NEWBORN
6 Oktober 2020

3+ Tips Memilih Pelembap untuk Mengatasi Kulit Kering pada Bayi, Catat!

Ketahui juga ciri dan penyebab kulit kering pada bayi
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Kulit kering adalah salah satu permasalahan kulit pada bayi yang umum dialami. Karenanya, ketahui apa saja ciri-ciri kulit kering pada bayi.

Mengutip DermNet New Zealand, kulit kering (xeroderma) disebabkan oleh hilangnya kelembapan kulit, yang menyebabkan retak dan terkelupasnya epidermis, lapisan kulit paling atas.

Raising Children Network menjelaskan bahwa gejala kulit kering yaitu kulit terlihat seperti bercak bersisik, kasar, tidak terlalu gatal atau merah. Kondisi ini kebanyakan muncul di wajah, lengan, dan kaki.

Lantas, seperti apa ciri-ciri kulit kering pada bayi? Apa penyebab kulit kering? Bagaimana mengatasi kulit kering pada bayi? Berikut ulasannya.

Baca Juga: 6 Cara Mudah Mengatasi Kulit Kering yang Harus Dicoba

Cetaphil Baby Daily Lotion 400ml MKTG

Rp199.900
Cetaphil Baby Daily Lotion 400ml MKTG

Ciri-ciri Kulit Kering pada Bayi

ciri-ciri kulit kering pada bayi-1.jpg

Foto: medicalnewstoday.com

Menurut Kids Health, ada beberapa ciri-ciri kulit kering bayi. Berikut ini penjelasannya.

1. Kulit Mengalami Kekeringan

Di usia bayi yang masih kecil, kulit bayi masih belum memiliki zat penghalang kulit yang sempurna. Dampaknya, kondisi ini menjadi salah satu tanda kulit kering pada bayi.

Menurut jurnal Advances in Wound Care, permukaan kulit bayi saat lahir lebih kasar dan kering dibandingkan dengan usia anak yang lebih besar. Selama 30 hari pertama kehidupannya, kulit yang semakin halus berkorelasi dengan peningkatan hidrasi kulit.

Karena itu, Moms bisa membantu memberikan kelembapan dengan penggunaan pelembap yang aman untuk Si Kecil.

2. Kulit Mengelupas

Sama seperti kulit kering, kulit mengelupas juga merupakan ciri kulit kering yang umum terjadi.

Menurut jurnal Maedica, deskuamasi neonatal atau pengelupasan kulit, adalah masalah kulit umum pada bayi baru lahir yang biasanya terjadi pada tangan, kaki, dan pergelangan kaki.

Sehingga, Moms tidak perlu terburu-buru merasa khawatir bila kulit Si Kecil mengelupas.

Baca Juga: 4 Bahan Skincare yang Dapat Memicu Alergi pada Bayi

3. Iritasi atau Ruam

Merawat kulit bayi perlu dilakukan dengan lebih hati-hati, terutama bila Si Kecil memiliki kondisi kulit kering.

Dikutip dari British Journal of Midwifery, kulit bayi kering karena lebih sensitif daripada orang dewasa.

Ini mungkin karena kulit Si Kecil menyesuaikan diri dengan lingkungan di luar rahim, atau bereaksi terhadap alergen dalam produk atau pakaian.

Oleh karena itu, kulit bayi lebih sensitif dan rentan mengalami alergi atau iritasi, contohnya ruam.

4. Kulit Tampak Retak

Kulit retak (cracking) umum dialami oleh bayi dengan kondisi kulit kering.

Mengutip Seattle Children's Hospital, kulit retak umumnya ditemukan di sekitar kaki (telapak kaki), tangan atau bibir.

Tetapi, kulit retak juga bisa disebabkan oleh beberapa penyebab, seperti pemakaian jenis sabun, iklim, faktor genetik, juga penyakit tertentu seperti eksim.

Baca Juga: Bagaimana Cara Merawat Kulit Bayi yang Mengelupas?

JOHNSON'S Bedtime Lotion 100ml

4% Rp16.400
Rp15.600
JOHNSON'S Bedtime Lotion 100ml

Penyebab Kulit Kering pada Bayi

ciri-ciri kulit kering pada bayi-4.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Sebelum mengatasi Kulit kering pada bayi bisa disebabkan oleh ragam penyebab. Karens itu, Moms harus mencari tahu apa yang menyebabkan kulit Si Kecil jadi kering agar bisa diketahui langkah pengobatannya.

1. Cradle Cap

Menurut jurnal Paediatrics & Child Health, munculnya penyakit cradle cap karena terjadi penumpukan kulit yang keras pada kulit kepala bayi. Selain itu, kepala Si Kecil Mungkin memiliki lokasi yang kemerahan.

Tetapi jangan khawatir, karena cradle cap akan hilang dengan sendirinya dan tidak perlu dirawat. Moms bisa mencuci rambut dengan sampo bayi dengan formula lembut dan menyisir sisiknya.

Penting dicatat, hindari melakukan keramas pada rambut bayi terlalu sering, karena hal ini akan menyebabkan kulit kepala kering pada bayi.

2. Suhu Sekitar

Dingin dan panas ekstrem dapat menurunkan kelembapan, hal ini berdampak pada kulit Si Kecil yang menjadi kehilangan kelembapan dan mengering dengan cepat.

Jika Moms menggunakan pendingin ruangan atau AC ketika suhu udara di luar sedang panas, maka udara di rumah akan secara bertahap kehilangan kelembapannya dan terjadi kulit kering pada bayi.

Baca Juga: Hindari 5 Bahan Skincare yang Berbahaya untuk Kulit Bayi

3. Memakai Skincare dengan Bahan Keras

Mengutip Raising Children, terlalu sering mandi dan menggunakan sabun dapat menyebabkan kulit kering pada bayi, atau bahkan memperburuk kondisi kulitnya jika Si Kecil sudah punya kulit kering.

Hal ini terjadi karena penggunaan sabun yang dapat menghilangkan minyak alami pada kulit dan membuat kulit Si Kecil lebih sulit untuk lembap. Jadi, pastikan produk untuk bayi punya formula yang lembut, ya.

4. Eksim

Kulit kering pada bayi juga dapat disebabkan oleh penyakit eksim. Eksim pada bayi juga disebut sebagai dermatitis, yang merupakan kondisi kulit alergi, dengan ciri-cirinya adalah ruam gatal di pipi dan dahi.

Ruam kulit kering adalah gejala utama eksim, di mana bagian kulit yang memiliki eksim menjadi gatal parah, terdapat bercak merah, dan kulit yang tampak retak.

5. Mandi Terlalu Lama

Memandikan bayi terlalu lama dapat menghilangkan minyak kulit pelindung alami yang dikeluarkan oleh kelenjar sebaceous. Dampaknya, hal ini akan membuat kulit bayi menjadi kering.

Baca Juga: Penyebab dan Cara Atasi Cradle Cap Pada Bayi

Mustela Hydra Bebe Body Lotion 300ml

13% Rp249.500
Rp216.700
Mustela Hydra Bebe Body Lotion 300ml

Memilih Pelembap untuk Mengatasi Kulit Kering pada Bayi

memilih pelembap untuk kulit kering bayi-1.jpg

Foto: thebump.com

Katherine McMakin-Scoleri, Ahli Kesehatan & Kebugaran, menjelaskan tips untuk memilih pelembap untuk kulit kering bayi. Ia menyarankan untuk berhati-hati bila hendak menggunakan pelembap dari bahan alami.

"Anda harus ekstra hati-hati bahkan dengan bahan-bahan alami, terutama jika bayi Anda memiliki kondisi kulit eksim atau alergi terhadap kacang atau bahan lainnya," terangnya, mengutip TheTot.

Berikut ini beberapa tips memilih pelembap untuk mengatasi kulit kering pada bayi.

1. Hindari Pelembap dengan Kandungan Air

Cara memilih pelembap untuk mengatasi kulit kering pada bayi yang pertama adalah hindari pelembap dengan kandungan air. Salah satu tips dalam mencari pelembap untuk kulit kering, Moms sebaiknya tidak membeli pelembap yang mengandung "air" sebagai salah satu kandungan bahan skincare bayi.

Menurut Katherine, produk-produk ini cenderung membutuhkan bahan-bahan yang mungkin berisiko untuk kulit Si Kecil.

"Produk-produk ini cenderung membutuhkan bahan pengawet, penstabil kimia, atau pengisi," terang Katherine.

2. Pilih Pelembap dengan Kandungan Butter dan Minyak

Cara memilih pelembap untuk mengatasi kulit kering pada bayi selanjutnya adalah pilih pelembap dengan kandungan butter dan minyak. Katherine menyarankan untuk mencari bahan-bahan melembapkan, seperti shea butter atau minyak untuk melembapkan kulit kering bayi, agar membantu meringankan kulit gatal pada Si Kecil.

Studi dari jurnal The Lancet menyebutkan, penggunaan minyak biji bunga matahari dapat memperbaiki efek penghalang kulit, dengan 41 persen penurunan risiko infeksi nosokomial (infeksi yang didapat di rumah sakit yang disebabkan organisme resisten terhadap antibiotik).

Baca Juga: Perbedaan Jerawat dan Eksim pada Bayi

3. Pilih Bahan yang Sesedikit Mungkin

Cara memilih pelembap untuk mengatasi kulit kering pada bayi selanjutnya adalah pilih bahan yang sesedikit mungkin. Jika dalam satu produk pelembap memiliki daftar bahan yang sangat banyak, mungkin yang terbaik adalah untuk tidak membelinya, kecuali Moms benar-benar mengerti masing-masing bahaya dari bahan tersebut.

"Butter atau lotion tubuh yang efektif melembapkan tidak perlu terlalu banyak bahan untuk membuatnya aman dan efektif digunakan," terang Katherine.

Moms bisa melakukan perbandingan terhadap bahan kandungan dari satu produk dengan produk lain.

4. Pilih Produk Tanpa Aroma

Cara memilih pelembap untuk mengatasi kulit kering pada bayi selanjutnya adalah pilih produk tanpa aroma. Kandungan parfum dalam produk bayi dapat berisiko untuk kulit Si Kecil. Karena itu, pelembap untuk bayi disarankan produk yang tanpa parfum untuk mencegah kulitnya semakin kering.

"Cari produk yang tidak beraroma untuk menghindari masalah alergi atau eksim. Jika Anda lebih suka aroma ringan, pilih produk beraroma alami dengan minyak esensial, daripada komponen kimia," saran Katherine.

The Royal Children's Hospital Melbourne menjelaskan, Moms bisa mengoleskan pelembap yang tebal dan tidak mengandung wewangian ke seluruh tubuh, segera setelah Si Kecil mandi untuk mencegah kulitnya menjadi kering.

Bayi biasanya tidak butuh menggunakan lotion atau krim tubuh karena kulit mereka sangat lembut dan kenyal. Tapi tidak ada salahnya memilih pelembap untuk kulit bayi yang kering.

Jika ragu, Moms bisa berkonsultasi ke dokter untuk meminta saran terkait pelembap yang tepat bagi Si Kecil.

Itu dia Moms, penjelasan tentang kulit kering pada bayi. Jika Si Kecil kerap memiliki masalah pada kulitnya, sebaiknya konsultasikan ke dokter untuk pengobatan dan perawatan yang cocok, ya.

Artikel Terkait