KESEHATAN
26 Desember 2019

Mengenal Gastritis, Radang Lambung yang Bikin Perut Tidak Nyaman

Mengubah gaya hidup menjadi salah satu pengobatannya
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Gastritis merupakan sebuah penyakit karena terjadinya peradangan pada mukosa lambung. Kondisi kesehatan ini dapat menjadi kronis.

Menurut Scandinavian Journal of Gastroenterology, gastritis kronis masih menjadi salah satu infeksi serius paling umum terjadi sebagai konsekuensi terhadap penyakit seperti tukak lambung atau kanker lambung.

Ketahui lebih lanjut tentang penyakit gastritis, penyebab, gejala, penanganan, dan apa dampak yang terjadi jika penyakit ini tidak ditangani dengan baik.

Penyebab Penyakit Gastritis

penyakit gastritis-1.jpg

Foto: medicalnewstoday.com

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Gastroenterologi Hepatologi, RS Pondok Indah - Pondok Indah, dr. Hasan Maulahela, Sp. PD-KGEH, menyebutkan tentang beberapa penyebab penyakit gastritis.

"Gastritis dapat disebabkan paparan asam lambung tinggi dalam waktu lama, infeksi kuman Helicobacter pylori, konsumsi alkohol, atau obat-obatan yang berlebihan," jelasnya.

Infeksi H.pylori di masa kanak-kanak adalah penyebab utama dari kondisi penyakit gastritis kronis.

Baca Juga: Bagaimana Mengatasi Asam Lambung Naik Saat Hamil?

Gejala Penyakit Gastritis

penyakit gastritis-2.jpg

Foto: paguponku.com

Ada beberapa gejala penyakit gastritis yang dapat terjadi. Lebih lanjut, dr. Hasan mengatakan, gejala-gejala gastritis meliputi perut terasa nyeri, kembung, sering sendawa, nafsu makan menurun, mual dan muntah.

Dalam jurnal Institute for Quality and Efficiency in Health Care (IQWiG), beberapa gejala ini mungkin juga merupakan tanda-tanda penyakit lain seperti GERD, gangguan lambung atau usus, atau kutu perut (gastroenteritis).

Orang dengan gastritis kronis seringkali hanya memiliki gejala ringan, atau tidak ada sama sekali. Tetapi mereka mungkin memiliki gejala seperti yang berhubungan dengan gastritis akut.

Baca Juga: Hindari 5 Jenis Makanan Ini Saat Gejala Asam Lambung Menyerang

Pengobatan Penyakit Gastritis

penyakit gastritis-4.jpg

Foto: medimetry.com

Dokter Hasan menyebutkan bahwa penanganan dari penyakit gastritis adalah dengan menurunkan kadar asam lambung dengan obat-obatan. Bila ditemukan kuman, dokter akan memberikan antibiotik, menghindari penyebab, dan mengubah pola makan.

Tetapi, jika perubahan gaya hidup ini tidak cukup untuk meringankan gejala, perlu dipertimbangkan untuk melakukan pengobatan. Tergantung pada jenis dan tingkat keparahan gejala, obat-obatan berikut dapat digunakan:

  • Inhibitor pompa proton (PPI) seperti omeprazole atau pantoprazole untuk mengurangi produksi asam lambung.
  • H2 blocker seperti ranitidine dan famotidine juga mengurangi produksi asam.
  • Antasida seperti aluminium hidroksida atau magnesium hidroksida menetralkan asam yang sudah ada dalam perut.

Baca Juga: 4 Penyakit Ini Ternyata Muncul karena Gangguan Asam Lambung

Dampak Penyakit Gastritis Tidak Ditangani dengan Baik

penyakit gastritis-3.jpeg

Foto: trmbaby.com

Menurut dr. Hasan, ada beberapa dampak yang akan terjadi jika penyakit gastritis tidak ditangani dengan baik.

"Apabila tidak ditangani dengan baik, mukosa lambung dapat terjadi erosi atau perlukaan pada lambung yang lama kelamaan dapat berujung menjadi keganasan," terangnya.

Lebih lanjut, ia juga mengungkapkan siapa saja yang rentan mengalami penyakit gastritis:

  • Orang yang mengonsumsi obat-obatan nyeri dalam jangka waktu lama
  • Orang yang mengonsumsi alkohol
  • Usia lanjut
  • Orang dengan pola makan tidak teratur
  • Orang yang banyak mengonsumsi makanan iritatif (pedas, atau terlalu berbumbu)

Nah, itulah beberapa hal yang perlu Moms ketahui tentang penyakit gastritis. Jika Moms punya riwayat gastritis, selalu lakukan upaya pencegahan ya sebelum penyakit tersebut jadi semakin parah.

Artikel Terkait