PROGRAM HAMIL
1 Februari 2020

Perhatikan Lendir Serviks Sebagai Penanda Ovulasi

Pengecekan rutin lendir serviks penanda ovulasi dapat memperbesar peluang kehamilan
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Gladys
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Perubahan hormon dalam tubuh akan membuat serviks mengeluarkan cairan berupa lendir serviks. “Lendir serviks diproduksi oleh kelenjar di leher rahim yang merupakaan pembukaan pada rahim.

Adanya perubahan hormon, membuat lendir serviks berubah selama siklus,” ungkap Dokter kandungan di St. Joseph’s Health Centre, Toronto sekaligus Direktur Medis ReproMed, The Toronto Instittute for Reproductive Medicine, Alfonso Del Valle, seperti dikutip dari todaysparent.com.

Sepanjang bulan, lendir serviks akan berubah dalam hal konsistensi, warna hingga jumlah sesuai dengan tingkat estrogen.

Melalui perubahan lendir serviks ini, Moms dapat terbantu untuk mengetahui kapan waktu paling subur untuk berhubungan seksual agar peluang kehamilan semakin besar.

Baca Juga: Calon Bumil Wajib Periksa Serviks Sebelum Hamil, Ini Alasannya

Berikut ini beberapa hal yang Moms perlu ketahui mengenai lendir serviks penanda ovulasi.

Cara Mengecek Lendir Serviks Penanda Ovulasi

1 Cara Mengecek Lendir Serviks Penanda Ovulasi.jpg

Foto: Lana Abie – Unsplash.com

Salah satu cara mudah untuk mengecek lendir serviks penanda ovulasi adalah dengan menggunakan jari tangan.

Dikutip dari thebump.com, Moms bisa memasukkan jari telunjuk (yang sudah bersih) ke dalam vagina dan lakukan gerakan melingkar tepat di leher rahim atau sedekat apapun yang dapat digapai untuk mengumpulkan lendir serviks di jari.

Lalu dengan jari lainnya, Moms dapat mengecek konsistensi lendir serviks di antara jari dengan menariknya terpisah.

Dengan cara tersebut dapat terlihat apakah lendir serviks elastis atau tidak. Karena semakin elastis lendir serviks, maka menandakan tubuh sedang masa subur.

“Dibutuhkan waktu setidaknya empat bulan untuk terbiasa membiasakan diri dengan tubuh dan mendeteksi perubahan lendir serviks,” ungkap Direktur Medis di Nevada Fertility Institute, Las Vegas, Cindy M.P. Duke, MD, PhD, seperti dikutip dari parents.com.

Baca Juga: Sedang Promil? Simak Cara Mengecek Masa Subur Melalui 5 Jenis Lendir Serviks Berikut Ini

Konsistensi Lendir Serviks Penanda Ovulasi

2 Konsistensi Lendir Serviks Penanda Ovulasi.jpg

Foto: verywellfamily.com

Fase perubahan lendir serviks dapat dibagi menjadi empat bagian, terdiri dari tipe 1 (paling tidak subur) hingga tipe 4 (paling subur).

Usai menstruasi, lendir serviks yang dihasilkan sangat sedikit (tipe 1) atau bahkan terasa kering.

Seminggu setelah menstruasi, lendir serviks akan mulai muncul sedikit dengan warna agak putih (tipe 2). Lendir serviks di fase ini masih dalam fase kesuburan rendah.

Pada tipe 3, tingkat kesuburan cukup tinggi dengan konsistensi lendir serviks menjadi lebih lengket dan berwarna putih krim. Pada tipe 4, bisa dikatakan sebagai lendir serviks penanda ovulasi karena memiliki tingkat kesuburan paling tinggi.

“Lendir tipe 4 berwarna transparan dan memiliki konsistensi lebih lengket menyerupai bagian putih telur yang mentah.

Peluang untuk hamil mencapai dua sampai tiga kali lebih tinggi (jika berhubungan seksual di saat ini),” ungkap Direktur Medis di Nevada Fertility Institute, Las Vegas, Cindy M.P. Duke, MD, PhD, seperti dikutip dari parents.com.

Baca Juga: Lendir Serviks Seperti Putih Telur, Bisa Jadi Tanda Keputihan

Peluang Hamil Dengan Mengecek Lendir Serviks

3 Peluang Hamil Dengan Mengecek Lendir Serviks.jpg

Foto: BRUNA BRUNA – Pixabay.com

Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Fertility & Sterility mendata 331 wanita yang sedang berusaha untuk hamil, dalam rentang usia 30-44 tahun yang tidak mengalami infertilitas.

Dalam studi ini, ada wanita yang mengecek lendir serviks secara konsisten, tidak konsisten, jarang mengecek lendir serviks, dan tidak pernah mengecek sama sekali.

Baca Juga: Benarkah Lendir Serviks Berdampak pada Kesuburan?

Hasilnya, wanita yang konsisten mengecek lendir serviks penanda ovulasi, 2.3 kali lebih mungkin hamil dalam periode enam bulan dibandingkan grup yang tidak konsisten atau tidak melakukan pengecekan sama sekali. Hal ini menunjukkan pengecekan lendir serviks dapat memberi peluang kehamilan yang cukup signifikan.

Bagi Moms yang sedang mendambakan kehamilan, dapat mencoba metode pengecekan lendir serviks penanda ovulasi ini. Sehingga dapat membantu Moms mengetahui waktu ovulasi dengan tepat.

Artikel Terkait