NEWBORN
18 Agustus 2019

Cara Mudah Melihat Tanda Bayi Sudah Kenyang

Bayi yang sudah kenyang akan menunjukkan tanda-tanda tertentu. Apa saja? Ini ulasan selengkapnya, ya!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dina Vionetta
Disunting oleh Dina Vionetta

Selama kurang lebih mengandung selama 9 bulan, kelahiran sang buah hati ke dunia tentunya menjadi kebahagiaan yang tidak dapat terukir dengan kata-kata.

Untuk itu, segala yang terbaik ingin diberikan kepada Si Kecil agar ia selalu sehat dan dapat berkembang dengan baik.

Salah satunya dengan memberikan ASI. ASI menjadi komponen utama dalam pemenuhan gizi dan pembentukan sistem kekebalan tubuh anak.

Pasalnya, tubuh bayi yang baru lahir belum mempunyai sistem kekebalan tubuh yang baik sehingga mudah terkena alergi atau tertular infeksi penyakit.

Tahukah, Moms, bahwa menyusui bahkan menjadi suatu bentuk ibadah dan membantu bayi berhasil menyusu juga menjadi kegiatan ibadah.

Jadi, proses menyusui itu sangat penting, ya, Moms!

Moms pasti menginginkan bayi mendapatkan ASI yang cukup dan merasa kenyang setiap menyusu.

Namun, mungkin Moms merasa bingung melihat waktu yang tepat saat Si Kecil sudah cukup ASI.

Sebenarnya ada cara termudah untuk mengetahui bayi sudah merasa kenyang dan mendapatkan cukup ASI.

Baca Juga: Bisakah Memberi ASI Eksklusif Meskipun Ibu Menyusui Menderita Mastitis?

“Cara termudah untuk tahu bayi mendapatkan cukup ASI adalah ia mengalami kenaikan berat badan per bulan yang baik dan sesuai. Bayi juga buang air kecil minimal 6 kali dan ganti popok,” ujar dr. Aini, konselor laktasi saat berbincang-bincang melalui Kulwap Orami Community, Selasa (23/4) lalu.

Selain itu, cara melihat bayi sudah merasa kenyang adalah ia tidak rewel di malam hari dan tidak mudah terserang penyakit.

Perhatikan juga tanda-tanda lainnya kalau Si Kecil sudah cukup ASI, yaitu sebagai berikut:

  • Saat menyusu, bayi punya irama menyusu tersendiri;
  • Hisapan bayi saat menyusu akan terasa nyaman bagi Moms;
  • Payudara melunak sehabis dihisap bayi;
  • Bayi akan melepaskan payudara sendiri setelah kenyang;
  • Bayi akan buang air kecil sesuai dengan hari usianya;
  • Buang air besar pada bayi akan berubah warna;

Berat badan bayi dapat turun di 7 hari awal, namun pada usia bayi 14 hari, berat badan bayi diharapkan sudah naik.

Jika bayi kelebihan ASI, maka ia dapat mengalami gumoh.

Gumoh ini normal terjadi saat bayi berusia 1 tahun saat ukuran lambungnya masih kecil sehingga tidak mampu menampung semua ASI saat menyusu.

Namun, gumoh yang terjadi terlalu sering dapat mengindikasikan kondisi tertentu seperti pelekatan bayi pada payudara yang kurang tepat atau posisi bayi yang salah saat menyusui.

Terlepas dari itu semua, penting untuk mengetahui tanda-tanda bayi sudah kenyang, sudah cukup ASI dan tidak merasa kepenuhan.

Baca Juga: Menyusui Bisa Menurunkan Risiko Penyakit Jantung? Yuk, Simak Penjelasannya!

Apa Saja yang Terdapat dalam Kandungan ASI?

Cara Mudah Melihat Tanda Bayi Sudah Kenyang 02.jpg

Foto: motherandbaby.com

Melihat pentingnya ASI bagi Si Kecil, sebenarnya apa saja sih kandungan yang terdapat dalam ASI?

ASI mengandung air, laktosa, lemak, protein, asam amino esensial, mineral, vitamin, dan juga hormon.

Segala jenis kandungan yang terdapat dalam ASI membuat komponen ini penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak.

Tak hanya untuk Si Kecil, ASI juga bermanfaat bagi Moms, terutama dalam pemulihan pasca persalinan, lho!

“Menyusui membuat Moms lebih cepat pulih seusai melahirkan. Selain itu, memberikan ASI pada anak mencegah Moms dari berbagai infeksi penyakit seperti anemia, kanker ovarium, dan kanker payudara. Menyusui juga meningkatkan keintiman hubungan antara ibu dan anak,” ujar dr. Aini yang saat ini aktif praktik di RSIA Permata Bekasi dan RSIA Kemang Medical Care ini.

Jadi, sudah paham kan Moms betapa pentingnya proses menyusui ini? Asal, perhatikan selalu tanda bayi sudah kenyang sehingga bisa menyusui dengan porsi yang pas, ya.

Baca Juga: Bolehkah Menyusui Ketika Sedang Hamil Anak Kedua?

Mari berikan yang terbaik untuk masa depan sang buah hati, dimulai dengan memberikan ASI yang cukup padanya!

(DG)

Artikel Terkait