KESEHATAN
3 Oktober 2019

Jangan Dianggap Enteng, Yuk Kenali 5 Jenis Gangguan Kepribadian

Sadar atau tidak, narsis juga termasuk salah satu gangguan kepribadian lho
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Semua orang memiliki masalahnya masing-masing, bahkan tanpa kita sadari bisa saja kita mengalami apa yang disebut dengan gangguan kepribadian.

Disadari atau tidak, kepribadian masing-masing kita dipengaruhi oleh berbagai aspek mulai dari pikiran, emosi, dan perilaku dari diri kita sendiri.

Orang dengan gangguan kepribadian sering mengalami kesulitan untuk bertanggung jawab atas perasaan dan perilaku mereka.

"Bahkan seringkali menyalahkan orang lain atas masalah mereka. Namun, mereka menderita dan sadar bahwa hidup mereka tidak berjalan dengan baik,” kata Andrew Skokol, profesor penelitian di Universitas Arizona.

Jika kita mengalami suatu gangguan kepribadian, bisa jadi ada sesuatu perilaku yang menyimpang pada diri kita yang tidak kita sadari. Nah, gangguan ini harus cepat kita sadari keberadaannya agar bisa segera diobati.

Apa saja jenis-jenis gangguan kepribadian yang ada di dalam masyarakat? Yuk kita pelajari satu per satu.

Baca Juga: Menghadapi Suami dengan Gangguan Kepribadian

1. Gangguan Kepribadian Histrionik

gangguan kepribadian, jenis gangguan kepribadian

Foto: bridgestorecovery.com

Jenis gangguan kepribadian ini membuat penderitanya sering merasa tidak memiliki harga diri dan senang menarik perhatian dan persetujuan orang lain untuk kesejahteraan mereka.

Mereka sering mendramatisir sesuatu hal atau membesar-besarkan hal kecil demi didengar dan dilihat oleh orang lain. Makanya disebut ‘histrionik’ yang dalam bahasa Latin histrionicus berarti ‘berkaitan dengan aktor’.

Hubungan mereka dengan orang lain sering tampak tidak tulus atau palsu, yang dalam jangka panjang dapat berdampak buruk pada hubungan sosial dan romantisme ke depannya.

2. Gangguan Kepribadian Narsistik

gangguan kepribadian, jenis gangguan kepribadian

Foto: today.com

Sesuai dengan kata dasarnya yaitu narsis, penderita seringkali memiliki perasaan sangat mementingkan diri sendiri, memiliki hak lebih dibanding orang lain, dan kebutuhan untuk dikagumi.

“Mereka merasa memiliki hak untuk mendapatkan pujian dan diperlakukan spesial seperti bangsawan,” ujar Dr David Holmes, psikiater di Manchester Metropolitan University.

Mereka iri pada orang lain dan berharap mereka akan sama dengannya. Tidak memiliki empati dan suka berbohong serta mengeksploitasi orang lain untuk mencapai tujuannya.

Bagi orang lain, penderita gangguan kepribadian narsistik terlihat sangat egois, dominan, tidak toleran, dan tidak peka. Jika merasa terhambat atau diejek, mereka bisa membalasnya dengan kemarahan dan balas dendam yang sifatnya merusak.

Baca Juga: Waspada! Ini 7 Tanda Suami Narsis dan Cara Menghadapinya

3. Gangguan Kepribadian Avoidant

gangguan kepribadian, jenis gangguan kepribadian

Foto: promises.com

Penderita gangguan kepribadian ini percaya bahwa mereka secara sosial tidak kompeten, tidak menarik, atau lebih rendah, dan terus-menerus takut dipermalukan, dikritik, atau ditolak.

Selain itu selalu menghindari bertemu orang lain kecuali mereka yakin disukai dalam hubungan intim mereka. Sebenarnya jenis gangguan kepribadian ini erat kaitannya dengan gangguan kecemasan, dan bisa juga dikaitkan dengan penolakan aktual oleh orang tua atau teman di masa kecil.

4. Gangguan Kepribadian Antisosial

gangguan kepribadian, jenis gangguan kepribadian

Foto: newsweek.com

Buat kamu yang antisosial, hati-hati lho sebab mungkin saja ini termasuk dalam salah satu gangguan kepribadian yang kamu alami. Biasanya gangguan kepribadian ini ditandai dengan sikap manipulatif, yang membuat penderitanya tidak segan-segan berbohong. Jadi kita akan sulit membedakan mana yang jujur dan yang tidak jujur.

Umumnya mereka yang mengalami hal ini seringkali merasa tidak membutuhkan orang lain dan jarang sekali membicarakan permasalahannya. Jangan dibiarkan ya, karena lama-kelamaan gangguan kepribadian antisosial ini akan berujung pada sosiopatik dan psikopatik lho.

Baca Juga: Anak Antisosial, Bisa Jadi Karena Pola Asuh Orang Tua

5. Gangguan Kepribadian Batas

gangguan kepribadian, jenis gangguan kepribadian

Foto: verywellmind.com

Atau biasa juga disebut dengan gangguan kepribadian yang menyebabkan penderitanya mengalami ketidakstabilan emosi. Mereka umumnya sering merasa hampa dan takut untuk ditinggalkan.

“Orang dengan gangguan kepribadian ini memiliki masalah yang signifikan dalam suatu hubungan. Di satu sisi, mereka bisa sangat manja. Di sisi lain, mereka akan mendorong orang tersebut menjauh saat merasa tidak aman dan tidak percaya,” kata Andrew Skokol.

Ada pola hubungan yang intens tetapi tidak stabil, baik itu ketidakstabilan emosional, ledakan kemarahan dan kekerasan (terutama dalam menanggapi kritik), atau perilaku impulsif. Bahkan ancaman bunuh diri dan tindakan melukai diri sendiri adalah hal biasa bagi para penderita gangguan kepribadian jenis ini.

Itu dia beberapa jenis gangguan kepribadian yang mungkin sering ditemukan di sekitar kita. Jika ada teman atau keluarga yang mengalami hal serupa, jangan ditinggalkan atau jauhi, tapi bantu mereka untuk menemukan solusi dan pengobatan yang tepat ya Moms.

Artikel Terkait