NEWBORN
6 Agustus 2020

Ini Cara dan Obat Alami untuk Mengatasi Biang Keringat pada Bayi

Hilangkan bintik merah dan gatal pada kulit bayi dengan langkah sederhana ini
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Biang keringat yang sering dialami bayi bukanlah kondisi kulit yang mengkhawatirkan, namun tetap harus cepat ditangani. Dengan tindakan dan perawatan kulit bayi yang tepat, biang keringat akan hilang 2-3 hari dari awal munculnya bintik merah di permukaan kulit.

Pada dasarnya, biang keringat memang disebabkan suhu ruangan yang panas, namun ada beberapa hal yang bisa memperparah kondisi tersebut. Suhu panas ditambah bahan pakaian tak nyaman dan penggunaan produk perawatan kulit bayi yang tidak aman dapat menjadi pemicu lainnya.

Durasi tidur bayi yang panjang serta memiliki alergi terhadap obat tertentu juga dapat memperparah gangguan kesehatan kulit ini.

Meskipun anak-anak yang sudah lebih besar dan orang dewasa bisa mengalami biang keringat juga (atau dikenal sebagai miliaria), Michele Ramien, profesor klinis di Alberta Children's Hospital di Calgary, mengatakan biang keringat ini paling umum terjadi pada bayi yang baru lahir karena kelenjar keringat mereka belum sepenuhnya matang.

Tak hanya itu, bayi lebih mungkin mengalami biang keringat karena beberapa alasan, seperti:

  • Bayi memiliki kendali yang kurang atas lingkungannya dan tidak bisa melepas pakaian atau menjauh dari sumber panas.
  • Tubuh bayi kurang bisa dalam mengatur suhu.
  • Bayi cenderung memiliki lebih banyak lipatan kulit, yang dapat memerangkap suhu panas dan keringat.

Mengutip jurnal American Academy of Family Physicians (AAFP), biang keringat pada bayi juga bisa terjadi karena ketidakmatangan pada struktur kulit.

Biang keringat pada bayi ini dikenal juga dengan nama miliria. Ada beberapa jenis miliaria yang umum dan dapat dibedakan secara klinis, yaitu miliaria crystallina dan miliaria rubra.

  • Miliaria crystallina, disebabkan oleh penutupan saluran ekrin dengan ukuran 1-2 mm. Paling sering ada di kepala, leher, dan badan. Biang keringat jenis ini bisa bertahan selama berjam-jam hingga berhari-hari.
  • Miliaria rubra, juga dikenal sebagai ruam panas yang disebabkan oleh tingkat obstruksi kelenjar keringat yang lebih dalam. Biasanya, terjadi pada bagian kulit yang tertutup.
  • Miliaria profunda adalah jenis baing keringat yang paling parah, tetapi jarang terjadi pada bayi. Ketika keringat di dermis bocor ke dalam dermis, itu dapat menyebabkan pembilasan dan pembakaran yang intens. Bayi dengan miliaria profunda juga dapat mengalami tanda-tanda kelelahan panas. Ruam juga dapat mengalami infeksi

Baik miliaria crystallina dan miliaria rubra, merupakan biang keringat pada bayi yang jinak. Kedua jenis miliria ini bisa dicegah dengan menghindari overheating, tidak pakai pakaian berlebih, mandi air dingin, dan gunakan pendingin udara.

Selain itu, jika Moms sudah mengetahui jenis dan penyebab biang keringat pada bayi, kondisi ini bisa diatasi dengan berbagai cara alami berikut ini.

Cara Alami Mengatasi Biang Keringat

Mengatasi biang keringat pada bayi, Moms dapat mengambil tindakan yang tepat dalam menanganinya. Coba cara mengatasi biang keringat pada bayi berikut ini yuk, Moms.

1. Jaga Tubuh agar Tetap Sejuk

Biang keringat pada bayi

Foto: Orami Photo Stock

Pertama yang harus Moms lakukan untuk mengatasi biang keringa pada bayi adalah menjaga kondisi bayi agar tetap sejuk, baik melalui suhu ruangan maupun kondisi kulitnya.

Untuk menciptakan suhu ruangan yang sejuk, Moms bisa membuat lubang ventilasi udara atau mengatur suhu pendingin di kamar buah hati. Moms juga perlu membuat kulit bayi selalu segar dengan cara sering membasuh tubuh dan mengeringkannya dengan sempurna.

Hal ini merupakan bentuk perawatan kulit bayi paling sederhana yang bisa dilakukan sewaktu-waktu.

2. Jangan Sering Menggendong Bayi

menggendong bayi bisa sebabkan biang keringat

Foto: Orami Photo Stock

Meski terdengar agak aneh, namun tidak terlalu sering menggendong bayi bisa membantu. Moms tidak usah menggendong Si Kecil jika benar-benar tidak diperlukan.

Kita bisa membayangkan, di tempat tidur saja bayi bisa berkeringat, apalagi jika didekap dalam gendongan terlalu lama.

Jika Moms perlu menggendong bayi untuk menyusui atau karena ia sedang rewel, bisa gunakan bantuan kipas angin atau pendingin ruangan. Moms juga bisa memilih ruangan dengan udara bebas untuk mencegah bayi kegerahan.

3. Pakaikan Bayi Pakaian yang Nyaman

baju nyaman untuk cegah biang keringa

Foto: Orami Photo Stock

Gunakan pakaian bayi yang tepat dan nyaman. Pakaian yang terbuat dari bahan nilon, sintetis, dan polister sangat mudah menyebabkan kulit bayi berkeringat, yang pada akhirnya membuat gerah dan menimbulkan biang keringat.

Lebih baik gunakan pakaian bayi yang terbuat dari kain katun yang memungkinkan sirkulasi udara berjalan dengan lancar. Terlebih kain jenis ini lebih mudah menyerap keringat sehingga kulit bayi cepat kering kembali. Popok bayipun perlu sering diganti jika bayi Moms rentan terhadap keringat. 

4. Menggunakan Obat Khusus

Biang keringat pada bayi

Foto: Orami Photo Stock

Menyembuhkan bintik-bintik merah akibat biang keringat dengan cara yang tepat. Ada beberapa obat yang diformulasikan khusus untuk mengatasi biang keringat pada bayi berupa salep, krim, atau bedak biang keringat untuk bayi.

Namun sebelum mengoleskannya pada bayi, sebaiknya Moms berkonsultasi dulu dengan dokter anak, agar tidak menimbulkan alergi dan iritasi kulit.

5. Mandi Air Hangat

air hangat untuk biang keringat bayi

Foto: Orami Photo Stock

Mandikan bayi Moms dengan air hangat. Jangan terlalu panas, namun harus "sejuk" dan tetap nyaman untuk anak Moms. Dokter merekomendasikan untuk tidak menggunakan sabun dan hanya menggunakan air untuk menghindari menghalangi pori-pori tersumbat lebih jauh.

6. Jangan Menggunakan Losion

losion untuk biang keringat bayi

Foto: Orami Photo Stock

Meskipun mungkin tergoda untuk mengoleskan lotion yang menenangkan ke kulit bayi yang sedang diserang biang keringat, yang terbaik adalah menahan keinginan Moms tersebut.

Kompres kulit anak dengan air dingin dapat membantu meredakan gatal yang disebabkan oleh biang keringat, tetapi sebaiknya Moms memeriksakan diri ke dokter sebelum mengoleskan krim dan lotion ke area yang terkena biang keringat.

7. Lidah Buaya

lidah buaya untuk biang keringat bayi

Foto: Orami Photo Stock

Menggunakan lidah buaya untuk mengurangi rasa gatal yang timbul dari bintik merah tersebut juga bisa membantu anak.

Rasa dingin yang ditimbulkan dari lidah buaya bisa membantu meredakan rasa panas dan gatal pada kulit bayi. Sehingga kulit lebih tenang dan tanda kemerahan mereda.

8. Es Batu

mengobati biang keringat dengan es batu

Foto: Orami Photo Stock

Jika Moms memiliki stok es batu di rumah, bisa digunakan juga lho. Caranya dibungkus dengan kain tipis juga merupakan obat alami biang keringat yang bisa diberikan pada bayi.

Moms bisa menempelkannya di area yang terkena biang keringat. Jadi jangan langsung aplikasikan biang keringat ya.

9. Kulit Semangka

Biang keringat pada bayi

Foto: Orami Photo Stock

Menggosok biang keringat pada bayi dengan bagian dalam kulit semangka juga merupakan salah satu perawatan kulit bayi secara tradisional. Selain itu, buahnya juga bisa dijadikan sebagai camilan untuk anak.

10. Memberikan Asupan Vitamin C

Biang keringat pada bayi

Foto: Orami Photo Stock

Penting bagi Moms untuk secara teratur memberikan asupan vitami C untuk anak. Hal ini bisa membantu bayi terhindar dari biang keringat.

Vitamin C mengandung antioksidan yang menangkal pengaruh jahat dari luar lho.

11. Gunakan Timun

gunakan timun untuk biang keringat bayi

Foto: Orami Photo Stock

Timun tidak hanya bagus untuk kulit wajah dan jerawat. Moms juga bisa merawat kulit bayi dengan cara sederhana, yaitu menempelkan irisan mentimun atau teh chamomile ke kulit bayi yang terkena biang keringat untuk memberikan sensasi dingin dan sebagai cara menghilangkan biang keringat pada bayi.

Dengan perawatan yang tepat dan teratur, buah hati akan terbebas dari masalah biang keringat pada bayi. Bayi bisa tidur dengan tenang dan beraktivitas dengan riang. Moms pasti akan jadi lega melihatnya.

Apakah si kecil pernah terkena biang keringat? Jika iya dengan berbagai penjelasan di atas, Moms tidak akan bingung lagi mencari tahu cara tepat menanganinya. Dicoba ya Moms.

Artikel Terkait