PROGRAM HAMIL
21 September 2020

7 Hal yang Penting Moms Ketahui Tentang Tuba Falopi

Bisa terserang tuberkulosis seperti paru-paru
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Reksita
Disunting oleh Dina Vionetta

Tuba falopi menjadi bagian dari saluran reproduksi wanita yang tentunya paling sering Moms dengar ketika berencana hamil atau menjalani promil.

Tidak terkecuali dengan berbagai masalah yang mungkin berkaitan dengan sistem reproduksi wanita yang satu ini.

Fakta Mengenai Tuba Falopi

Namun, sudahkah Moms mengetahui berbagai fakta tuba falopi yang ada di bawah ini?

1. Terletak Di Rongga Perut Wanita

5 Hal Yang Penting Moms Ketahui Tentang Tuba Falopi 1

Foto: womenshealthbrasil.com.br

Mengutip Britannica, tuba falopi atau yang disebut juga sebagai oviduk adalah sepasang saluran sempit yang terletak di rongga perut wanita. Masing-masing tuba falopi memiliki panjang 10-13 centimeter (4-5 inci) dan diameter 0,5-1,2 centimeter (0,2-0,6 inci).

Jika digambarkan, tuba falopi ini berbentuk seperti tanduk yang terhubung dengan rahim.

2. Tidak Hanya Sebagai Tempat Bertemunya Sperma dan Sel Telur

5 Hal Yang Penting Moms Ketahui Tentang Tuba Falopi 2

Foto: shutterstock.com

Sebagaimana diketahui, tuba falopi berfungsi ‘mengantarkan’ sperma untuk bertemu sel telur. Namun, lebih dari itu, fungsi utama tuba falopi sebenarnya adalah membantu mentransfer sel telur dari ovarium ke rahim. Termasuk juga sebagai tempat terjadinya pembuahan dan mengirimkan kembali sel telur yang telah dibuahi ke dalam rahim.

Menurut Teach Me Anatomy, fungsi penting tuba falopi ini didukung oleh:

  • Mukosa bagian dalam yang dilapisi dengan sel epitel kolumnar bersilia dan sel sekretorik (sel non silia), yang berfungsi untuk membawa sel telur ke arah rahim dan memberinya nutrisi.
  • Kontraksi lembut lapisan otot untuk membantu membawa sel telur dan sperma.

Baca Juga: Hamil dengan Satu Tuba Falopi, Mungkinkah?

3. Memiliki Serangkaian Struktur Anatomi

5 Hal Yang Penting Moms Ketahui Tentang Tuba Falopi 3

Foto: teachmeanatomy.info

Fakta tuba falopi selanjutnya adalah mengenai struktur anamotinya. Di mana ternyata tuba falopi memiliki empat bagian atau struktur anatomi, yaitu:

  • Fimbriae - proyeksi bersilitas seperti jari yang berfungsi menangkap sel telur dari permukaan ovarium.
  • Infundibulum - lubang berbentuk corong yang terletak di dekat ovarium sebagai tempat melekatnya fimbriae.
  • Ampula - bagian terluas dari tuba falopi sekaligus tempat terjadinya pembuahan.
  • Isthmus - bagian sempit dari tuba falopi yang menghubungan ampula dengan rongga rahim.

4. Masalah Tuba Falopi Tidak Hanya Penyumbatan

5 Hal Yang Penting Moms Ketahui Tentang Tuba Falopi 4

Foto: reuniterx.com

Salah satu masalah yang paling umum terjadi pada tuba falopi adalah penyumbatan, yang dapat disebabkan oleh fibroid rahim, endometriosis, infeksi menular seksual, dan penyakit radang panggul.

Namun, sebagaimana dikutip dari sebuah studi dalam jurnal RadioGraphics, ternyata ada beberapa masalah lain yang dapat terjadi pada tuba falopi dan memiliki kemungkinan untuk menghambat terjadinya kehamilan seperti TB (tuberkulosis) tuba falopi, actinomycosis tuba, torsi tuba falopi, dan tumor pada tuba falopi.

Baca Juga: Ini 4 Penyebab Tuba Falopi Tersumbat Sehingga Bikin Susah Hamil

5. Prosedur Menangani Tuba Falopi Tersumbat

Rekanalisasi Tuba Falopi

Foto: Orami Photo Stocks

Rekanalisasi tuba fallopi (FTR) adalah prosedur non-bedah untuk mengatasi penyumbatan tuba falopi. Berikut ini adalah prosedurnya:

  1. Spekulum ditempatkan ke dalam vagina, lalu tabung plastik kecil (kateter) dimasukkan melalui serviks ke dalam rahim.
  2. Zat kontras cair (kadang disebut pewarna, meski tidak ada noda) disuntikkan melalui kateter.
  3. Rongga rahim dimonitor menggunakan kamera sinar-X hingga mendapatkan histero-salpingogram atau HSG. Secara harfiah, itu berarti "gambaran-rahim-dan-tuba-fallopi".

Lalu, ditentukan apakah ada penyumbatan dan terletak di salah satu atau kedua saluran tuba.

Kateter yang lebih kecil kemudian dimasukkan melalui kateter pertama dan kemudian ke tuba falopi untuk membersihkan penyumbatan.

90% kemungkinan, kita dapat membuka kembali setidaknya satu tuba falopi yang tersumbat dan mengembalikan fungsi normalnya.

6. Pengangkatan Tuba Falopi

Pengangkatan Tuba Falopi

Foto: Orami Photo Stocks

Pengangkatan tuba falopi adalah prosedur operasi yang melibatkan pengangkatan salah satu atau kedua tuba falopi. Dalam dunia medis, operasi ini disebut salpingektomi.

Operasi pengangkatan tuba falopi dianjurkan untuk wanita dengan kondisi medis:

  • Kanker

Jenis kanker yang membutuhkan salpingektomi bisa meliputi kanker tuba falopi, kanker ovarium, dan kanker pada organ reproduksi wanita lainnya.

Selain tuba falopi, dokter juga mungkin mengangkat rahim, ovarium, serviks, dan kelenjar getah bening di sekitar organ reproduksi untuk mencegah penyebaran kanker.

  • Kehamilan ektopik

Kehamilan ektopik merupakan kondisi di mana sel telur yang telah dibuahi tumbuh di luar rahim, biasanya di tuba falopi.

  • Endometriosis

Endometriosis terjadi ketika ada jaringan dinding rahim yang tumbuh di luar rahim.

  • Penyumbatan tuba falopi

Tuba falopi bisa tersumbat oleh cairan. Kondisi ini dapat menyebabkan gangguan kesuburan (infertilitas), sehingga penderita sulit untuk hamil.

Pengangkatan tuba falopi mungkin saja dianjurkan sebagai cara mengatasi gangguan kesuburan tersebut.

Baca Juga: Ini 4 Penyebab Tuba Falopi Tersumbat Sehingga Bikin Susah Hamil

7. Wanita Masih Bisa Hamil Meskipun Hanya Memiliki Satu Tuba Falopi

5 Hal Yang Penting Moms Ketahui Tentang Tuba Falopi 5

Foto: freepik.com

Melalui MayoClinic, Yvonne Butler Tobah, M.D., seorang OB-GYN berbasis di Rochester, menjelaskan bahwa wanita yang hanya memiliki satu tuba falopi akibat operasi penyakit radang panggul, tumor, atau kehamilan ektopik di masa lalu masih memiliki kesempatan untuk bisa hamil.

Lebih lanjut, Dr. Butler Tobah menambahkan bahwa hal tersebut dapat terjadi apabila:

  • Masih memiliki setidaknya satu ovarium yang berfungsi.
  • Memiliki siklus menstruasi bulanan (ovulasi).
  • Saluran tuba yang tersisa dalam kondisi sehat.

Nah, itulah beberapa fakta tuba falopi yang mungkin belum Moms ketahui. Kunjungi dokter untuk mengetahui kondisi tuba falopi Moms sebelum menjalani program hamil.

Baca Juga: Rekanalisasi Tuba Falopi Agar Bisa Hamil Lagi, Bagaimana Prosedurnya?

Artikel Terkait