PARENTING
21 November 2019

Ingin Mengenalkan Seks pada Si Kecil dan Rasa Malunya. Begini Caranya!

Jangan mandi bareng dan ganti baju di depan anak, Moms
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Pendidikan seks memang perlu diperkenalkan sejak dini kepada anak. Namun, seberapa dini? Ternyata, sejak anak masih balita, Moms. Tentu saja harus sesuai dengan umur dan tingkat pengetahuannya.

Bagaimanapun juga, masih banyak orang tua yang kagok memberikan edukasi tentang mengenalkan seks pada Si Kecil. Namun, subjek ini tetap tidak boleh dihindari.

Baca Juga: Tepatkah Pemberian Pendidikan Seks Untuk Anak?

Berikut cara mengenalkan seks pada Si Kecil dan rasa malu untuk balita:

Mengenalkan Seks pada Si Kecil: Gunakan Sebutan “Penis” dan “Vagina” untuk Kelamin

mengenalkan seks pada Si Kecil

Foto: motherly-img.rbl.ms

Seiring anak belajar berjalan dan berbicara, mereka juga mulai mengeksplor tubuh.

Menurut Kids Health, saat mereka menanyakan tentang kelamin mereka atau Moms, jangan tertawa atau merasa malu. Jawab menggunakan istilah yang tepat, yakni penis atau vagina, bukan “burung” atau “kacang”, terutama jika Si Kecil sudah berusia tiga tahun.

Ingat, Moms, penis dan vagina adalah kata ilmiah, bukan kata kotor. Selain itu, menggunakan istilah seperti burung dan kacang akan membuat anak bingung karena ambigu dengan burung dan kacang aslinya.

Baca Juga: Ketika Anak Bertanya Tentang Seks

Mengenalkan Seks pada Si Kecil: Terapkan Aturan dan Ajari Rasa Malu

mengenalkan seks pada Si Kecil

Foto: bathingbunnies.com

Salah satu cara untuk mengenalkan seks pada Si Kecil adalah Moms bisa membiasakan anak untuk menjaga area pribadinya dengan cara-cara berikut, menurut informasi yang dilansir oleh Mayo Clinic:

  • Hentikan kebiasaan anak mandi bareng orang tua, sebaiknya sejak anak berumur dua tahun. Sebab, di usia ini anak mulai lancar berbicara dan lebih banyak bergaul.
  • Malu jika telanjang atau memakai pakaian minim. Menurut dr. Boyke dalam bukunya yang berjudul “Adik Bayi Datang Dari Mana?”, anak perlu diajarkan selalu mengenakan pakaian yang sopan walau berada di rumah. Jangan biasakan anak keluar rumah hanya memakai singlet dan celana dalam. Sehabis memandikan anak, jangan biarkan ia keluar kamar mandi tanpa memakai handuk. Biasanya, anak usia 4-5 tahun mulai merasa ingin menyembunyikan area pribadinya.

Baca Juga: Kapan Umur yang Tepat Membicarakan Pendidikan Seks dengan Anak?

  • Beri contoh rasa malu dengan tidak telanjang atau hanya mengenakan pakaian dalam di depan anak. Kunci toilet atau kamar tidur saat buang air, mandi, atau mengganti baju. Moms juga perlu berhati-hati saat bercinta dengan suami, jangan sampai kepergok anak.
  • Ajari anak membersihkan kemaluannya sendiri, sebaiknya sebelum anak berusia lima tahun. Sebab, di umur tersebut, organ reproduksi anak mulai berkembang dan ia dapat merasakan cebokan sebagai rangsangan seksual.
  • Pisahkan kamar tidur anak dengan orang tua. Bisa dimulai sejak anak umur tujuh tahun, atau lebih awal jika anak sudah berani.

Merasa tidak nyaman saat mengenalkan seks pada Si Kecil? Moms perlu terus maju. Sebab, dengan demikian, Moms siap membuka diskusi yang jujur dan terbuka soal seks bersama anak di tahun-tahun yang akan datang.

Artikel Terkait