NEWBORN
1 Agustus 2019

Ketahui Tanda-tanda Bayi Kekurangan ASI

Bayi yang mengalami kekurangan ASI akan menunjukkan beberapa gejala tertentu
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Intan Aprilia

Moms, apakah saat ini sedang menjalani masa menyusui? Tentunya momen ini tak bisa dilewatkan, ya! Setiap ibu pasti merasakan betapa menakjubkannya proses ini untuk dijalani.

Perlu dipahami bahwa memberikan ASI adalah sebuah kewajiban, terutama ketika bayi berusia 0-6 bulan. ASI memiliki sejuta manfaat, tidak hanya untuk bayi namun juga kesehatan Moms pasca melahirkan.

Bayi yang mendapatkan cukup ASI akan mengalami kenaikan berat badan secara optimal dan perkembangannya berjalan dengan baik.

Sistem kekebalan tubuh bayi juga terbentuk lebih sempurna, terhindar dari berbagai infeksi penyakit, dan membuat hubungannya dengan ibu berjalan lebih intim.

Sedangkan untuk Moms, ASI dapat berguna sebagai pemulihan pasca operasi, sebagai alat kontrasepsi alami, dan mengurangi risiko terkena beberapa penyakit seperti kanker ovarium serta kanker payudara.

Jadi, jangan heran kalau ASI harus menjadi makanan pokok dan wajib dikonsumsi bayi karena mudah dicerna dan diserap. Terpenting adalah pastikan ASI selalu berada pada suhu yang tepat.

Salah satu hal yang menjadi kekhawatiran utama ibu saat menyusui adalah apakah Si Kecil mendapatkan cukup ASI. Oleh sebab itu, ada beberapa tanda yang harus Moms ketahui bila bayi kekurangan ASI.

Baca Juga: Menyusui saat Hamil, Wajib Konsumsi 4 Nutrisi Makanan Agar ASI Lancar Ini!

Tanda Bayi Kekurangan ASI

Ketahui Ciri-ciri Bayi Kekurangan ASI-3.jpg

Setiap dari ibu pasti mempunyai kekhawatiran tidak bisa menghasilkan produksi ASI secara maksimal, atau ASI tidak keluar saat Si Kecil membutuhkan. Sebaiknya Moms pahami, untuk menjaga agar produksi ASI cukup maka harus melakukan Inisiasi Menyusu Dini (IMD).

IMD dilakukan untuk meningkatkan keberhasilan ASI eksklusif dan meningkatkan kesempatan bayi memperoleh kolostrum. Kolostrum adalah tetes ASI pertama Moms yang kaya nutrisi dan membantu mencegah penyakit.

Namun, Moms sebaiknya ketahui tanda-tanda bahwa bayi kekurangan ASI. Hal ini diungkapkan oleh dr. Sarah Audia Hasna, konselor laktasi saat berbincang-bincang pada Kulwap Orami Community, Kamis (15/5) lalu.

“Tanda-tanda bayi kekurangan ASI adalah ia merasa kehausan terus, buang air kecil berkurang, anak rentan terkena sakit atau diare. Selain itu, bayi juga menjadi mudah rewel, susah menyusu, dan berat badannya tidak bertambah secara signifikan,” ungkap dr. Sarah, yang saat ini aktif praktik di Eka Hospital BSD.

Baca Juga: 6 Tips Menyusui untuk Ibu dengan Puting Datar

Bahaya Bayi Kekurangan ASI

Ketahui Ciri-ciri Bayi Kekurangan ASI-2.jpg

Sebaiknya, jangan sepelekan kondisi bayi kekurangan ASI ini karena dapat membahayakan kondisi kesehatannya. Bayi berisiko alami kekurangan gizi yang bisa berdampak pada stunting jika tidak mendapatkan asupan ASI secara maksimal. Selain itu, bayi mudah rewel dan menangis di malam hari ketika ia mendapatkan kurang ASI.

Cara agar produksi ASI Moms tetap terpenuhi, pastikan mendapatkan asupan nutrisi yang maksimal dan kalau memungkinkan juga mengonsumsi suplemen peningkat ASI.

“Untuk itu, perhatikan asupan nutrisi yang Moms konsumsi agar terjaga dengan baik. Moms bisa makan besar 3 kali dengan zat gizi yang lengkap dan bukan hanya mengenyangkan saja. Moms dianjurkan untuk makan makanan dengan komposisi tinggi karbohidrat, protein hewani dan nabati dengan sedikit lemak, ditambahkan juga dengan sayur dan buah,” ujar dr. Sarah.

Baca Juga: 5 Masalah yang Akan Terjadi Bila Menggunakan Dot untuk Bayi Menyusui

Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan konselor laktasi tentang cara menjaga agar produksi ASI tetap stabil. Ingat, ASI penting untuk kesehatan dan masa depan anak, jadi pastikan bayi mendapatkan ASI yang cukup mulai dari sekarang, ya!

(DG)

Artikel Terkait