PERNIKAHAN & SEKS
28 Agustus 2019

Psikolog Jelaskan Penyebab Hubungan Pernikahan Terasa Hambar setelah Memiliki Anak

Kurang waktu berdua jadi salah satu faktor hubungan hambar setelah memiliki anak
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Para orang tua tentu sudah memahami bahwa memiliki anak menjadi titik baru dalam kehidupan rumah tangga, terutama Moms, yang akan disibukkan sibuk untuk mengurus anak.

Memiliki buah hati baru memang mengasyikkan, dan luar biasa, bagi kebanyakan pasangan. Namun, di sisi lain hal ini juga bisa melelahkan, menjengkelkan, dan mengkhawatirkan.

Dampaknya, bisa jadi memengaruhi keharmonisan pasangan ketika menjadi orang tua baru. Salah satunya, pernikahan terasa hambar setelah memiliki anak.

Liza Djaprie, psikolog klinis, menjelaskan bahwa sesungguhnya ada banyak hal mengapa hubungan pernikahan terasa hambar ketika sudah memiliki momongan.

"Ada banyak hal yang bisa menyebabkan hal ini. Kurangnya waktu berdua, tidak ada komunikasi, terlalu sibuk hanya mengurus anak/kerjaan/rumah, lupa untuk terus memupuk percikan cinta dengan pasangan," jelasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, mungkin saja juga ada kekesalan yang memuncak, akibat pasangan terus-menerus melakukan kesalahan yang tidak disukai hingga membuat rasa cinta itu memudar dan hambar.

Baca Juga: Anti Bosan, Ini 6 Tips Pernikahan Langgeng Hingga Tua

Tips Agar Hubungan Pernikahan Tidak Hambar Usai Memiliki Anak

Tetapi jangan khawatir, Moms. Berita baiknya, Moms dan pasangan memiliki kemampuan untuk mengubah kualitas hubungan pernikahan terasa hambar agar kembali bergairah.

Linda Bloom, L.C.S.W., dan Charlie Bloom, M.S.W., penulis "Secrets of Great Marriages: Real Truths from Real Couples About Lasting Love" menjelaskan tipsnya, dikutip dari Psychology Today.

Baca Juga: Rahasia Pernikahan Sukses: Saling Menghormati

1. Fokus pada Sisi Positif Pasangan

pernikahan hambar

Tips menghindari pernikahan terasa hambar yang pertama adalah fokus pada sisi positif pasangan. Berhenti memikirkan apa yang tidak disukai dari pasangan, dan mulai fokus pada sikap pasangan yang Moms sukai.

Terutama pada kualitas-kualitas yang awalnya Moms anggap menarik dan yang membuat hidup menjadi lebih mudah dan nyaman.

Sebagai bentuk penghargaan kepada pasangan, coba untuk mulai mengucapkan terima kasih pada pasangan. Hal ini membuat dirinya masih dihargai ketika ia merasa Moms terlalu menaruh perhatian pada anak.

2. Ubah Cara Berpikir

pernikahan hambar

Tips menghindari pernikahan terasa hambar yang selanjutnya adalah mengubah cara berpikir. Jika Moms tidak dapat mengubah kondisi hubungan yang sedang membosankan, coba ubah cara berpikir dan cara merespons sesuatu yang dilakukan pasangan.

Terkadang, kebosanan dapat timbul dari kemarahan dan dendam yang tertekan dan belum diakui atau diungkapkan kepada suami.

Ketika Moms berharap orang lain akan berubah, termasuk suami, Moms hanya fokus untuk mengira-ngira dan melihat apakah pasangan sadar akan apa yang membuat Moms kesal, misalnya.

Situasi ini bisa menjadikan suatu hubungan tampak datar. Karena itu, mulai komunikasikan dengan pasangan akan hal yang mengganjal perasaan Moms.

3. Coba Beri Perhatian pada Pasangan

pernikahan hambar

Tips menghindari pernikahan terasa hambar yang selanjutnya adalah memberikan perhatian pada pasangan. Kebosanan bisa menjadi manifestasi dari tidak memerhatikan pasangan dengan baik.

Padahal, selama menjalin hubungan pernikahan, bisa saja ada suatu perubahan yang dilakukan oleh pasangan, dan Moms masih tidak menyadarinya.

Ucapkan beberapa kata penghargaan dan terima kasih kepada pasangan, dan mengakui adanya pertumbuhan dan perkembangan karakter selama Moms membina hubungan rumah tangga dengannya.

Baca Juga: Para Suami Perlu Perhatian Pada Istri Saat Hamil, Ini Alasannya

4. Ambil Situasi yang Menantang

pernikahan hambar

Tips menghindari pernikahan terasa hambar yang selanjutnya adalah ambil situasi yang menantang. Orang bisa merasa bosan dengan kehidupannya sendiri, dan hal ini bukan sesuatu yang aneh.

Coba telusuri apakah Moms mungkin memiliki mimpi yang tidak terpenuhi, cari tahu juga tindakan seperti apa yan bisa membangkitkan rasa gembira dan gairah dalam menjalani kehidupan.

Berhenti mengutarakan keluhan, dan coba mulai mengambil beberapa risiko dalam hidup ketimbang mengeluh tentang pasangan atau membuat alasan mengapa Moms tidak bisa melakukan apa yang benar-benar ingin dilakukan.

Itulah beberapa hal yang bisa Moms lakukan untuk mengatasi pernikahan terasa hambar. Selamat mencoba!

Artikel Terkait