BALITA DAN ANAK
4 Agustus 2020

Mimisan pada Anak, Ini yang Perlu Moms Ketahui!

Jangan panik dan harus tetap tenang
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Saat anak tiba-tiba mengeluarkan darah pada hidungnya, hal ini tentu akan mengejutkan para ibu. Terlepas dari mimisan yang mengeluarkan banyak darah pada hidung anak, Moms mungkin pernah bertanya-tanya bagaimana mimisan bisa terjadi.

Mungkin mimisan pada anak bisa terlihat menakutkan, namun biasanya hal ini normal terjadi pada anak-anak berusia 3 hingga 10 tahun, dan sebagian besar tidak menunjukkan adanya kondisi serius yang terjadi.

Baca Juga: 5 Cara Mengatasi Hidung Tersumbat pada Anak

Penyebab Mimisan pada Anak

mimisan pada anak

Foto: medicalnewstoday.com

"Penyebab paling umum mimisan pada anak-anak adalah iritasi yang disebabkan karena flu biasa, alergi, atau udara yang benar-benar kering," kata Barbara Frankowski, profesor pediatri di University of Vermont College of Medicine, sekaligus dokter anak di Vermont Children's Hospital di Burlington.

Iklim yang kering misalnya, akan mengiritasi dan mengeringkan membran atau selaput hidung, yang kemudian menyebabkan kerak yang gatal.

Ketika terjadi iritasi pada hidung dan terasa gatal, tentu anak akan menggaruk atau memencet hidung yang bisa membuat pembuluh darah rentan mengalami pendarahan. Hal ini merupakan penyebab kedua terbesar terjadinya mimisan pada anak.

Pilek biasa juga bisa mengiritasi lapisan hidung, dengan pendarahan beberapa kali membersihkan hidung.

Jika penyebab mimisan pada anak adalah alergi, dokter mungkin akan meresepkan obat (seperti antihistamin atau dekongestan) untuk meredakan hidung yang gatal, berair, atau tersumbat. Obat ini bisa mengeringkan selaput hidung, lalu menyebabkan mimisan.

Meski terlihat aman dan tidak menimbulkan efek samping, meniup hidung terlalu keras juga dapat menyebabkan pendarahan, tetapi kebanyakan tidak menyebabkan masalah yang serius. Tetapi jika anak memiliki cedera pada wajah yang menyebabkan hidung berdarah dan Moms tidak dapat menghentikan pendarahan setelah 10 menit, segera bawa anak ke dokter.

Baca Juga: Ketahui Penyebab Pendarahan saat Hamil Muda dan Cara Mencegahnya

Infeksi bakteri juga bisa menjadi salah satu penyebab mimisan pada anak. Infeksi ini menyebabkan daerah hidung sakit, berwarna kemerahan, dan berkerak di kulit tepat di dalam hidung dan di depan lubang hidung. Infeksi ini dapat menyebabkan mimisan juga

Dalam kasus yang jarang terjadi, mimisan pada anak bisa disebabkan oleh masalah yang berkaitan dengan pembekuan darah atau pembuluh darah abnormal.

Jika anak mengalami mimisan yang tidak terkait dengan infeksi sinus, alergi, atau pembuluh darah yang teriritasi, sampaikan langsung pada dokter. Dokter biasanya akan melakukan tes untuk menemukan penyebabnya.

Jenis Mimisan pada Anak

mimisan pada anak

Foto: seasonsmedical.com

Mimisan pada anak memang hanya terlihat seperti keluarnya darah pada hidung Si Kecil saja, namun sebenarnya ada 2 jenis umum mimisan yang harus diketahui.

1. Mimisan Anterior

Jenis mimisan ini berasal dari bagian depan hidung. Kapiler, atau pembuluh darah yang sangat kecil, di dalam hidung dapat pecah lalu mengeluarkan darah, sehingga menyebabkan terjadinya mimisan.

2. Mimisan Posterior

Merupakan mimisan yang berasal dari bagian terdalam hidung. Darah akan mengalir di bagian belakang tenggorokan bahkan jika orang itu duduk atau berdiri.

Baca Juga: Menghadapi Bayi Mimisan, Apa yang Harus Moms Lakukan?

Anak-anak jarang mengalami mimisan posterior. Jenis mimisan ini lebih umum terjadi pada orang dewasa yang lebih tua. Terlebih lagi pada mereka yang memiliki tekanan darah tinggi, dan orang-orang yang mengalami hidung atau cedera wajah.

Mencegah Mimisan pada Anak

mimisan pada anak

Foto: medicalnewstoday.com

Meski mimisan disebabkan karena beberapa masalah seperti iklim yang terlalu kering atau alergi yang dialami oleh Si Kecil, kita tetap bisa mencegah mimisan yang terjadi pada anak.

1. Jaga Hidung Anak Tetap Lembap

Untuk menjaga hidung Si Kecil tetap lembap di udara yang dingin, Moms bisa melakukannya dengan memasukkan sedikit petroleum jelly ke dalam lubang hidung anak sesuai kebutuhan.

Bisa juga dengan menggunakan semprotan saline (air asin). Jangan memasukkan benda lain ke dalam hidung anak kecuali dokter menganjurkan bahwa benda tersebut aman. Jangan gunakan pelumas berbahan dasar minyak jika anak menggunakan terapi oksigen, karena bisa menyebabkannya jadi mudah terbakar.

2. Pelembap ruangan

Gunakan pelembap kabut dingin atau vaporizer untuk meningkatkan kelembapan udara di rumah kita. Ini akan membantu hidung anak menjadi tetap lembap dan tidak mudah mengalami iritasi.

Baca Juga: Dekorasi Rumah Seperti Apa yang Cocok sesuai Zodiak Kita?

3. Tidak Meniup Hidung Terlalu Keras

Ingatkan anak untuk tidak mengambil atau meniup hidung terlalu keras, baik ketika sedang flu maupun saat akan membersihkan hidung.

Jagalah agar kuku anak dipotong pendek untuk mengurangi trauma akibat menggaruk hidung. Ingatkan Si Kecil untuk berusaha tidak bersin terlalu keras. Meniup hidung terlalu keras atau bersin dapat menyebabkan perdarahan terjsdi kembali.

4. Kenakan Anak Perlindungan yang Tepat

Mintalah anak untuk mengenakan perlengkapan pelindung yang sesuai saat ia bermain di luar atau berolahraga. Hal ini akan membantu melindungi hidung anak dari trauma.

Pertolongan Pertama saat Terjadi Mimisan pada Anak

mimisan pada anak

Foto: news.umiamihealth.org

Ketika anak mengalami mimisan, hal pertama yang harus Moms lakukan adalah jangan panik dan tetap tenang. Lalu Moms bisa mulai pertolongan pertama untuk mengatasi mimisan pada anak, sebagai berikut.

  • Mintalah anak untuk segera duduk tegak di kursi atau di pangkuan, lalu miringkan kepalanya sedikit ke depan.
  • Jangan membiarkan anak bersandar pada kursi. Jika dilakukan, dapat menyebabkan darah mengalir ke bagian belakang tenggorokan, yang tentu rasanya tidak akan enak, bahkan dapat menyebabkan Si Kecil tersedak, batuk, hingga muntah.
  • Jepit lembut bagian hidung Si Kecil (tepat di bawah punggung tulang) dengan tisu atau waslap yang bersih.
  • Pertahankan tekanan pada hidung selama sekitar 10 menit, jika Moms berhenti terlalu cepat, pendarahan mungkin akan terjadi lagi.
  • Minta anak untuk sebisa mungkin rileks sesaat setelah mimisan. Jangan langsung meniup hidung, memetik, atau menggosok, dan memperlakukan hidung dengan kasar.

Baca Juga: 4 Penyebab Mimisan pada Anak saat tidur

Mengobati Mimisan yang Sering Terjadi

mimisan pada anak

Foto: pinterest.com

Jika mimisan pada anak sering terjadi, pastikan hal pertama yang dilakukan adalah menjaga agar lapisan hidung Si Kecil tetap lembap. Moms bisa melakukannya dengan:

  • Selalu memasang pelembap ruangan, terutama ketika cuaca sedang kering dan panas.
  • Semprotan hidung yang disemprotkan ke lubang hidung beberapa kali sehari
  • Gosokkan emolien seperti Vaseline atau lanolin di dalam lubang hidung anak, Moms bisa gunakan cotton bud atau dengan jari tangan.
  • Menggunakan vaporizer di kamar tidur anak untuk menambah kelembapan udara
  • Menjaga agar kuku anak selalu dipangkas dan pendek untuk mengurangi goresan dan iritasi karena menggaruk hidung yang gatal.

Kapan Harus Menghubungi Dokter?

mimisan pada anak

Foto: parentscanada.com

Moms bisa berkonsultasi dengan dokter anak jika Si Kecil sangat sering mengalami mimisan, atau jika mimisannya berlanjut selama lebih dari 15 menit, karena hal ini mungkin menandakan adanya masalah yang lebih serius pada anak.

Hubungi juga dokter anak langganan Moms jika mimisan pada anak disebabkan karena cedera yang mungkin telah mematahkan hidungnya.

Baca Juga: 5 Cara Mengobati Alergi Hidung dengan Alami, Simak di Sini!

Selain memberikan tekanan pada hidung yang berdarah, dokter memiliki pilihan lain yang bisa dilakukan untuk menghentikan pendarahan pada hidung. Seorang dokter mungkin membungkus hidung, yang melibatkan mengisi lubang hidung dengan kain kasa atau balon tiup untuk memberikan tekanan langsung pada pembuluh darah yang berdarah untuk mengontrol aliran darah yang keluar.

Ingatlah untuk tetap tenang dan menjaga anak tetap tenang juga saat mimisan. Ketika mimisan pada anak sudah mereda. Semua darah pasti akan terlihat menakutkan, tetapi dalam sebagian besar kasus, hidung anak akan sembuh dengan cepat dan tanpa rasa sakit.

Menentukan Perawatan untuk Anak

mimisan pada anak

Foto: drjuliewei.com

Meskipun Moms telah membawa anak untuk menerima perawatan di dokter, tidak ada salahnya jika kita turut membantu dalam merencanakan perawatan anak.

Pelajari tentang kondisi kesehatan anak dan bagaimana perawatan yang dibutuhkan. Diskusikan berbagai pilihan perawatan dengan dokter anak untuk memutuskan perawatan apa yang kita inginkan untuk anak dapatka.

Bicaralah dengan dokter, perawat, atau apoteker sebelum mengikuti langkah medis apa pun untuk melihat apakah aman dan efektif untuk Si Kecil.

Artikel Terkait