FASHION & BEAUTY
13 Juni 2019

Bolehkah Ibu Hamil Melakukan Facial?

Perawatan wajah saat hamil tak boleh sembarangan!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Intan Aprilia

Moms mungkin penasaran bolehkah ibu hamil facial? Pada dasarnya Moms bisa melakukan perawatan kulit dan tubuh saat hamil.

Bahkan, Moms bisa mengatasi masalah kulit saat hamil seperti kulit kering dan berjerawat.

Facial saat hamil aman dilakukan selama Moms tetap menggunakan produk tanpa bahan kimia yang berbahaya bagi kehamilan. Selain itu, ada beberapa rambu yang wajib Moms ketahui sebelum melakukan facial selama kehamilan.

Baca Juga: Rasa Gatal di Kulit Saat Hamil, Bisa Fatal dan Berbahaya?

Manfaat Pergi Ke Salon

ibu hamil facial

Ada hal yang wajib Moms ketahui seputar pertanyaan bolehkah ibu hamil facial. Tak hanya memperhatikan aturan dan dampaknya bagi janin, Moms mungkin perlu melihat apa sebenarnya manfaat dari pergi ke salon saat hamil.

"Melakukan perawatan tubuh adalah aman dalam kehamilan. Hal itu bisa menjadi cara yang baik untuk menghilangkan stres dan mengurangi beberapa ketidaknyamanan normal kehamilan," kata Sara Twogood, MD, ob-gyn di University of Southern California.

Menurutnya, beberapa tindakan pencegahan harus diambil jika Moms ingin tetap aman selama melakukan perawatan tubuh. Bicarakan dengan dokter kandungan sebelum melakukan berbagai macam perawatan.

Setelah dokter memastiakn bahwa Moms aman mengambil treatment, lakukan me time sebanyak yang Moms inginkan. Bagaimanapun, perawatan tubuh ini akan sulit didapat begitu bayi lahir.

"Kehamilan sebenarnya adalah waktu yang ideal untuk merencanakan me time. Waktu ini adalah ketenangan sebelum sesi begadang untuk popok dan jadwalmenyusui yang akan mengambil alih waktu bangun Anda," kata Samika Traboulay, seorang pengawas spa di Ritz-Carlton, Sarasota dan American Hotel and Lodging Supervisor Spa bersertifikat ISPA.

Baca Juga: Penyebab Masalah Kulit yang Muncul Saat Trimester Pertama Kehamilan

Aturan Facial Saat Hamil

ibu hamil facial

Lalu, bila ibu hamil facial, bagaimana caranya memastikan bahwa perawatan yang dilakukan aman? Pastinya Moms perlu mencari salon atau tempat yang memang memiliki treatment aman untuk ibu hamil. Jangan lupa untuk menginformasikan kehamilan Moms.

Moms perlu menghindari perawatan keras seperti mikrodermabrasi dan beberapa jenis pengelupasan kimiawi, yang bisa lebih berbahaya. Ingat bahwa kulit sangat sensitif karena Moms sedang hamil.

“Mikrodermabrasi dapat menyebabkan iritasi, berjerawat, dan hasil yang tidak merata,” kata Renée Rouleau, ahli kecantikan selebriti dan pendiri Renée Rouleau Skincare.

Tetapi face scrub wajah yang lembut, seperti biji aprikot atau manik-manik bambu yang dihancurkan, diikuti oleh masker pelembap berbahan dasar alami seperti alpukat atau yoghurt adalah pilihan yang aman dan menenangkan.

Baca Juga: Mengenal Perubahan Warna Kulit Chloasma Pada Ibu Hamil

Sebelum melakukan facial, periksa kembali apakah produk yang digunakan dalam perawatan wajah Moms bebas racun dan aman untuk Moms dan janin dalam kandungan. Beta hydroxy acid (BHA), seperti asam salisilat, adalah salah satu bahan yang sebaiknya tidak dipakai.

Dosis tinggi asam dalam bentuk oral telah terbukti berbahaya bagi bayi, jadi dokter merekomendasikan untuk menghindari kulit kimia yang mengandung BHA.

Tapi kabar baiknya perawatan wajah yang menggunakan asam alfa hidroksi (AHA), seperti asam glikolat dan asam laktat, berasal dari tebu dan dianggap aman bagi kehamilan. Intinya konsultasikan dengan dokter kandungan sebelum mendapatkan kulit apa pun.

Selama Moms bisa memastikan facial saat hamil aman dilakukan, ada banyak keuntungan yang Moms dapatkan.

Tak lupa waktu me time yang akan memberikan efek positif pada kehamilan sebab Moms menjadi sangat rileks. Nah sudah terjawab bukan pertanyaan bolehkah ibu hamil facial. Apakah Moms pernah melakukannya saat hamil?

(GSA)

Artikel Terkait