BAYI
23 Juni 2020

Metode Montessori untuk Bayi di Bawah 2 Tahun, Bisakah Diterapkan?

Mengajarkan anak dengan metode montessori bisa dimulai sejak kapan ya?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Indah
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Montessori merupakan metode pendidikan yang dikenalkan oleh Maria Montessori, di mana pendidikan ini menitikberatkan kepada permainan mengembangkan diri. Dr. Montessori percaya bahwa bermain adalah pekerjaan penting untuk anak usia dini.

Mungkin yang diketahui oleh Moms, metode montessori adalah metode pendidikan seperti menuang air atau memindahkan kacang, dan merasa metode ini tidak cocok untuk anak di bawah 2 tahun. Namun, jika Moms ingin menerapkan metode montessori sebagai metode pendidikan utama anak, Moms bisa menerapkan metode montessori ini sejak anak lahir, lho.

Ada 4 tahapan perkembangan anak menurut Maria Montessori, dan tahapan yang pertama adalah usia 0-6 tahun. Fase ini merupakan fase emas, seringkali disebut dengan fase absorbent mind di mana anak diibaratkan seperti spons yang menyerap apa saja yang kita ajarkan. Apa yang kita tanamkan kepada anak sejak baru lahir, maka ini lah yang akan membentuk anak kita.

Di fase ini juga anak membutuhkan keteraturan, pengasahan panca indera, stimulasi motorik halus dan kasar. Fase ini merupakan fase yang amat penting dalam perkembangan eksplorasi anak.

Anak di bawah 3,5 tahun ternyata sangat peka dengan keteraturan, untuk itu sangat perlu untuk menjaga jadwal anak setiap harinya. Misalnya waktu makan, tidur siang, tidur malam dan waktu bermain Moms bisa membuatkan jadwal yang menyenangkan untuk anak dan tentunya juga menyesuaikan dengan jadwal harian kita.

Dari keteraturan ini anak cenderung akan lebih tenang dan tahu kapan waktunya ia harus beristirahat dan kapan waktunya bermain.

Baca Juga: 6 Tips Menata Kamar Anak Dengan Metode Montessori

Filosofi Montessori

6 Tips Menata Kamar Anak Dengan Metode Montessori

Foto: Orami Photo Stock

Ketika Moms ingin menerapkan metode montessori ini, Moms juga harus tahu bahwa ada 5 area pembelajaran, yakni area praktik kehidupan sehari-hari, area sensoris, area budaya dan ilmu pengetahuanm area bahasa dan literasi, serta area matematika.

Sebelum Moms menerapkan aneka permainan montessori, Moms juga harus memahami filosofi Montessori dengan matang. Apa saja filosofi montessori seperti dirangkum dari buku Jatuh Hati pada Montessori karangan Vidya Dwina Paramita? Berikut ulasannya.

1. Anak Bukan Kertas Kosong

Anak bukanlah kertas kosong yang pasif menunggu untuk ditulisi, tapi anak mempunyai kendali dalam diri untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu.

2. Follow the Child

Follow the child adalah upaya untuk mempertajam indera kita sebagai orang dewasa untuk mengartikan setiap perilaku anak sebagai cara ia memenuhi kebutuhannya, kemudian kita manfaatkanlah hal tersebut untuk mencapai tujuan kita.

Namun membebaskan anak dengan konsep follow the child tidak serta merta membiarkan anak berperilaku sebebas-bebasnya dan merugikan orang lain, ya Moms!

3. Freedom with Limitation

Anak bebas beraktivitas namun terbatas, maksudnya? Anak bebas memilih sendiri material yang akan dieksplorasi, bebas menentukan seberapa lama ia mau memainkan itu, serta bebas ia mau bermain sendiri, mau berdiskusi dengan kawannya atau ingin melakukan bersama dengan kawannya.

Dikutip dari Montessori.org.uk, Montessori menekankan pada anak-anak yang diberi kebebasan untuk bekerja sendiri dan mengembangkan konsentrasi mereka.

4. Respect the Child

Jika kita ingin anak-anak menjadi orang yang sopan dan menghargai orang lain, maka tugas kita sebagai orang dewasa adalah juga memperlakukan anak-anak dengan sopan dan penuh penghargaan.

Memang, banyak permainan yang lebih mudah dilakukan untuk anak usia 3 tahun, tapi untuk anak usia di bawah 2 tahun Moms tetap bisa mengaplikasikannya di rumah, lho.

Karena jika Moms menganggap metode montessori bukan sebagai metode pendidikan, tapi sebagai gaya hidup, maka Moms bisa dengan mudah menerapkannya sehari-hari di rumah.

Baca Juga: Mengenal Lebih Jauh Mengenai Metode Montessori

Ide Permainan Metode Montessori

montes1

Foto: Orami Photo Stock

Jika Moms masih bingung apa saja yang bisa Moms lakukan bersama Si Kecil berdasarkan metode Montessori, Moms bisa mencoba beberapa permainan di bawah ini.

  • Mengenalkan buku sejak lahir, seperti buku kontras hitam putih untuk merangsang indera penglihatan
  • Bermain lonceng untuk merangsang indera pendengaran
  • Memberikan krayon untuk anak mencoret-coret
  • Menyortir warna
  • Menyortir bangun ruang
  • Bermain playdough atau pasir
  • Belajar menyendok kacang dan memindahkannya ke mangkuk lain
  • Belajar menuang air

Baca Juga: 6 Keuntungan Preschool Dengan Metode Montessori

Apapun jenis permainannya, selalu ingat filosofi Montessori di atas. Pada awalnya anak akan sering melakukan kesalahan, tapi dengan sering ia melakukan kesalahan anak akan belajar dari kesalahannya.

Artikel Terkait