan langsung membawa anak ke dokter, coba dulu cara-cara alami di atas ya. Semangat Moms!

Artikel Terkait