BAYI
12 Mei 2020

3 Fakta Gigi Berlubang pada Bayi, Waspada!

Segera cek apakah bayi Moms memiliki gigi berlubang?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Fia Afifah R
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Setiap orang memiliki gigi susu saat kecil. Namun karena bersifat sementara biasanya kondisinya tidak terlalu diperhatikan.

Hal ini jelas salah. Jika gigi susu tidak dirawat dengan baik dan mendapatkan kerusakan langsung yang serius, ini akan berdampak negatif pada perkembangan gigi dan mulut di kemudian hari.

Kerusakan gigi adalah serangan asam pada email gigi yang dapat menyebabkan gigi berlubang. Gigi berlubang pada bayi harus dirawat dengan tambalan, yang akan membantu mencegah lubang memburuk atau membesar.

Terkait dengan hal ini, American Academy of Pediatrics (AAP) merekomendasikan untuk membawa bayi ke dokter gigi sejak gigi pertama muncul.

Selain itu, semua anak-anak di usia balita harus mendapatkan pemeriksaan gigi awal menyeluruh dan perawatan gigi reguler jika memungkinkan.

Menurut Dr. Peter Domoto, ketua Departemen Kedokteran Gigi Anak di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Washington, gigi berlubang pada bayi erat kaitannya dengan infeksi.

"Gigi berlubang adalah akibat dari infeksi bakteri. Infeksi ini menyebabkan demineralisasi gigi yang dapat menyebabkan gigi berlubang karena email tidak didukung dan rusak. Infeksinya menyebar dan dapat menyebabkan rasa sakit yang hebat pada anak-anak,” jelasnya.

Baca Juga: 5 Fakta Tentang Kesehatan Gigi Bayi yang Harus Moms Tahu

Fakta Gigi Berlubang pada Bayi

Nah, penting bagi Moms untuk tahu apa saja fakta tentang gigi berlubang pada bayi. Dengan begitu, Moms jadi lebih waspada. Yuk simak ulasannya di bawah ini.

1. Risiko Gigi Berlubang pada Bayi

3 Hal Tentang Gigi Berlubang pada Bayi yang Harus Diwaspadai -1.jpg

Foto: Babycenter.com

Menurut Peter, gigi yang sehat akan mendukung perkembangan bayi.

“Gigi bayi yang sehat mendukung bayi dan balita makan, pengembangan bicara dan membangun lingkungan yang sehat untuk gigi permanen yang akan muncul di kemudian hari. Gigi bayi yang sehat juga merupakan fondasi yang baik untuk gigi permanen,” tambahnya.

Gigi berlubang pada bayi harus mendapatkan perhatian lebih, karena:

  • Berdampak pada nutrisi, karena dapat menghalangi bayi mendapatkan makanan sehat,
  • Menyebabkan overbites. Menggigit adalah masalah penyelarasan yang membutuhkan alat oral untuk memperbaikinya,
  • Bisa membuat gigi tetap tumbuh tidak lurus dan tidak sehat,
  • Menghambat pengucapan yang benar, dan secara negatif memengaruhi harga diri,
  • Menyebabkan sakit gigi yang parah, yang akan terus memburuk jika tanpa perawatan,
  • Menyebabkan infeksi yang mempengaruhi gigi di sekitarnya, dan menyebabkan lebih banyak gigi berlubang.

Baca Juga: 5 Mitos tentang Bayi Tumbuh Gigi, Tidak Perlu Dipercaya!

2. Gejala Umum Gigi Berlubang pada Bayi

3 Hal Tentang Gigi Berlubang pada Bayi yang Harus Diwaspadai -2.jpg

Foto: Todaysparent.com

Sangat mudah untuk menemukan gejala kerusakan gigi dan gigi berlubang, tetapi hanya dokter gigi yang dapat mendiagnosis dan merawat gigi berlubang dengan baik. Gejala umum gigi berlubang pada bayi yang harus Moms ketahui seperti:

  • Bayi terlihat nyeri pada gigi saat mengunyah atau menyikat gigi,
  • Si Kecil terlihat nyeri di bawah garis gusi,
  • Peningkatan sensitivitas terhadap suhu ekstrem, seperti minuman panas atau dingin,
  • Lubang yang terlihat, perubahan warna, atau bintik-bintik gelap pada gigi,
  • Bau mulut yang tidak berkurang dengan menyikat gigi secara konsisten,

3. Cara Mencegah Gigi berlubang pada Bayi

3 Hal Tentang Gigi Berlubang pada Bayi yang Harus Diwaspadai -3.jpg

Foto: Hawksprairiekidsdentist.com

Tidak ada kata terlambat untuk mencegah gigi berlubang pada bayi. Meski sudah membiasakan menyikat gigi 3 kali sehari, kadang Moms masih saja mendapati tanda-tada gigi berlubang pada bayi.

Cek kembali cara menyikat gigi Si Kecil. Ini berarti menyikat dua kali sehari selama dua menit sekaligus dan membersihkan gigi sekali sehari.

Moms juga dapat mengambil langkah-langkah pemilihan makanan yang tepat dan mudah untuk mencegah gigi berlubang. Cobalah untuk tidak memberikan makanan dan minuman manis pada Si Kecil dan menggantinya dengan air atau buah yang mengandung banyak air seperti semangka.

“Periksa gigi secara teratur untuk mengetahui adanya bercak putih atau cokelat berkapur yang bisa menjadi awal dari pembusukan. Bawa juga anak ke dokter gigi setiap kali terjadi masalah gigi. Kunjungan pertama seorang anak ke dokter gigi harus dilakukan pada ulang tahun pertama atau enam bulan setelah gigi pertama muncul,” tandasnya.

Baca Juga: Hanya Mitos! 4 Hal Tentang Gigi Bayi Ini Ternyata Salah

Mencegah gigi berlubang pada bayi akan lebih baik daripada mengobati. Ajak anak merawat giginya sejak dini yuk Moms.

Artikel Terkait