3-12 BULAN
31 Agustus 2019

Ketahui 3 Tanda Bayi Terlalu Lelah Ini, Moms

Bayi yang terlalu lelah akan memperlihatkan kebiasaan yang berbeda dari rutinitas tidurnya sehari-hari.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dina Vionetta
Disunting oleh Dina Vionetta

Salah satu cara terbaik untuk menghilangkan kelelahan adalah dengan tidur.

Namun, jika bayi lelah berlebihan maka hal tersebut akan membuat bayi tidur lebih sulit.

“Bayi dianggap terlalu lelah saat terbangun lebih lama dari yang tubuh kecilnya dapat tolerir. Ini akan mengaktifkan respon stres, termasuk pelepasan hormon seperti kortisol, yang membuat bayi sulit tidur,” ungkap Dr. Rebecca Kempton, Pediatric Sleep Specialist dan pendiri Baby Sleep Pro, seperti dikutip dari drbrownsbaby.com.

Berikut ini beberapa tanda bayi lelah berlebihan.

1. Banyak Menangis

1 Banyak Menangis.jpg

Foto: romper.com

Bayi yang menangis berulang kali ketika sedang berusaha untuk tidur, dapat menjadi tanda bayi terbangun terlalu lama dan bayi lelah.

Mungkin Moms sudah mencoba menggendongnya, memberikannya susu, dan deretan cara lain untuk menenangkannya, namun tidak berhasil dan dapat menangis semakin keras.

Semakin bayi lelah, maka bayi akan semakin sulit untuk ditenangkan dan menjadi sangat rewel.

Baca Juga: 6 Cara Jitu Mengatasi Susah Tidur Akibat Terlalu Lelah

2. Mudah Terbangun

2 Mudah Terbangun.jpg

Foto: thebump.com

Mungkin Moms berpikir bahwa bayi lelah akan membuatnya tidur lebih pulas.

Tidak juga, Moms.

Jika saat Moms mencoba menjauh perlahan dari tempat tidur Si Kecil yang sudah terlihat pulas, namun mendadak Si Kecil bangun kembali dan tidur kembali, lalu bangun kembali secara berulang, maka kemungkinan besar bayi lelah.

Cara menidurkan bayi yang berbeda dari biasanya juga dapat menjadi pertanda bayi lelah.

“Misalnya, jika bayi digendong hingga tertidur dalam pelukan Moms dan dipindahkan ke tempat tidur dan mereka biasanya akan tertidur dalam hitungan menit. Sedangkan kini (saat bayi lelah) perlu 30 menit lebih lama untuk tertidur,” ungkap konsultan Sleep Sense bersertifikat dan pemilik Tonja B’s Sleep Consulting, Tonja Bizor, seperti dikutip dari romper.com.

Ada baiknya tidurkan bayi di tempat tidur sebelum bayi benar-benar pulas tertidur.

Cara ini akan melatih bayi menenangkan diri untuk akhirnya tertidur pulas dengan sendirinya.

Baca Juga: Info Buat yang Hobi Begadang, Ini Manfaat Tidur Cukup dan Berkualitas

3. Gerakan Khas

3 Gerakan Khas.jpg

Foto: webmd.com

Selain menangis, bayi lelah hingga sulit untuk tertidur dapat ditandai dengan gerakan menarik kuping, mengucek mata, hingga rewel seperti siap bertanding tinju dengan mengepalkan kedua tangannya ke berbagai arah.

Bayi yang melengkungkan punggungnya di tempat tidur juga merupakan tanda bayi lelah dan kesulitan untuk bisa tidur.

Saat memperlihatkan tanda-tanda bayi lelah seperti di atas, ada baiknya Moms memastikan bayi tidur lebih cepat dari biasanya.

Hal ini berguna untuk mengganti waktu tidur bayi yang sempat terbuang karena bayi rewel saat bayi lelah.

Dikutip dari romper.com, The Centers for Disease Control and Prevention merekomendasikan bayi usia empat sampai 12 bulan untuk memiliki waktu tidur setidaknya 12-16 jam setiap harinya.

Waktu ini dibagi menjadi dua sesi, yaitu tidur siang dan tidur malam.

Dengan membantu bayi tidur cukup, maka perkembangan Si Kecil juga akan menjadi lebih maksimal.

Baca Juga: Bayi Tidur Pakai Bantal Bisa Menyebabkan Kematian, Kenapa?

(GS)

Artikel Terkait