BAYI
16 Januari 2020

Ini 4 Penyakit Kulit yang Sering Menyerang Bayi, Hati-Hati

Sebab kulitnya sangat berbeda dengan orang dewasa
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Ryo

Berikut beberapa penyakit kulit yang bisa menyerang bayi! Karena anatomi kulitnya sangat berbeda dengan orang dewasa, bayi rentan terkena gangguan kulit.

“Kulit merupakan organ yang bertindak sebagai benteng pertahanan terhadap beragam elemen yang mengancam tubuh mulai dari sinar matahari hinga bakteri," terang Bernard Cohen, M.D, direktur ilmu kesehatan kulit anak dari Johns Hopkins Children's Center.

Moms, bayi memiliki struktur kulit yang lebih tipis. Ikatan antarselnya lebih lemah dan lebih halus.

"Pada tahun pertama, seorang bayi akan sangat rentan terhadap gangguan karena lapisan kulit mereka belum sempurna. Pasalnya dibutuhkan waktu hingga satu tahun bagi epidermis kulit untuk berkembang dengan cepat dan berfungsi secara efektif,” lanjutnya.

Dikutip dari jurnal Maedica, kulit bayi juga memiliki pigmen yang lebih sedikit, dan tidak mampu mengatur temperatur seperti halnya anak-anak dengan usia lebih tua atau orang dewasa.

Peradangan pada kulit atau warna kemerahan merupakan salah satu gejala dari reaksi alergi pada tubuh si kecil. Berikut ini adalah beberapa jenis penyakit kulit yang umum dijumpai pada bayi

Baca Juga: Mengenal Penyakit Scabies, Keadaan Kulit Akibat Tungau yang Bisa Terjadi Pada Bayi:

Penyakit Kulit pada Bayi

1. Intertrigo

67f29b4b-d81a-40a4-94b7-cc134be7a1f4-fotolia_165051727_subscription_monthly_m.jpg

Foto: romper.com

Peradangan pada lipatan tubuh. Biasanya terlihat di paha bagian dalam, ketiak, dan bagian bawah payudara atau perut.

“Lipatan tersebut membuat kulit tampak merah, gatal dan menyebabkan rasa sakit bila terjadi gesekan. Umumnya sering terjadi pada bayi yang gemuk,” kata Dr Cohen.

Penyebab: Bisa terjadi karena lembab berlebihan pada lipatan bayi, yang tidak pernah mendapatkan udara.

Yang harus dilakukan: Cuci bagian dalam lipatan kulit si kecil dengan air dan oleskan krim penghalang zinc-oxide atau petroleum jelly untuk melindungi kulit bayi.

Baca Juga: Mengenal Dermatomiositis, Penyakit Yang Sebabkan Radang Pada Kulit dan Otot

2. Biang Keringat

Biang-Keringat-Hero.jpg

Lebih dikenal dengan sebutan miliaria. Sering terlihat pada leher, wajah, punggung, atau bokong bayi. Secara klinis miliari terlihat dengan adanya kulit kemerahan disertai rasa gatal sehingga bayi rewel, dengan gelembung-gelembung kecil berair.

Penyebab: Udara panas, cuaca lembab, pakaian yang ketat dan aktivitas bayi yang tinggi dapat memicu ruam biang keringat.

Yang harus dilakukan: Sedapat mungkin hindari bayi Anda dari suhu yang terlalu panas dan berikan pakaian yang longgar. Dengan begitu, ruam akan terlihat lebih baik dalam waktu sekitar 30 menit.

3. Eksim

Yuk, Ketahui Cara Tepat Merawat Kulit Bayi dengan Dermatitis Atopik.jpg

Dapat muncul di manapun pada tubuh bayi mulai dari usia 3 sampai 4 bulan, Meskipun sangat jarang ditemukan di daerah bekas pemakaian popok.

Eksim atau sering disebut eksema, atau dermatitis adalah peradangan hebat yang menyebabkan pembentukan lepuh atau gelembung kecil (vesikel) pada kulit hingga akhirnya pecah dan mengeluarkan cairan. Kondisi yang lebih parah, penyakit ini juga dapat menyebabkan kulit berubah menjadi merah, mengeluarkan nanah, dan kerak.

Penyebab: Apa pun bisa menjadi pemicu bayi rentan terhadap eksim (dengan predisposisi genetik atau riwayat alergi dalam keluarga). Setiap bayi mempunyai pencetus eksim yang berbeda-beda.

Ada orang yang setelah memegang sabun atau deterjen akan merasakan gatal yang luar biasa, ada pula yang disebabkan oleh bahan atau alat rumah tangga yang lain.

Yang harus dilakukan: Tujuan utama dari pengobatan adalah menghilangkan rasa gatal untuk mencegah terjadinya infeksi. Ketika kulit terasa sangat kering dan gatal, lotion dan krim pelembab sangat dianjurkan untuk membuat kulit menjadi lebih lembab

4. Seborrhea

136651134_4x3.jpg

Foto: babycentre.com

Peradangan pada kulit bagian atas, yang menyebabkan timbulnya sisik pada kulit kepala, wajah, kadang pada bagian tubuh lainnya seperti belakang telinga, leher, pipi, dan dada.

“Penyakit ini yang paling sering terlihat pada bayi di bawah usia 6 bulan. Pada kulit kepala, seborrhea tampak seperti ketombe, sisik kuning atau berkerak,” terang Dr Cohen.

Penyebab : belum diketahui.

Yang harus dilakukan: Lakukan pengobatan tradisional dengan menggosokan minyak zaitun atau baby oil pada kulit kepala bayi, kemudian sikat dengan lembut.

Baca Juga: Dari yang Mudah Disembuhkan hingga Mengancam Jiwa, Ketahui Jenis-jenis Penyakit Kulit

Nah, Moms. Itulah penyakit kulit yang mudah menyerang kulit bayi Moms. Namun, jangan takut. Ikuti saja solusi-solusi dari Orami untuk mengatasinya, ya.

Artikel Terkait