3-5 TAHUN
11 Mei 2020

4 Cara Mengobati Radang Amandel Anak dengan Bahan Alami

Cara nomor empat bisa dilakukan sambil mandi nih Moms
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dona Handayani
Disunting oleh Intan Aprilia

Siapa sih yang tidak pernah terkena radang amandel? Tapi jika Si Kecil yang terkena radang amandel, pasti rewel sekali ya Moms.

Radang amandel atau yang lebih dikenal dengan bahasa medis tonsilitis adalah peradangan (pembengkakan) dari amandel. Kondisi ini dapat disebabkan oleh infeksi bakteri dan virus.

Dilansir dari U.S. National Library of Medicine, ternyata radang amandel paling sering terjadi pada anak di atas usia dua tahun. Hampir setiap anak di Amerika Serikat menderita radang amandel alias tonsilitis setidaknya sekali dalam setahun.

Tonsilitis yang disebabkan oleh bakteri lebih sering terjadi pada anak-anak usia 5-15 tahun. Tonsilitis yang disebabkan oleh virus lebih sering terjadi pada anak yang umurnya lebih kecil.

Mengobati Radang Amandel Anak

Radang amandel anak termasuk penyakit ringan, namun sangat mengganggu. Terkadang, dapat membuat Si Kecil demam dan sulit makan.

Sebelum membawa ke dokter, Moms bisa mencoba beberapa cara berikut untuk menyembuhkan radang amandel. Semuanya bisa Moms dapatkan dengan mudah di rumah maupun apotik terdekat.

1. Berkumur dengan Air Garam

radang amandel anak

Foto: goodyfeed.com

Berkumur dengan air garam hangat dapat membantu meredakan sakit tenggorokan dan nyeri yang disebabkan oleh radang amandel pada anak. Ini juga dapat mengurangi peradangan, bahkan dapat membantu mengobati infeksi.

Aduk sekitar ½ sendok teh garam dalam 120 ml air hangat. Aduk sampai garam larut, lalu minta buah hati untuk kumur-kumur dan diamkan di dalam mulut selama beberapa detik sebelum dimuntahkan.

Namun, jika Si Kecil sulit diminta untuk berkumur air garam, berkumur dengan air hangat biasa juga tidak apa ya Moms.

2. Tablet Hisap Licorice

radang amandel anak

Foto: momjunction.com

Obat pelega tenggorokan dapat membantu menenangkan tenggorokan, tetapi tidak semua diciptakan sama.

Beberapa tablet hisap mengandung bahan-bahan dengan sifat anti-inflamasi alami, atau bahan-bahan yang dapat meredakan rasa sakit dengan sendirinya.

Obat pelega tenggorokan yang mengandung licorice memiliki manfaat anti-inflamasi yang kuat.

Kandungan tersebut dipercaya dapat mengurangi rasa tidak nyaman dan mengurangi pembengkakan di amandel serta tenggorokan.

Namun, jika Si Kecil belum dapat mengemut permen dan takut tersedak, sebagai gantinya, semprotan tenggorokan seringkali merupakan pilihan yang jauh lebih baik untuk anak-anak.

Akan lebih baik, untuk mengkonsultasikan dengan dokter anak terkait hal ini sebelum memberikannya pada Si Kecil.

Baca Juga: 7 Bahan Rumahan untuk Atasi Radang Amandel

3. Teh Hangat dengan Madu Murni

radang amandel anak

Foto: npr.org

Minuman hangat seperti teh dapat membantu mengurangi ketidaknyamanan yang dapat terjadi akibat radang amandel.

Madu murni, memiliki sifat antibakteri yang kuat, yang dipercaya dapat membantu mengobati infeksi yang menyebabkan tonsilitis.

Campurkan madu ke dalam teh, aduk hingga larut, dan berikan pada Si Kecil dalam keadaan hangat.

Selain dicampur madu, Moms juga dapat mencampurkan teh dengan jahe. Jahe dipercaya memiliki kandungan anti-inflamasi yang kuat, yang dapat membantu mengurangi peradangan dan rasa tidak nyaman.

Namun, ramuan madu atau jahe hanya dapat diberikan pada anak di atas umur 2 tahun. Di bawah itu, Moms perlu konsultasikan pada dokter.

4. Pelembap Udara

radang amandel anak

Foto: inverse.com

Terkadang penyebab sakit tenggorokan adalah karena udara kering.

Udara kering dapat mengiritasi tenggorokan, karena itu humidifier atau pelembap udara dapat membantu meredakan rasa tidak nyaman pada tenggorokan atau amandel.

Cool-mist humidifier paling menguntungkan, terutama ketika virus adalah penyebab radang amandel anak.

Gunakan pelembap udara pada saat diperlukan, terutama ketika Si Kecil sedang tidur di malam hari. Lakukan ini sampai sakit pada amandel mereda.

Jika Moms tidak memiliki pelembap udara duduk di ruangan yang dipenuhi uap dari shower juga dapat menjadi alternatif.

Baca Juga: Jangan Bingung Dulu, Begini Cara Membedakan Radang Amandel dengan Radang Tenggorokan

Bagaimana Jika Si Kecil Tak Kunjung Sembuh?

radang amandel anak

Foto: nbcnews.com

Meskipun penyakit radang amandel pada anak ini tidak menular, virus dan bakteri yang menyebabkannya bisa menular.

Selalu usahakan untuk mencuci tangan buah hati terutama sebelum makan untuk membantu mencegah penyebaran atau penularan infeksi.

Jika dengan pengobatan di rumah radang tetap tidak membaik, atau jika radang amandel sering berulang beberapa kali dalam setahun, Moms perlu mengonsultasikannya pada dokter anak. Jika memang parah, dokter biasanya akan menyarankan untuk mengangkat amandel dengan operasi.

"Ada dua alasan utama untuk mengoperasi amandel pada anak-anak," kata Dr. Ahuja, Kepala Divisi Otolaringologi Anak Spesialis di Children's Hospital of Orange County.

“Alasan utamanya adalah penyumbatan, atau kesulitan bernafas, gangguan pernapasan saat tidur atau sleep apnea. Alasan kedua adalah infeksi berulang.”

Baca Juga: Tidak Bisa Menelan? Ini 4 Minuman untuk Meredakan Sakit Tenggorokan

Dijelaskan lebih lanjut oleh Dr. Ahuja, amandel mungkin perlu dioperasi jika seorang anak mengalami radang amandel sebanyak 7 kali dalam satu tahun, atau jika terus berulang beberapa kali dalam beberapa tahun belakangan.

Perhatikan kondisi radang amandel yang dialami oleh anak bila disertai satu atau lebih gejala berikut:

  • Demam 38 atau lebih
  • Infeksi radang tenggorokan
  • Lapisan putih pada amandel
  • Muncul kelenjar getah bening besar di area sekitar leher

Konsultasikan juga pada dokter efek samping di kemudian hari jika amandel diangkat sedari kecil ya Moms.

Artikel Terkait