PROGRAM HAMIL
22 Januari 2020

Ketahui Yuk Moms, 5 Penyebab Umum Infertilitas

Masih ada harapan bagi masalah infertilitas, dengan mengetahui penyebab dan melakukan pengobatan
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Infertilitas bisa terjadi pada wanita maupun pria, atau pada kedua pasangan sekaligus. Untuk wanita, ada beberapa kondisi dan faktor yang dapat menyebabkan sebagian besar kasus infertilitas.

Meski terdengar seperti tanpa harapan untuk dapat memiliki keturunan, namun sebagian besar penyebab kasus infertilitas dapat disembuhkan. Baik dengan mengatasi penyebab infertilitas, maupun menjalani metode inseminasi buatan.

Penyebab Umum Infertilitas

Untuk itu, ada baiknya Moms mengetahui dahulu apa penyebab dari masalah infertilitas agar dapat memberikan jalan keluar terbaik saat ingin memiliki keturunan. Berikut ini 5 penyebab umum kasus infertilitas.

1. PCOS

1 PCOS.jpg

Foto: webmd.com

Polycystic ovary syndrome (PCOS) merupakan kondisi yang disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon yang menghasilkan serangkaian kista kecil pada ovarium.

Kondisi yang dapat menyebabkan infertilitas ini biasanya mengacaukan siklus menstruasi atau bahkan wanita hanya menstruasi sekali dalam jangka waktu beberapa bulan.

Seringkali penderita PCOS tidak sadar dengan kondisi yang dihadapi dan 10% wanita di usia subur mengidap kondisi ini.

Baca Juga: Ini 5 Hal Seputar Infertilitas yang Paling Sering Ditanyakan

2. Usia

2 Usia.jpg

Foto: chartattack.com

Saat wanita mencapai usia sekitar 35 tahun, kualitas dan kuantitas telurnya akan menurun drastis, hingga berisiko mengalami infertilitas.

“Sebagai gambaran, wanita sehat berusia 25 tahun memiliki 30% kesempatan hamil dengan cara normal.

Wanita usia 38 tahun memiliki 10% kesempatan, sedangkan wanita usia 42 tahun hanya memiliki 1% kesempatan,” ungkap ahli kesuburan di Pacific Fertility Center in San Francisco, Liyun Li, M.D., seperti dikutip dari parents.com.

Baca Juga: Masalah Infertilitas Bisa Menurun ke Anak? Simak Penjelasannya

3. Kelebihan Berat Badan

3 Kelebihan Berat Badan.jpg

Foto: healingthebody.ca

Memiliki body mass index (BMI) yang terlalu tinggi atau terlalu rendah terbukti berpengaruh pada masalah infertilitas.

“Orang yang kelebihan berat badan atau obesitas berisiko dua sampai empat kali lipat lebih tinggi tidak dapat hamil.

Hal ini tergantung dari jenis obesitas dan berisiko hampir enam kali lipat mengalami keguguran,” ungkap Endokrinologi Reproduksi & Dokter Infertilitas di Conceptions Florida, Armando Hernandez-Rey, M.D., seperti dikutip dari self.com.

Kelebihan berat badan dapat menyebabkan kerusakan pada kelenjar pituitari dan memicu masalah ovulasi.

Namun kabar baiknya, 70% dari wanita dengan masalah infertilitas karena pengaruh berat badan, pada akhirnya dapat menjalani kehamilan setelah berhasil mencapai berat badan yang sehat.

Baca Juga: Tips Bersih-bersih yang Aman dari Toksin Pemicu Infertilitas

4. Tuba Fallopi Terhambat

4 Tuba Fallopi Terhambat.jpg

Foto: chartattack.com

Terhambatnya tuba fallopi biasa terjadi karena adanya luka dari beberapa masalah kesehatan lain, seperti infeksi panggul (misalnya klamidia), kehamilan ektopik sebelumnya (saat telur yang dibuahi tertanam pada tuba fallopi, bukan di rahim), atau prosedur operasi (usus buntu atau pengangkatan kista ovarium).

Beberapa wanita juga rentan mengalami fibroid atau polip dalam rahim; ini dapat menghalangi tuba fallopi atau menyebabkan infertilitas dan keguguran.

Baca Juga: 7 Mitos Seputar Infertilitas

5. Endometriosis

5 Endometriosis.jpg

Foto: wideopeneats.com

Penurunan fungsi ovarium dan tersumbatnya tuba fallopi juga dapat disebabkan oleh endometriosis, suatu kondisi di mana lapisan rahim tumbuh ke tempat lain di perut.

Endometriosis dapat menyebabkan luka dan menghasilkan zat yang dapat mengganggu pembuahan. Salah satu tanda khas endometriosis yang dapat memengaruhi infertilitas adalah periode menstruasi yang lebih menyakitkan dari biasanya.

Jika Moms mengalami infertilitas dan melihat gejala dari salah satu kondisi di atas, maka ada baiknya Moms berkonsultasi dengan Dokter untuk mendiskusikan jalan keluar terbaik bagi masalah yang dihadapi.

Saat Moms menjalani program hamil memang ada saja hal yang bikin khawatir ya? Supaya tidak tersesat dengan informasi yang salah, yuk gabung ke WhatsApp Group Orami Moms Community.

Di WhatsApp Group Orami Moms Community, Moms bisa berkonsultasi dengan para ahli, seperti psikolog, dokter kandungan, dokter anak, konselor laktasi, konselor pernikahan, dan lain sebagainya.

orami wag

Moms bisa langsung add WhatsApp di nomor 0811-8852-250 atau klik link ini untuk informasi lebih lanjut.

Yuk gabung WhatsApp Group Orami Moms Community untuk mendapatkan berbagai keuntungan!

Artikel Terkait