KEHAMILAN
9 Juli 2019

Bermain Bersama Anak Saat Hamil, Jangan Sampai Membahayakan Kehamilan!

Duh bagaimana caranya agar tetap fit meski harus meladeni anak pertama?
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Carla Octama

Kehamilan adalah hal yang sulit dan membingungkan. Tubuh Moms berubah setiap hari. Maka tenaga Moms juga semakin berkurang. Jadi jangan heran jika saat mengasuh anak pertama Moms butuh trik tertentu.

Sebab, jika terlalu lelah Moms mungkin mengalami beberapa gejala yang menimbulkan bahaya bagi kehamilan.

Menurut National Institute of Neurological Disorders, wanita membutuhkan 7-9 jam tidur malam, dan jika sedang hamil Moms juga membutuhkan beberapa jam tambahan di malam hari, atau beberapa tidur siang pendek di siang hari.

Tetapi ketika Moms memiliki balita, tentu bermain bersama anak juga jadi prioritas Moms. Waktu istirahat yang berkurang ini justru membahayakan kehamilan.

Maka, Moms harus memahami aturan saat bermain bersama anak pertama agar tak kelelahan.

1. Buat Kreativitas agar Tidak Menguras Tenaga Moms

Bermain Bersama Anak Saat Hamil, Jangan Sampai Membahayakan Kehamilan! 01.jpg

Foto: The Bump

Ingat bahwa tak selamanya Moms harus secara aktif bermain bersama anak. Ada beberapa mainan yang membuat Moms duduk tenang atau saat membutuhkan waktu istirahat.

Jadi berikan kamar khusus untuk bermain secara mandiri.

Buat kotak mainan dapat dibuka oleh Si kecil. Masukkan beberapa hal penting untuk waktu bermain yang tenang, seperti Play Doh dan cat air.

Jika rumah Moms memiliki area luar, Moms bisa membeli kotak pasir dan biarkan Si Kecil bermain di pasir selama berjam-jam. Artinya akan memberi Moms kesempatan untuk hanya duduk dan bersantai.

Baca Juga : Jangan Diabaikan, Perhatikan 5 Tanda Bayi Alami Overstimulasi Saat Bermain dan Cara Mengatasinya

2. Libatkan Anak

Bermain Bersama Anak Saat Hamil, Jangan Sampai Membahayakan Kehamilan! 02.jpg

Foto: Life as Mama

Kehamilan dan semua perubahan yang menyertainya bisa membingungkan bagi anak kecil. Hal ini bisa memicu anak melakukan hal negatif seperti menjadi tantrum.

Untuk mengelola tantrum, Moms dapat menekankan peran baru mereka sebagai kakak dan membuat mereka bersemangat tentang kedatangan bayi. Misalnya Moms bisa membacakan buku tentang kakak dan adik atau tentang bayi.

Moms bisa membiarkan Si Kecil untuk ikut dalam persiapan melahirkan seperti membeli baju bayi baru.

Komunikasi yang terbuka dengan anak akan membantu Si Kecil mengerti dan tidak mempersulit Moms yang sedang hamil.

Baca Juga : 4 Kebiasaan Makan Saat Hamil yang Ternyata Berisiko Untuk Kesehatan Janin

3. Ambil Waktu Sendiri dengan Keluar Rumah

Bermain Bersama Anak Saat Hamil, Jangan Sampai Membahayakan Kehamilan! 03.jpg

Foto: Pampers

Salah satu kunci agar menjalani kehamilan dengan anak balita adalah memastikan Moms menjadi tenang dan tidak stres.

“Seringkali, sedikit vitamin D dan udara segar bisa memberi jalan panjang bagi tubuh Anda yang lelah,” ujar Tracy Davis, MD, seorang dokter obgin dari Colorado Hospital.

Habiskan setidaknya 10 menit di luar setiap hari, terutama pada hari-hari yang sulit itu. Selain itu, Moms dapat membiarkan anak berlari-lari atau bertualang di taman bermain, yang akan membuatnya baik dan lelah karena waktu tidur.

Jangan ragu untuk meminta bantuan kepada orang di sekitar. Moms bisa mengungkapkan apa yang Moms rasakan pada suami.

Minta dukungan agar bisa menjalani dua hal yang cukup berat yakni kehamilan dan mengasuh anak. Moms juga jangan selalu ingin menjadi sempurna seperti ingin menyelesaikan segala halnya sendiri.

Ada baiknya Moms meluangkan waktu untuk menenangkan diri agar bisa menjalani hari-hari dengan lebih tenang.

Moms juga bisa mengatur waktu seperti ikut tidur siang saat Si Kecil tidur siang. Mungkin sebagian Moms menganggap ini peluang untuk membersihkan rumah.

Namun, jangan ingin menyelesaikan semuanya dengan kekuatan sendiri.

Apakah Moms pernah mengalami masalah dengan anak pertama saat hamil?

(GSA/CAR)

Artikel Terkait