NEWBORN
13 Juni 2019

Minum ASI Saat Bayi Bisa Mencegah Obesitas Saat Anak Besar? Ini Penjelasannya

Yuk, berusaha menyusui anak.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dina Vionetta
Disunting oleh Dina Vionetta

Air Susu Ibu (ASI) dapat dibilang adalah makanan pertama sang anak ketika lahir ke dunia. Ya, sembilan bulan lamanya di dalam perut, sang anak kini mengenal dunia baru.

ASI pun dianggap lebih baik daripada susu formula biasa. Ini dikarenakan banyaknya manfaat yang akan diterima anak maupun ibunya.

Bahkan, anak yang minum ASI lebih terhindar dari obesitas lo, Moms.

Obesitas sendiri menjadi sebuah momok di masyarakat dan WHO sendiri telah menetapkan bahwa obesitas merupakan kondisi medis yang kronis dan memerlukan penanganan khusus.

ASI dapat Mencegah Obesitas pada Anak

Minum ASI Saat Bayi Bisa Mencegah Obesitas Saat Anak Besar Ini Penjelasannya 01.jpg

Menyusui dapat mencegah obesitas hingga 25%, menurut sebuah penelitian besar yang melibatkan 16 negara yang digawangi oleh pakar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

ASI diklaim memiliki mikrobioma dan bayi yang minum ASI cenderung memiliki bakteri baik tertentu dalam saluran pencernaannya yang membantu mencegah obesitas.

Dalam penelitian yang diterbitkan di Jurnal Pediatrics, bayi yang memiliki risiko obesitas rendah adalah mereka yang hanya mendapat ASI langsung dari payudara selama tiga bulan pertama kehidupan.

Bukan tanpa alasan, waktu tersebut adalah waktu ideal untuk membangun kedekatan kita dengan si bayi.

Bayi yang minum ASI langsung cenderung mempunyai jumlah berat badan yang tepat saat mereka tumbuh besar nanti.

Baca Juga: Bagaimana Cara Mengurangi Sakit Punggung saat Menyusui?

Manfaat ASI untuk Bayi

Minum ASI Saat Bayi Bisa Mencegah Obesitas Saat Anak Besar Ini Penjelasannya 02.jpg

Selain mencegah obesitas, banyak manfaat ASI untuk bayi.

ASI memberikan nutrisi yang ideal untuk bayi. Ini memiliki campuran vitamin, protein, dan lemak yang hampir sempurna - semua yang dibutuhkan bayi kita untuk tumbuh.

Dan itu semua disediakan dalam bentuk yang lebih mudah dicerna daripada susu formula.

ASI mengandung antibodi yang membantu bayi melawan virus dan bakteri. Menyusui menurunkan risiko bayi menderita asma atau alergi.

Plus, bayi yang disusui secara eksklusif selama 6 bulan pertama, tanpa formula apa pun, memiliki lebih sedikit infeksi telinga, penyakit pernapasan, dan serangan diare.

Baca Juga: Hal-hal yang Paling Dirindukan Oleh Seorang Ibu Setelah Masa Menyusui

Manfaat Menyusui untuk Sang Ibu

Minum ASI Saat Bayi Bisa Mencegah Obesitas Saat Anak Besar Ini Penjelasannya 03.jpg

Tak hanya untuk bayinya saja, manfaat menyusui untuk sang ibu juga tak kalah banyaknya.

Ini bisa membantu menurunkan berat badan setelah melahirkan dan melepas hormon oksitosin atau hormon kebahagiaan hingga bisa meredakan stres.

Baca Juga: Bagaimana Posisi Menyusui Bayi Kembar yang Benar?

Bahkan, menyusui bisa menurunkan risiko terkena penyakit kanker payudara, kanker ovarium, dan osteoporosis untuk ibu.

(SA)

Artikel Terkait