NEWBORN
17 Februari 2020

5 Cara Mengatasi Ruam Popok Bayi yang Ampuh

Batasi penggunaan tisu basah untuk mengurangi risiko ruam popok
Artikel ditulis oleh Amelia
Disunting oleh Intan Aprilia

Ruam popok merupakan ruam kulit yang umum terjadi, tetapi bisa menjadi tidak nyaman pada bayi. Karena itu, Moms perlu tahu cara mengatasi ruam popok bayi yang bisa dilakukan.

Ruam kulit tumbuh subur di lingkungan yang hangat dan lembap. Ruam popok bayi dapat disebabkan oleh beberapa gejala berikut ini:

  • Iritasi oleh tinja dan urin
  • Makanan atau penggunaan produk baru
  • Kulit sensitif
  • Popok yang terlalu ketat

Beberapa bayi sangat rentan mengalami ruam popok. Karenanya, ketahui cara mengobati ruam popok untuk mencegah gejalanya memburuk dan membantu mengatasi ruam popok pada bayi.

Baca Juga: Sebabkan Gatal dan Perih, Ikuti 5 Tips Menghindari Ruam Popok Pada Kulit Bayi

Cara Mengatasi Ruam Popok Bayi

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi ruam popok bayi. Baca lebih lanjut untuk mengetahui langkah yang bisa Moms lakukan berikut ini, ya.

1. Sering Mengganti Popok

Darah di Popok Bayi Perempuan Benarkah Karena Menstruasi 4.jpg

Minimalkan kontak bokong bayi dengan urin dan kotoran, hal ini rentan menyebabkan ruam popok pada bayi.

Ganti popok yang kotor setiap 2-3 jam, dan lakukan lebih sering jika Si Kecil mengalami ruam, terutama setelah ia baru bangun dari tidur.

"Ganti selalu popok bayi yang basah atau kotor sesegera mungkin. Itu strategi terbaik untuk mencegah ruam popok," kata dokter anak James Mandelik, MD, mengutip Cleveland Clinic.

2. Batasi Penggunaan Tisu Basah

Sering Pakai Tisu Basah Ini 7 Hal Yang Harus Moms Tahu -5.jpg

Bahkan tisu yang dibuat untuk kulit sensitif juga dapat menyebabkan reaksi alergi dan ruam. Kurangi penggunaan tisu basah sebagai cara mengatasi ruam popok bayi.

"Jika Anda menggunakan tisu, pastikan tidak beraroma dan bebas alkohol. Jika ruam tidak hilang, hentikan penggunaan tisu dan cobalah air atau lap basah," jelas Ellen Schumann, MD, dokter anak di Weston, mengutip WebMD.

Jika ruam terlihat merah, banyak, dan tersebar di mana-mana, ganti penggunaan tisu basah dengan waslap, atau coba ganti merek tisu basah dengan sedikit kandungan bahan kimia.

Baca Juga: Sering Pakai Tisu Basah? Ini 6 Hal Yang Harus Moms Tahu

3. Menggunakan Krim Diaper

Krim Ruam Popok

Krim diaper dengan kandungan seng atau petroleum jelly yang dapat membantu menjaga kulit bayi tetap lembut dan terlindungi dari kotoran dan kencing.

"Cari produk yang mengandung seng oksida atau petroleum jelly untuk digunakan dan diaplikasikan saat mengganti popok," terang Dr. Mandelik.

Berhenti menggunakan bedak juga meminimalisir risiko Si Kecil untuk menghirupnya yang bisa berbahaya bagi kesehatannya.

Dalam jurnal Association of Women's Health, Obstetric and Neonatal Nurses, disebutkan bahwa bedak bayi atau tepung jagung tidak dianjurkan untuk digunakan di area popok, karena zat bisa meningkatkan pertumbuhan bakteri yang dapat memperburuk dermatitis popok.

4. Ketahui Tanda Ruam Popok Bayi

siapa yang lebih rentan ruam popok

Ruam yang disebabkan oleh ragi dan infeksi bakteri memerlukan resep dokter untuk pengobatannya. Namun, terlebih dahulu cari penyebab umum dari ruam popok pada anak.

"Pertama-tama cari penyebab ruam popok yang paling umum, sebelum mencari penyebab-penyebab lainnya," jelasnya.

Perhatikan tanda-tanda seperti benjolan merah kecil, lepuh, bercak kasar, atau abses dengan nanah. Jika Si Kecil memiliki ini, atau ruam tidak membaik dalam beberapa hari, hubungi dokter.

Baca Juga: 4 Cara Cepat Mengilangkan Bekas Ruam Popok

5. Tidak Berlebihan Membersihkan

perbedaan dalam mencegah ruam popok

Meskipun penting menjaga kulit bayi bersih dan terjaga, tetapi jangan berlebihan pula dalam membersihkannya, karena Moms dapat menghilangkan bakteri sehat yang menjaga Si Kecil jauh dari risiko ruam popok.

Jika memungkinkan, gunakan waslap dan air hangat sebagai pengganti tisu untuk membersihkan pantat bayi dan mengatasi ruam popok.

"Bila ruam tidak hilang setelah beberapa hari melakukan pembersihan dan salep secara teratur, ada baiknya memanggil dokter anak," kata Adnan Mir, MD, dokter kulit anak di Children's Health di Dallas.

Si Kecil mungkin memerlukan obat untuk mengobati peradangan atau infeksi.

Bila masih memerlukan informasi tambahan seputar bayi, Moms bisa bergabung dengan WhatsApp Group Orami Moms Community.

Di WhatsApp Group Orami Moms Community, Moms bisa berkonsultasi dengan para ahli, seperti psikolog, dokter kandungan, dokter anak, konselor laktasi, konselor pernikahan, dan lain sebagainya.

orami wag

Moms juga bisa saling bertukar cerita dengan ibu-ibu lainnya, lho! Jadi Moms akan mendapatkan banyak teman, sekaligus informasi baru.

Moms bisa langsung add WhatsApp di nomor 0811-8852-250 atau klik link ini untuk informasi lebih lanjut.

Yuk gabung WhatsApp Group Orami Moms Community untuk mendapatkan berbagai keuntungan!

Artikel Terkait