KESEHATAN
28 Juli 2019

Kenali 5 Jenis Kanker pada Anak yang Perlu Diwaspadai

Waspada ya Moms, karena tanda-tandanya sulit dikenali
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Jika anak mengalami batuk dan pilek mungkin sudah terdengar biasa. Tapi bagaimana jika penyakit yang diderita Si Kecil adalah penyakit berbahaya seperti kanker? Tentu Moms pasti akan sangat terkejut dan khawatir.

Kanker bisa menyerang siapa saja tanpa memandang usia, termasuk anak sekalipun. Meski tidak menular, kanker adalah penyakit yang sangat mematikan. Sehingga diperlukan perawatan yang cukup intensif untuk menyembuhkan penderita kanker.

Pada tahun 2018, WHO meluncurkan Inisiatif Global untuk Kanker Anak dengan mitra untuk memberikan kepemimpinan dan bantuan teknis untuk mendukung pemerintah dalam membangun dan menopang program kanker anak agar semakin baik.

Sayangnya gejala-gejala kanker seringkali tidak diketahui karena sulit untuk dikenali, termasuk pada Si Kecil. Nah, agar Moms lebih tahu apa saja jenis kanker pada anak, yuk kita simak penjelasan di bawah ini.

Baca Juga: 5 Jenis Kanker Ini Sering Menimpa Balita, Waspadai Gejalanya

1. Kanker Tulang (Osteosarcoma)

IMG_0118.jpg

Foto: Rallyfoundation.org

Jenis kanker pada anak yang pertama adalah kanker tulang. Osteosarkoma adalah tumor tulang yang terjadi terutama pada remaja dan anak muda.

Tulang kita terdiri dari dua jenis, yaitu "pipih" dan "panjang". Tulang pipih membantu melindungi otak dan organ, sedangkan tulang panjang menggerakkan kaki dan tangan.

Sebagian besar tumor ini berkembang di ujung tulang panjang yang membentuk lutut. Tempat yang paling umum selanjutnya adalah di ujung tulang lengan atas yang dekat dengan bahu. Tempat lainnya, seperti panggul, bahu, dan tengkorak.

World Health Organization (WHO) mengklasifikasikan osteosarkoma menjadi tumor sentral (meduler) dan permukaan (periferal).

2. Kanker Otak

_First-ever-drug-to-combat-‘untreatable’-brain-cancer-in-kids-could-offer-a-‘cure’.jpg

Foto: Newsgroove.co.uk

Jenis kanker pada anak yang selanjutnya adalah kanker otak. Sebanyak 15 persen kanker yang terjadi pada anak-anak adalah kanker otak. Karena otak mengendalikan pembelajaran, memori, indera (pendengaran, visual, penciuman, rasa, sentuhan), emosi, otot, organ, dan pembuluh darah, dengan gejala yang bervariasi.

Banyak jenis tumor otak yang terjadi pada anak-anak, dan nomenklaturnya bisa jadi jenis kanker pada anak yang menakutkan. Penamaan dan penggolongan tumor yang tepat sangat penting karena perawatan yang tepat tergantung pada diagnosisnya juga.

Baca Juga: 5 Hal yang Harus Dilakukan Orang Tua Ketika Anak Menderita Kanker

3. Leukemia

188130_1100.jpg

Foto: Medicalnewstoday.com

Jenis kanker pada anak yang selanjutnya adalah leukemia. Leukemia adalah kanker darah, di mana sel-sel darah putih abnormal diproduksi di sumsum tulang lebih banyak daripada darah merah.

Sel-sel abnormal inilah yang disebut sel-sel leukemia bersifat kanker. Dengan kata lain, mereka tumbuh di luar kendali.

Sel-sel leukemia tidak dapat berfungsi dengan baik. Akhirnya mereka mengeluarkan sel darah normal, termasuk sel darah putih normal, sel darah merah, dan trombosit. Seorang anak yang menderita leukemia rentan terhadap infeksi, terlihat pucat, dan mudah memar.

4. Kanker Hati

60168361_460187698075717_7271212868693125991_n.jpg

Foto: Instaphenomenons.me

Jenis kanker pada anak yang selanjutnya adalah kanker hati. Hepatoblastoma adalah kanker tumor padat pada hati.

Tumor hati ini seringkali terjadi pada anak-anak, sekitar 50 hingga 70 kasus baru didiagnosis di Amerika Serikat setiap tahunnya. Tumor ini seringnya terjadi pada anak laki-laki daripada perempuan.

Baca Juga: Orang dengan Diabetes Tipe 2 Lebih Rentan Terkena Kanker Hati, Benarkah?

5. Kanker Kelenjar Adrenal (Neuroblastoma)

download (1).jpg

Foto: Dukehealth.org

Jenis kanker pada anak yang selanjutnya adalah kanker kelenjar adrenal. Sesuai namanya, jenis kanker pada anak ini kebanyakan terjadi pada kelenjar adrenal yang berada di atas ginjal.

Meski begitu, penyebaran mungkin saja terjadi pada dada, perut, leher, tulang, dan panggul. Bentuknya seperti benjolan pada perut dan area di sekitar mata berubah kebiruan.

Neuroblastoma biasanya dimulai pada anak usia dini, sekitar dua pertiga dari kasus muncul sebelum usia 5 tahun.

Itulah beberapa contoh jenis kanker pada anak yang mungkin seringkali kita temukan.

Menurut National Cancer Institute (NCI) telah terjadi peningkatan yang signifikan dalam kasus kanker anak dalam beberapa dekade terakhir. Naik 27 persen sejak 1975 hingga 2016 pada anak-anak di bawah usia 19 tahun, menurut data yang dikumpulkan oleh NCI's Surveillance, Epidemiology, dan Hasil Akhir Program (SIER).

Makanya Moms harus terus berwaspada pada gejala-gejala yang mungkin timbul, agar bisa segera diobati ya.

Artikel Terkait