KESEHATAN
31 Juli 2019

Polusi Udara Jakarta Makin Buruk, Lakukan 5 Cara Ini untuk Memperbaikinya

Mulailah dari menjaga kualitas udara di rumah
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Orami

Seiring dengan berjalannya waktu, suhu di bumi semakin meningkat dan populasi di dunia pun semakin meningkat setiap harinya. Mesin-mesin mobil terus bekerja dan mengeluarkan zat-zat kotor, dan sebagian besar orang tidak menggunakan bahan-bahan ramah lingkungan, kualitas udara yang kita hirup sehari-hari pun semakin buruk.

Menurut data dari World Health Organization (WHO), sebanyak 9 dari 10 orang mengirup udara yang sudah tercemar polusi dan memakan korban sekitar 7 juta orang setiap tahunnya. Tentu ini masalah yang cukup serius dan tidak boleh disepelekan.

Dilansir dari Detik News, situs AirVisual menampilkan Air Quality Index (AQI) Jakarta di angka 155. Angka tersebut menunjukkan bahwa udara di Jakarta tidak sehat.

Polusi udara Jakarta yang kian memburuk terus menjadi pusat perbincangan akhir-akhir ini. Efek polusi udara bagi kesehatan ini sangat serius.

Satu dari tiga kasus kematiana diakibatkan oleh stroke, kanker paru-paru, dan penyakit jantung yang semuanya disebabkan oleh polusi udara. Hal ini setara efeknya dengan merokok tembakau, dan jauh lebih berbahaya daripada konsumsi garam berlebih.

Baca Juga: Viral Jakarta Punya Polusi Udara Buruk, Cegah Dampak Polusi Pada Tubuh dengan 5 Cara Ini

Jika tidak dihindari, polusi udara Jakarta akan menyelinap melewati pertahanan tubuh kita, menembus jauh ke dalam sistem pernapasan dan peredaran darah, lalu merusak paru-paru, jantung, hingga otak.

Lalu tindakan apa yang bisa dilakukan untuk mencegah polusi udara Jakarta dan daerah-daerah lain?

1. Gunakan Ventilasi di Dapur

mencegah polusi udara

Banyak polutan udara dalam rumah atau ruangan berasal dari dapur. Kompor gas melepaskan kontaminan berbahaya, termasuk karbon monoksida dan nitrogen dioksida.

Bahkan pembakar listrik juga menghasilkan polutan yang sama di tingkat yang lebih rendah, serta partikel lain yang dapat dengan mudah diserap ke dalam aliran darah.

Jadi, ketika Moms memasak, pastikan untuk menyalakan ventilasi dapur ya, atau buka jendela untuk membantu mengeluarkan udara yang berbahaya.

2. Jalan Kaki dan Gunakan Kendaraan Umum

mencegah polusi udara

Pola mobilitas alternatif ini juga dapat membantu membendung ancaman yang ditimbulkan oleh polusi udara dan perubahan iklim.

Saat ini kota-kota besar di Indonesia seperti Jakarta, sudah berinvestasi banyak pada transportasi umum untuk mempermudah mobilitas masyarakat. Sudah banyak di bangun transportasi umum, seperti MRT, dan penambahan jalur sepeda serta pejalan kaki.

Dengan memperbanyak jalan kaki dan menggunakan alat transportasi umum dibandingkan kendaraan pribadi, bisa menjadi alternatif terbaik dalam mencegah polusi udara.

"Hal terburuk dari perubahan iklim adalah paru-paru kita. Polusi udara saat ini sudah sangat tinggi, sehingga yang harus kita lakukan adalah mencari pembangkit energi alternatif, mengubah moda transportasi, dan sumber makanan," ujar Dr. Maria Neira, WHO Director of Public Health, Environmental and Social Determinants of Health.

Baca Juga: Kebersihan Udara Ternyata Berpengaruh Pada Kesehatan Bayi Baru Lahir Lho

3. Perbanyak Tumbuhan Hijau

mencegah polusi udara

Tanaman juga bisa membantu meningkatkan kualitas udara perkotaan. Mereka menyerap karbon dioksida dan mengubahnya menjadi oksigen yang kita hirup, menyaring partikel kotor dari udara, dan membantu menyejukkan kota yang terkena efek panas.

Taman, daerah hijau, dan atap hijau sangat penting untuk iklim kota. Bahkan di kota-kota seperti Dresden, Jerman, dibangun tembok khusus yang berfungsi sebagai tempat tidur tanaman yang ditanami lumut untuk membersihkan udara. Satu dinding ini mampu menyaring sebanyak mungkin partikel dari udara, setara dengan kekuatan 200 pohon.

4. Ubah Filter AC

mencegah polusi udara

Untuk mencegah polusi udara, kita juga dapat melakukannya dari hal kecil di rumah. AC memang selalu membantu suhu rumah untuk tetap terasa sejuk.

Saat mengeluarkan udara sejuk, AC juga menyaring beberapa polutan udara umum. Setelah filter udara penuh, maka AC akan berhenti.

Tidak hanya memberikan kualitas udara yang buruk, bahkan AC juga bisa rusak. Makanya Moms harus secara rutin mengganti filter AC. Jangan sampai bahaya kesehatan mengancam karena hal ini.

Baca Juga: 7 Tanaman yang Cocok untuk Kamar Mandi, Hadirkan Suasana Segar!

5. Beli Tanaman Indoor untuk Menjaga Kesegaran Udara

mencegah polusi udara

Tumbuhan adalah alat filter udara yang alami. Untuk mencegah polusi udara, belilah beberapa tanaman indoor agar mampu meningkatkan kualitas udara di rumah, sekaligus mempercantik dekorasi rumah.

Tanaman kecil seperti pakis dan bunga lili (yang mekar di dalam ruangan) dan pohon-pohon palem yang lebih besar adalah pilihan terbaik untuk memberikan udara yang segar.

Itulah beberapa cara yang bisa kita lakukan dalam mencegah polusi udara Jakarta makin buruk. Mulailah dari hal-hal kecil, karena tanpa disadari, mampu memberikan dampak yang besar juga.

Artikel Terkait