TRIMESTER 1
24 September 2020

Bolehkah Ibu Hamil Minum Teh? Cari Tahu Penjelasannya Berikut Ini

Teh hijau memang sehat, tapi ibu hamil sebaiknya perhatikan beberapa hal ini ya
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Teh merupakan salah satu minuman yang banyak dikonsumsi. Tidak hanya bagi masyarakat umum, tetapi juga ibu hamil. Apalagi dengan manfaat yang banyak, menjadikan teh minuman yang bisa diandalkan.

Tetapi, di masa kehamilan tentunya Moms ingin mencari tahu bolehkah ibu hamil minum teh? Apalagi, ada banyak jenis teh seperti teh hijau, teh manis, dan teh herbal. Tidak perlu bingung lagi, karena Moms bisa mencari tahu jawabannya berikut ini.

Baca Juga: Kenapa Ibu Hamil Tidak Boleh Minum Kopi?

Bolehkan Ibu Hamil Minum Teh Hijau?

Bumil Ingin Minum Teh Hijau-1.jpg

Foto: mothertobaby.org

Bolehkah ibu hamil minum teh hijau? Faktanya, ibu hamil aman untuk minum teh hijau. Teh hijau justru memiliki nutrisi yang menjadikannya minuman sehat untuk dikonsumsi. Sampai sejauh ini, tidak ada studi ilmiah spesifik yang melarang ibu hamil untuk minum teh hijau. Namun, memang ada hal yang perlu diperhatikan.

Meskipun mengandung antioksidan yang tinggi, ibu hamil minum teh hijau tetap mengandung kafein dan Moms perlu membatasi pengonsumsian kafein. Sehingga, sebaiknya tidak mengonsumsi teh hijau terlalu banyak saat hamil.

Hal ini diungkapkan oleh Dr. Parag Bhalgat, konsultan kardiologis dari Mumbai, India. “Kafein memang tidak dikaitkan dengan cacat lahir dan tidak ada bukti bahwa dapat menyebabkan risiko keguguran. Namun, kafein yang terlalu banyak dapat mengganggu siklus tidur ibu hamil dan bisa menyebabkan dehidrasi pada janin,” ungkap Dr. Parag.

Ibu hamil minum teh hijau secara berlebihan selama kehamilan juga dapat menghambat penyerapan nutrisi penting seperti seng, asam folat, dan zat besi. Sedangkan seperti Moms pahami, nutrisi tersebut penting agar pertumbuhan janin tetap sehat.

Baca Juga: Teh untuk Program Hamil, Meningkatkan Kesuburan?

Studi yang diterbitkan oleh jurnal Epidemiology mengungkapkan, ibu hamil boleh mengonsumsi rata-rata 200 mg kafein per hari. Studi lain dari American Journal of Obstetrics and Gynecology, batas aman mengonsumsi kafein saat hamil memang tidak lebih dari 200 mg per hari.

Artinya, Moms tetap boleh minum teh hijau 1-2 cangkir per harinya. Atau apabila masih khawatir dan penasaran, tidak ada salahnya untuk bertanya pada dokter terkait hal ini. Hal yang perlu ditegaskan, minuman berkafein tidak sebatas pada teh hijau saja. Moms perlu membatasi beberapa makanan atau minuman berkafein lainnya seperti cokelat, teh hitam, dan kopi.

Sedangkan untuk minuman ringan bersoda dan minuman berenergi, sebaiknya dihentikan selama hamil karena minuman tersebut biasanya mengandung gula atau pemanis berlebih.

Jika dikonsumsi dalam batas yang wajar, teh hijau mendatangkan manfaat untuk ibu hamil. Dilansir dari jurnal Nature Research, tekanan darah tinggi selama kehamilan dapat menyebabkan komplikasi yang disebut preeklamsia. Nah, teh hijau adalah sumber antioksidan yang baik untuk mencegah kerusakan sel dalam tubuh. Jika dikonsumsi secara teratur, teh hijau dapat mengatur tekanan darah ibu hamil.

Menurut Dr. Miral Sheth, konsultan ahli diet dari India, manfaat teh hijau dalam dosis yang tepat juga dapat mengurangi rasa mual pada ibu hamil. Biasanya, ibu yang masih hamil muda rentan mengalami morning sickness yang sebabkan mual, muntah, dan menjadi lemas.

Antioksidan dalam teh hijau juga meningkatkan laju metabolisme tubuh yang dapat melawan perubahan suasana hati selama kehamilan. Asam amino yang disebut theanine dalam teh hijau juga memberikan efek relaksasi, dan menjaga agar Moms tidak mudah mood swing.

Baca Juga: Bolehkah Ibu Hamil Minum Air Es?

Bolehkah Ibu Hamil Minum Teh Manis?

bolehkah ibu hamil minum teh manis

Foto: Orami Photo Stock

Minum segelas es teh manis di hari yang panas serta terik tentu dapat menyegarkan. Tapi, bolehkah ibu hamil minum teh manis yang sangat diminati ini?

Utamanya, karena teh manis mengandung kafein dan gula, kedua hal ini menjadi makanan yang sebaiknya dihindari selama kehamilan. Namun, ibu hamil minum teh manis dibolehkan, dengan catatan buatan sendiri yang ditambahkan sedikit gula atau madu.

Moms dapat minum tiga hingga empat cangkir teh, meskipun menurut Arizona Department of Health Services, Moms harus ingat bahwa tidak berlebihan selalu merupakan kunci kesehatan saat hamil yang baik. Hindari mengonsumsi teh kemasan atau botol karena mengandung gula berlebih.

Ada beberapa manfaat bagi ibu hamil minum teh manis, misalnya seperti membantu Moms untuk mengalahkan panas yang tak tertahankan, sekaligus meringankan mual di pagi hari yang mengganggu Moms selama awal kehamilan.

Wake Forest Baptist Health menerangkan kafein dalam es teh juga menawarkan dorongan energi secara instan. Ibu hamil minum teh manis juga memiliki kandungan antioksidan, yang akan melindungi sel-sel dari kerusakan akibat radikal bebas, karena fluktuasi hormon selama kehamilan, sekaligus membantu mencegah kerusakan DNA.

Terakhir, ibu hamil minum teh manis dapat mengurangi kondisi kikuk dan pelupa saat hamil yang tentu menyebalkan. Artikel dari Cleveland Clinic mengungkapkan, teh manis dapat mengaktifkan otak Moms dan tetap sehat sepanjang kehamilan.

Baca Juga: 5 Jenis Teh Herbal yang Harus Dihindari Ibu Hamil, Catat!

Bolehkah Ibu Hamil Minum Teh Herbal?

bolehkah ibu hamil minum teh herbal

Foto: Orami Photo Stock

Di masa kehamilan, pertanyaan seperti "bolehkah ibu hamil minum teh herbal?" mungkin banyak ditanyakan. Melansir American Pregnancy Association, teh herbal yang alami bebas kafein sehingga tak ada masalah ketika meminumnya. Namun, penelitian tentang kekhawatiran dengan mengonsumsi teh herbal masih kurangnya data sehingga minim pula informasi efek pada janin yang berkembang.

Di satu sisi, dokter kandungan mungkin akan meminta Moms untuk mengurangi bahkan menghentikan konsumsi teh karena mengandung kafein yang bisa membahayakan janin.

Teh yang berasal dari daun teh memang memiliki kandungan kafein yang cukup tinggi. Di sisi lain, banyak juga jenis teh yang sebenarnya tidak mengandung kafein sama sekali, misalnya teh herbal. Tidak seperti teh yang berasal dari daun teh, teh herbal merupakan teh yang terbuat dari bahan-bahan selain daun teh. Seperti akar-akaran, bunga, biji-bijian, atau buah-buahan.

Walaupun teh herbal memang bebas kafein, tapi bukan berarti bisa dipastikan aman. Sebaliknya, teh jenis herbal ini juga belum bisa dipastikan keamanannya untuk ibu hamil. Karena studi tentang dampak herbal-herbal tersebut untuk ibu dan janin masih sedikit, sehingga membuat banyak pihak tidak berani mengeluarkan anjuran konsumsi teh herbal untuk ibu hamil.

Baca Juga: Bolehkah Ibu Hamil Minum Teh Herbal?

Tapi, beberapa praktisi kesehatan herbal justru menyarankan ibu hamil minum teh herbal dengan kandungan tertentu karena dipercaya baik untuk kesehatan ibu dan janin. Tetapi, Food and Drugs Administration (FDA) juga tidak menyarankan konsumsi teh herbal secara berkala untuk ibu hamil. Ini karena herbal dalam bentuk teh lebih pekat ketimbang herbal dalam makanan. Moms perlu berkonsultasi dengan dokter jika ingin minum teh herbal ini.

Karena itu juga, meminum teh dengan kandungan herbal tertentu dalam jumlah banyak bisa membahayakan meskipun mengonsumsinya dalam bentuk makanan sama sekali tidak membahayakan. Sebaiknya, hindari konsumsi teh herbal jenis pencahar yang biasa digunakan untuk mengatasi sembelit, teh akar licorice, teh pennyroyal, teh daun dandelion, dan teh chamomile.

Itu dia Moms, penjelasan mengenai bolehkah ibu hamil minum teh. Pastinya, Moms turut berkonsultasi dengan dokter kandungan dan menanyakan lebih lanjut jika ingin mengonsumsi beberapa jenis teh.

Artikel Terkait