KESEHATAN
26 Maret 2020

Mengenal Ceramide, Kandungan Penting yang Bisa Mempercantik dan Menjaga Kelembapan Kulit

Tidak hanya vitamin D dan kolagen, kulit juga membutuhkan ceramide untuk menjaga kelembapannya.
Artikel ditulis oleh Sabrina
Disunting oleh Dina Vionetta

Kesehatan kulit tidak hanya diperoleh dari vitamin D saja, tetapi juga ceramide. Dilansir oleh womenshealthmag.com, ceramide adalah kompenen penting dari lapisan pelindung luar kulit.

"Kami biasanya menggunakan analogi batu bata dan mortar ketika merujuk pada stratum korneum, yang merupakan lapisan terluar kulit," jelas Melissa Kanchanapoomi Levin , MD, pendiri Entiere Dermatology di New York City.

"Sel-sel kulit adalah batu bata , dan lipid (atau lemak) di antaranya adalah ceramide alias mortar, yang menyatukannya.," sambungnya.

Ketika struktur stratum korneum ini utuh dan dalam kondisi optimal, maka hal ini bisa memertahankan hidrasi dan melindungi kulit.

Tetapi ketika ceramide sedang tidak dalam kondisi baik, kulit akan kehilangan air dan mengalami dehidrasi.

Pada akhirnya, kondisi ini menyebabkan kekeringan dan peradangan pada kulit, sambungnya lagi.

Berdasarkan healthline.com, ceramide terbuat dari asam lemak rantai panjang yang terhubung dengan molekul penting lainnya. Ini membantu menciptakan penghalang untuk mencegah permeabilitas kulit.

Selain mengunci kelembapan kulit, ceramide juga berfungsi sebagai pengencang kulit dan membuatnya lebih lembut.

Menurut Marguerite Germain, MD, pendiri Germain Dermatology di Charleston, SC, cara kerja ceramide dengan melindungi kulit dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas.

"Sementara ceramide penting untuk menjaga penghalang kulit dan retensi air, mereka juga berperan dalam meregenerasi sel-sel kulit baru," tambah Levin.

Menurut Levin, kadar ceramide di kulit akan menurun seiring bertambahnya usia seseorang.

"Pada usia 30-an, seseorang telah kehilangan sekitar 40 persen dari ceramide kulit dan 60 persen pada usia 40-an," tambahnya.

Tapi, usia bukan satu-satunya alasan ceramide menipis. Karena, ada beberapa kondisi lain yang juga memengaruhi penipisan ceramide, seperti udara dingin, kulit kering, serta kerusakan pada penghalang kulit akibat pengelupasan berlebih.

Baca Juga: Mengenal 5 Jenis Kulit Wajah untuk Tahu Perawatan yang Tepat

Ceramide pada Produk Skincare

ceramide.jpg

Foto: freepik

Penipisan ceramide iniah yang membuat kulit membutuhkan perawatan ekstra agar kulit tetap lembap dan kencang, yaitu dengan memilih ceramide dalam produk skincare.

Pilihan produk ceramide tergantung pada jenis kulit dan umumnya kandungan ceramide berada dalam produk pelembap.

Umumnya, krim dan pelembab digunakan sebagai langkah terakhir di malam hari atau tepat sebelum menerapkan tabir surya di pagi hari.

Dikutip dari American Academy of Dermatologist, produk ini juga bekerja dengan baik dalam menjebak kelembaban ketika diterapkan tepat setelah mandi.

Beberapa produk pembersih kulit juga mengandung ceramide.

Sebenarnya, ceramide yang berada di dalam produk disebut sebagai ceramide sintetis. Karena, ceramide ini tidak membuat banyak perbedaan dalam hal kualitas atau efektivitasnya.

Selama Moms menggunakan produk yang mengandung ceramide secara rutin, maka kulit akan tetap mendapatkan manfaatnya.

Baca Juga: 5 Pelembap di Bawah 100 Ribu untuk Mencerahkan Kulit Kusam

Makanan Penginduksi Ceramide

ceramide - makanan yang menginduksi - 1.jpg

Foto: shutterstock.com

Selain mendapatkannya dalam bentuk produk, ada juga beberapa makanan penginduksi ceramide.

"Makanan seperti susu, telur, dan kedelai tinggi sphingolipid untuk membantu menghasilkan lebih banyak ceramide," kata Levin.

Tidak hanya itu, makanan lain yang juga dapat menginduksi produksi ceramide dalam kulit adalah gandum, jagung, nasi, dan ubi jalar.

"Ada beberapa penelitian yang melihat peningkatan hidrasi kulit dengan mengonsumsi 'ceramide oral'," tambahnya.

Sedangkan Germain menyarankan untuk mengonsumsi banyak protein tanpa lemak, sayuran hijau, dan minyak baik, seperti kelapa dan minyak alpukat untuk meningkatkan kadar ceramide.

Baca Juga: 7 Makanan yang Mengandung Kolagen, Baik untuk Kulit!

Artikel Terkait