Catat, Ini Cara Aman Berhubungan Intim Setelah Operasi Besar

Takut melakukan seks pasca operasi? Ketahui hal penting ini!
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Dina Vionetta

Pertanyaan tentang kapan bisa berhubungan intim setelah operasi adalah pertanyaan umum.

Namun banyak orang yang malu untuk bertanya kepada dokter bedah.

Sayangnya, jawabannya tidak semua bisa langsung karena itu tergantung pada kesehatan Moms secara keseluruhan.

“Keadaan ini bergantung pada proses penyembuhan pasca bedah Anda dan jenis operasi yang Anda alami,” tambah Dr. John Lim, dokter bedah di Clinton Township.

Pedoman Umum Berhubungan Intim Setelah Operasi

Catat, Ini Cara Aman Berhubungan Intim Setelah Operasi Besar 01.jpg

Ketika Moms menjadwalkan operasi, dokter akan memberi tahu apakah operasi dapat dilakukan sebagai pasien rawat jalan, seperti di pusat bedah atau sebagai pasien rawat inap di ruang operasi rumah sakit.

Biasanya, operasi rawat jalan cenderung membutuhkan waktu penyembuhan yang lebih sedikit, sehingga mungkin aman untuk melakukan hubungan seks dalam beberapa hari atau seminggu.

Di sisi lain, operasi rawat inap cenderung lebih luas daripada operasi rawat jalan, jadi jika ingin melakukan aktivitas seksual mungkin berarti Moms perlu menunggu selama beberapa minggu.

Selain lokasi operasi, jenis operasi akan mempengaruhi waktu ketika Moms dapat melakukan kegiatan seksual lagi.

Baca Juga: Sering Dialami, Atasi 3 Keluhan Seks Suami Istri Ini Agar Makin Harmonis

Misalnya, seorang wanita yang mengalami pelebaran dan kuretase untuk keguguran mungkin perlu menunggu beberapa minggu sebelum berhubungan seks sedangkan eksisi kecil kanker kulit memungkinkan Moms untuk melakukan hubungan intim dalam satu atau dua hari.

Operasi yang mempengaruhi organ reproduksi, seperti perbaikan hernia inguinalis, histerektomi, operasi prostat, atau operasi apa pun yang secara langsung melibatkan penis atau vagina mungkin memerlukan waktu penyembuhan tambahan sebelum melakukan hubungan seks.

Bahkan jika Moms diperbolehkan untuk berhubungan seks, pastikan untuk menggunakan rasa sakit sebagai panduan.

Dengan kata lain, Moms mungkin merasa seperti telah pulih dari operasi, tetapi merasakan sakit ketika Moms mencoba untuk melakukan hubungan intim.

Bisa jadi ini adalah cara tubuh Moms untuk mengatakan bahwa tubuh tidak siap dan perlu lebih pulih sebelum berhubungan seks.

Namun, dalam beberapa kasus, rasa sakit dapat dihindari dengan beberapa perubahan kecil.

Sebagai contoh, seorang pasien yang telah menjalani operasi payudara mungkin sangat sensitif terhadap stimulus pada bagian tersebut.

Maka jika saat melakukan seks berada dalam posisi di atas, tentu posisi itu dapat menyebabkan terlalu banyak gerakan dan rasa sakit.

Bisa jadi Moms dan pasangan bisa mencari posisi alternatif yang bebas rasa sakit.

Baca Juga: Bisakah Hamil Saat Melakukan Seks di Luar Masa Subur? Ini Penjelasannya!

Posisi Nyaman Berhubungan Intim Setelah Operasi

Catat, Ini Cara Aman Berhubungan Intim Setelah Operasi Besar 02.jpg

Jika Moms yang menjalani operasi perut, Moms mungkin ingin mencoba posisi yang tidak menekan perut.

Jika Moms menjalani operasi kolorektal, Moms harus menunggu sebelum melanjutkan seks dari belakang hingga dokter bedah mengatakan itu aman.

Jika Moms mengalami operasi di bagian pinggul, tekanan untuk berada di posisi bawah dalam posisi misionaris bisa menyakitkan.

Secara umum, mulailah secara perlahan, pikirkan ke depan untuk mencoba meminimalkan rasa sakit atau ketidaknyamanan, dan nikmati diri sendiri.

Jika Moms mengalami rasa sakit, hentikan dan ubah posisi atau coba sesuatu yang berbeda.

Apakah Moms pernah mengalami kondisi nyeri ini?

Baca Juga: Pantaskah Membicarakan Aktivitas Seks Pasutri pada Sahabat? Pahami Batasannya!

Apa yang Moms lakukan agar sukses berhubungan intim setelah operasi?

(GSA)

Artikel Terkait