PROGRAM HAMIL
22 Januari 2019

Bisakah Hamil Saat Melakukan Seks di Luar Masa Subur? Ini Penjelasannya!

Kehamilan tidak hanya terjadi saat masa subur saja, benarkah?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Intan
Disunting oleh Intan

Kehamilan umumnya bisa terjadi saat melakukan seks di masa subur. Bagaimana jika hamil di luar masa subur? Apakah mungkin terjadi?

Banyak orang yang mungkin kebobolan alias hamil di luar masa subur. Moms mungkin heran mengenai kondisi ini.

Ada faktor kuat hamil di luar masa subur adalah Moms salah menghitung masa subur. Untuk itu, ada baiknya Moms memahami bagaimana kerja dari ovulasi.

Mengenal Siklus Ovulasi

test2

Baik Moms yang ingin hamil atau menunda kehamilan, yang utama adalah memahami siklus ovulasi.

Jadi, ovulasi adalah waktu di mana telur matang dilepaskan dari salah satu ovarium yang terjadi dekat ke hari 14 dari siklus menstruasi selama 28 hari.

Namun, ingat bahwa hari ke 14 ini hanya rata-rata. Moms mungkin bisa mengalami ovulasi antara hari ke-11 sampai ke-21 sehingga 10 hari itu adalah waktu subur.

Sebagai perempuan, Moms wajib mengetahui siklus ovulasi. Seperti perhitungan di atas, Moms harus mengetahui periode waktu subur sebab umumnya perempuan memiliki siklus 28 sampai 32 hari.

Jadi, bisa jadi tiap bulan waktu ovulasinya berbeda-beda. Selain dari waktu, sebenarnya ada cara lain untuk mengetahui masa subur.

Baca Juga: Agar Cepat Hamil, Yuk Perhatikan Cara Menghitung Masa Subur!

Ovulasi adalah proses hormonal, artinya, masa subur juga bisa dilihat dari perubahan hormon yang Moms rasakan.

Ada tiga hormon yang diproduksi di otak yang membuat ovulasi yakni hormon pelepas Gonadotropin (GnRH), hormon perangsang folikel (FSH) dan hormon luteinizing (LH).

Sedangkan dua hormon lainnya yaitu estrogen dan progesteron, dibuat di indung telur.

Menurut American Pregnancy Association, jika ingin menghindari hamil di luar masa subur ada beberapa metode yang mungkin tidak akurat tetapi bisa dijadikan panduan.

Salah satunya, Moms bisa memeriksa grafik suhu basal tubuh. Suhu yang tinggi menunjukkan produksi sel telur sedang dalam tingkat yang tinggi.

Lendir serviks juga keluar lebih intens. Teksturnya juga menjadi lebih cair dengan warna bening.

Hal ini biasanya terjadi untuk mempermudah sperma membuahi sel telur. Sebelum melakukan seks di luar masa subur, Moms bisa juga mengunduh aplikasi kesuburan di smartphone.

Baca Juga: Makan Kentang Goreng Setelah Bercinta Bisa Bikin Cepat Hamil, Benarkah?

Peluang Hamil di Luar Masa Subur

beautiful pregnant woman sitting at bed and holds hands on belly in bedroom at home. 835757546 1258x838

Lalu bagi Moms yang sedang menunda kehamilan, kapan harus melakukan seks? Mengingat bahwa ada peluang untuk hamil saat melakukan seks di luar masa subur.

Idealnya jika Moms ingin hamil memang lakukan hubungan seks sebelum masa jendela kesuburan.

Banyak perempuan yang ingin hamil juga justru tidak tahu bahwa melakukan seks sebaiknya dilakukan sebelum masa subur bukan masa sesudahnya.

Beberapa studi menunjukkan bahwa peluang terbaik untuk sukses hamil adalah sehari sebelum dan sesudah ovulasi.

Meskipun tidak selamanya terjadi pada semua orang, tapi peluang ini masih sangat bisa diperhitungkan. Apalagi Moms perlu mengetahui ada beberapa faktor yang menyebabkan masa subur seseorang tidak bisa terprediksi.

Stres menjadi penyebab yang sering terjadi saat seseorang tidak memahami masa suburnya, sehingga terjadi hamil di luar masa subur.

Moms bisa melakukan teknik relaksasi seperti menarik nafas panjang, yoga, dan meditasi untuk mengusir stres. Selain baik untuk kesehatan, hal ini juga berpengaruh pada kesuburan.

Paparan kimia di sekitar kita juga mempengaruhi tubuh. Sebuah studi yang diterbitkan dalam Environmental Health Perspectives pada 2003 menunjukkan komponen industri bisa menurunkan peluang pasangan untuk punya anak hingga 29 persen.

Nah, apakah Moms pernah mengalami kondisi melakukan seks di luar masa subur dan akhirnya terjadi kehamilan?

(GSA)

Artikel Terkait